
Beberapa menit dari perjalanan, mereka pun tiba, mereka masuk tidak melalui pintu depan, karena pintu depan adalah pintu masuk umum untuk para konsumen dan lainnya, sementara pintu belakang adalah pintu masuk untuk para karyawan termasuk Bos Kei ini juga begitu.
Mereka berdua mulai masuk, bahkan dia memperkenalkan Isami pada pekerja lainnya di dapur, termasuk bagian kasir.
"Baiklah ini adalah tempat mu bekerja sekarang, kamu bisa mulai sebagai penyaji makanan yang baik"
"Baiklah, aku akan berusaha sebaik mungkin"
"Baguslah kalau begitu, kamu bisa juga mulai mengenal mereka disini secara perlahan, mungkin kamu akan menemukan rekan kerja yang baik"
Isami bahkan belum pernah melihat ini, seorang bos yang bahkan lebih muda dari para karyawannya dan bahkan sangat akrab pada semua pekerja nya.
"Lalu? dimanakah kostum ku?"
"Ahh? kostum mu yah? benar juga, aku akan mulai memberikan nya besok, jadi mulai sebentar malam aku akan mulai membawanya ke tempat bordir untuk meletakkan nama mu disana, jadi besok...kamu sudah bisa masuk mulai jam delapan pagi dengan kostum ini"
"Baiklah, terima kasih atas bantuannya"
"Sama-sama" ucapnya sambil tersenyum.
Benar-benar bos yang sangat ramah dan baik hati. Sangat jarang ada seorang bos yang sangat akrab terhadap para karyawannya, lagipula wajar saja karena dia mungkin bisa saja seumuran dengan karyawan lainnya atau mungkin lebih muda.
Hari ini dia tidak menyajikan makanan dulu dan yang lainnya, karena dia akan mulai melihat bagaimana cara kerja para karyawan yang lain.
Dia akan mulai besok, maka hari ini beberapa karyawan lainnya akan membantu memperkenalkan bagian-bagian di tempat ini, aturan-aturan nya, cara kerja alatnya dan lain-lain.
Hari ini berjalan lancar baginya untuk menjadi karyawan magang dan segera mungkin di terima menjadi karyawan tetap.
Disisi lain, Akira sedang mencari tahu apa yang di rencanakan Irin dan yang lainnya.
Yang dia lihat adalah Tripod yang terpasang tepat di depan kursi panjang yang akan mereka duduki bersama.
Akira: "Jadi begitu? mwehehe"
Irin duduk di samping Cian, sementara Kiana dan Sora juga di samping mereka. Irin mulai menyalakan penghitungan mundur pemotretan dalam sepuluh detik, setelah menekan tombol nya dia segera berlari kembali ke tempat duduk bersama mereka.
CEKREKK...CEKREKK... CEKREKK...
Foto mereka berhasil di ambil dengan lima kali tangkapan, mereka segera melihat bersama dengan foto mereka dari kamera dan menggesernya secara perlahan di setiap foto.
Ada empat foto yang sangat bagus dan ketika menggeser ke foto kelima, keempat wanita itu terkejut dan dengan cepat mengalihkan pandangan mereka ketempat mereka berpose tadi.
Akira berada disana, rupanya dia mengganggu pada foto kelima, syukurlah masih ada empat foto yang sempurna.
__ADS_1
"Apa-apaan?!"
"Kamu!! apa yang kamu lakukan?"
Tanya Irin dan Cian
"Ahh, hanya lewat sebentar, lagipula tidak apa kan? jika aku ikut juga? hahaha"
"Ya sudahlah kami akan menyimpan semua foto yang terbaik untuk kami, sisanya akan kami kirimkan foto ini ke chat pribadimu"
Kata Cian
"Simpan dengan tidak simpan, lagipula meskipun dia berada di foto itu, aku mungkin bisa menghilangkan nya dari sana, hahahaha"
Kata Airin sambil tertawa
Ketiga nya setelah bertanya dengan rasa tidak percaya
"Kamu? bisa menghapus seseorang dari foto? bagaimana bisa ada sihir seperti itu?"
"Memangnya itu adalah sebuah sihir?"
"Entahlah menurut yang aku tahu hal seperti ini bisa di lakukan, bahkan mungkin aku bisa menambahkan Isami di samping Akira pada foto ini" kata Irin.
