Her Private Life

Her Private Life
New Job


__ADS_3

Sesampainya di bumi...


"Umm...Irin, jika tidak keberatan, bolehkah aku meminjam bajumu?" tanya Kiana.


"Heh? baju? Ahahahaha..."


"Eh? kenapa kamu tertawa? tidak boleh yah?"


"Bukan tidak boleh...tapi disini kamu bisa mendapatkan baju-baju bagus yang kamu mau"


"Hah? benarkah? lagipula baju ini sepertinya sudah bersama dengan tubuhku selama jutaan tahun" kata Kiana.


Irin pun mengajak mereka untuk pergi ke ruangan ganti, mata mereka segera berbinar-binar melihat banyaknya pakaian-pakaian di ruangan ini.


Terlebih lagi, itu adalah pakaian seharga lima juta per lembarnya, juga sangat harum, karena Irin memberikan parfum yang lebih harum daripada bau asal pabriknya.


Sora: "Wah! benar-benar baju yang sangat banyak"


Airin menjelaskan semua yang ada di rumahnya, dari ruang tamu, dapur hingga kamar. Secara kebetulan bahkan jumlah kamar tidur di rumah ini totalnya adalah empat kamar,


Irin harus bisa menjelaskan mereka cara memakai benda-benda dari dunia ini. Meskipun Sora dan Kiana juga awalnya adalah dua orang dari akademi sihir di dunia sihir.


Itu memang akademi yang sama dengan yang di tempati Isami sebelumnya, namun Sora dan Kiana sudah berada jauh lebih dulu memasuki akademi itu daripada Isami yang masih berumur delapan belas tahun.


Orang-orang di bumi, mungkin hanya akan menggangap mereka sebuah lelucon jika mereka mengatakan umur mereka adalah jutaan tahun.


Maka disinilah identitas mereka sebagai gadis yang berusia tujuh belas tahun dan delapan belas tahun.


Mereka tidak bekerja


Mereka tidak sekolah


Mereka tidak sama seperti Airin dan Cian.


Karena itu mereka berempat juga sepakat untuk berbagi tugas di rumah, Sora dan Kiana akan tetap di rumah, sementara Airin dan Cian akan pergi ke sekolah mulai jam enam pagi hingga pulang jam dua siang.


Waktu belajar di sekolahnya tidak cukup banyak, hanya delapan jam dan satu jam nya lagi istirahat.


Meskipun Irin bisa belajar di rumah tanpa perlu belajar di sekolah, namun ke sekolah hanyalah mengisi kegiatan nya, lagipula jika dia tidak memasuki sekolah sejak awal mungkin dia tidak akan memiliki teman seperti Cian, mereka tidak akan bertemu seperti sekarang.


Airin sangat jenius, bisa mempelajari apapun hanya dalam beberapa menit.


Kiana bertanya lagi...

__ADS_1


"Umm, Irin..."


"Iyah?"


"Lalu, bagaimana dengan kostum pelayan ini? haruskah aku membuangnya saja?"


"Ahh tidak perlu, itu adalah baju yang sangat lucu, tidak ku sangka Yuna itu masih memiliki separuh hati yang baik dalam melihat baju"


"Lalu...harus kami apakan?"


Kemudian Cian menyaut...


"Irin bisa menggandakan baju itu menjadi lebih lhoo, kenapa tidak buat jadi empat kostum saja? mungkin kita bisa berfoto bersama di rumah ini?"


"Cian!! ide yang cukup bagus, lagipula kita tidak memiliki foto untuk pajangan ruang tamu"


Irin menerima ide Cian untuk melakukan foto bersama mereka berempat dengan serentak memakai kostum maid yang sama, dia berniat memasangnya di ruang tamu tetapi bingkai nya tidak seperti yang ada di rumah Akira, Akira adalah sebuah lukisan dan bingkai bercorak emas, sementara Irin akan memakai ukuran yang sama tetapi dengan foto dan memakai bingkai standar minimalis.


Lima hari kemudian...


"Ada apa ini? mereka semua tidak aktif!, Isami, apakah kamu bisa menghubungi Irin dan Cian?"


"Aku pun begitu, ponsel mereka sudah tidak aktif sejak empat hari, bahkan dua nya lagi belum memiliki ponsel"


"Mungkinkah mereka terlalu sibuk?"


Akira mulai menggunakan penglihatan jarak jauh nya, dia dapat melihat semua yang dia mau dalam jarak apapun, meskipun sesuatu yang akan dia lihat berada di alam semesta lain, sama seperti Irin yang sebenarnya bisa melakukan semua ini, namun Akira tidak pernah memberitahukan apa-apa tentang ini.


Mereka berdua bahkan tidak saling tahu-menahu bahwa potensi kemampuan mereka sebenarnya sama.


Setelah melihat dengan penglihatan nya, dia bahkan bisa mendengar apa yang terjadi di rumah Irin dan apa yang sedang mereka rencanakan, rupanya itu adalah akan menciptakan sebuah foto bersama.


Kemudian dia memiliki niat untuk menggangu.


"Isami! kamu tetaplah disini, aku akan melakukan sesuatu"


"Hah? ya sudahlah"


Isami sebenarnya harus berada di sel saja, namun karena inilah kesepakatan antara Cian, Irin, dan Akira, dia di biarkan tetap menjadi teman mereka.


Bahkan Isami dengan cepat menjadi orang yang baik hati, yang awalnya dia tidak suka berbicara dengan teman sekelasnya, dia jadi bersosialisasi dengan yang lain. Itu karena awalnya Akira menghapus ingatan Isami sebagian tentang dirinya yang terbunuh oleh Isami dan tentang wujudnya, juga agar dia melupakan hal-hal mengerikan tentang kekuatan Akira.


itu akan membantunya menjadi lebih baik untuk melupakan semua perbuatannya yang telah dia lakukan, terutama lima belas korban yang dia bunuh, meskipun para gangster itu adalah orang jahat, namun membunuh adalah suatu dosa.

__ADS_1


Lagipula Akira memasukan nya ke grup bersama Yuri dan Cecillia. Disana tidak ada Irin dan Cian, Isami hanya menyimak semua percakapan grup ini seharian.


Sebenarnya Isami bahkan tidak dapat menghasilkan uang dengan mudah, terkecuali dia menggunakan cara kasar sejak awal seperti dia datang dari dunia lain, sebagai manusia yang memajak uang orang di jalanan dan mengancam mereka dengan sihir untuk membunuh.


Ancaman nya sangat banyak, sudah ada beberapa orang waktu itu yang ketakutan karena melihat seorang pemuda memiliki kekuatan sihir dan mengancam mereka satu per satu, jika tidak ada uang yang mereka berikan, maka ancaman tersebut akan menjadi nyata.


Tapi itu tidak lagi...


Isami harus mencari uang sendiri dengan bekerja, kemudian dia berhenti membaca percakapan grup dan segera mencari tempat bekerja terdekat dari sini, dia awalnya melihatnya di internet, mungkin tempat bekerja yang cukup baik sebagai pelayan di rumah makan.


Segera sesampainya dia di rumah Boss tempat kerja ini, dia harus mengajukan syarat-syarat nya untuk dapat bekerja disini, yaitu dia akan di tes sebagai pelayan penyaji minuman dan makanan atau mungkin sebagai kasir tergantung di bagian mana dia melakukan kedua hal tersebut dengan baik.


Pertama-tama, dia harus mengisi semua data dirinya. Kemudian izajah atau surat kelulusan bahwa dia pernah lulus setidaknya sekolah menengah, sebenarnya Isami tidak memiliki ini, namun dia menciptakan seperti yang dimiliki Akira dengan indentitas palsu, dengan begitu, dia dapat bekerja di tempat-tempat yang hampir setara dengan yang seperti ini seperti di supermarket atau petugas toko lokal.


Pekerjaan seperti ini dengan gaji yang sesuai seharusnya sudah cukup untuk membiayai kebutuhannya, lagipula dia tidak memiliki kemampuan untuk menduplikasi banyak benda semudah Irin, Akira ataupun Cian.


Pendaftaran di selesaikan dalam setengah jam, Kemudian dia harus mengikuti boss Kei menuju langsung ke tempat dia bekerja, itulah KFC tempat dia akan mulai magang, jika dia berhasil lulus dengan hasil yang sanhat baik, maka dia akan langsung bekerja ke bagian kasir.


"Namaku, Kei Midorikawa kamu pasti sudah tau bukan?"


"Umm, yah"


Kemudian Isami mulai mencoba bertanya lagi karena rasa ingin tahunya.


"Bukankah KFC ini adalah sebuah restoran yang seharusnya cukup terkenal?"


"Yapp, benar sekali, lalu?"


"Ahh, kukira tempat bekerja ku adalah tempat yang kecil"


Kemudian wanita yang seperti berusia sembilan belas tahun di sampingnya itu mulai tertawa, mereka duduk bersampingan di mobil bagian kursi kedua calon pekerja magang dan sebuah boss, dan di depan adalah seorang sopir.


"Hah? kenapa kamu tertawa? apakah ada yang salah?"


"Ahh tidak...tidak...tidak, ini mungkin cukup besar untukmu, lagipula tenang saja, aku adalah boss nya"


Isami segera tercengang dan bertanya dengan rasa tidak percaya.


"Ka...kamu? bos di tempat ini? tapi kamu tidak terlihat seperti seorang manager ataupun bos nya"


"Hoh? begitu kah? aku memang masih muda hampir sama sepertimu, usiaku juga sembilan belas tahun, dan aku berhenti sekolah sejak usiaku lima belas tahun"


"Kenapa begitu?"

__ADS_1


"Karena aku harus mengurus perusahaan ini yang di berikan orang tuaku, ini cukup sulit untuk mengaturnya"


Itu terlalu cepat untuk mengatur sebuah pekerjaan untuk anak yang berusia lima belas tahun, namun itulah yang terjadi, orang tua nya juga sudah meninggal yang menjadi penyebab utama semua kendali perusahaan akan berada pada nya, tidak akan di serahkan ke anggota keluarga lain.


__ADS_2