"Wahh luar biasa! darimana kamu mempelajari hal-hal yang seperti ini? di dunia kami sebelumnya ini belum pernah di jelaskan dan mungkin tidak ada yang tahu"
Sora dan Kiana segera tercengang bahkan sebenarnya Cian juga
Jika dia melihat di dalam ingatan Yuna dan sesuai yang di katakan bahwa dia bisa melakukan semua kemampuan yang di miliki Yuna, maka itu adalah kekuatan-kekuatan yang mungkin aneh dan mengerikan.
Namun, berbeda dengan Airin...
Sihirnya tidak mengandung hal-hal yang jahat, bahkan aura nya biru bersih dan setiap sihir yang di keluarkan bercahaya dengan bermacam-macam warna yang indah tanpa kegelapan.
"Lalu? apa yang kamu lakukan dengan foto itu?" Akira bertanya dengan rasa ingin tahu
"Tentu saja aku akan membuatkannya bingkai sebesar yang di ruangan mu itu, tetapi aku akan meletakan yang ini tetap di ruang tamu ini"
"Ah, jadi begitu"
Keesokan hari pun tiba...
Akira bangun pagi hari ini lebih cepat dari biasanya, dia melihat Isami yang akan pergi keluar entah kemana, karena ingin tahu dia pun bertanya
__ADS_1
"Kemana kamu akan pergi sepagi ini?
"Oh, tentu saja ke tempat kerjaku"
"Kamu? bekerja? sejak kapan?"
"Sejak kemarin"
"Ahh, jadi begitu...Kalau begitu hati-hati"
"Hahaha tentu saja, aku tidak akan terluka di jalan oleh para gangster!"
Sesampainya di tempat kerja nya, dia masuk melalui pintu belakang, dan melihat bungkusan baju dari dalam plastik yang benar-benar di kemas rapih.
Dia segera membuka bungkusan yang berisi sepasang seragam nya dan segera pergi ke ruang ganti untuk mengganti ke pakaian seragam.
Dia mulai bekerja dengan mengantarkan makanan-makanan dari dapur sesuai pada meja yang akan di antar, dia bahkan sangat sopan dalam mengantar dan melayani orang-orang
Di sore hari, ketika yang lain sudah pulang, dia masih disini bersama dua karyawan yang lainnya masih membersihkan semua bagian-bagian yang kotor
Miku dan Shinji yang tersisa adalah bagian pekerjaan menyuci piring dan membuang sampah, kebersihan disini sangat utama
Namun, Isami yang tidak bertugas melaksanakan ini masih tinggal untuk membantu mereka membereskan banyak hal, mulai dari menyapu, mengepel, bahkan membersihkan debu di gudang.
Kei yang melihatnya dari CCTV cukup kagum bahwa Isami ternyata sangat rajin dan pelayanannya terhadap orang-orang juga sangat baik
Dia segera membuka ponsel nya untuk mengatakan kepada Isami bahwa dia sudah bisa langsung di terima menjadi karyawan tetap di tempatnya
Isami yang baru saja keluar dari pintu restoran pun tiba-tiba membuka ponselnya karena bergetar.
Ketika dia melihat pesan itu dari Kei, dia langsung membaca nya dalam hati dan merasa sangat senang, sangat cepat sekali! ini bahkan baru hari pertamanya.
"Eh? kenapa kamu tersenyum-senyum begitu?"
Tanya Miku
"Umm, boss Kei menerimaku sebagai karyawan tetap disini!"
"Benarkah? kamu hebat sekali! padahal ini masih hari pertama lho! sepertinya kamu bekerja dengan baik, Isami!"
"Hmm, sepertinya begitu, syukurlah"
Meskipun Karyawan lain memanggil Kei dengan kata boss di awalannya, namun sebenarnya hanya Isami yang memanggilnya dengan panggilan Kei saja tanpa memanggil namanya, seperti seorang teman.
__ADS_1
Dia hanya boleh memanggil seperti itu ketika karyawan lainnya berada di dekat mereka.
Dengan begini, mereka akan bertemu lagi nnti untuk membicarakan gaji yang akan di berikan Kei setiap bulan pada Isami.