
Setelah melihat wujud gerbang kosmik yang paling berbeda, mereka memutuskan untuk menuju kesini.
Jika jalan ada dua, jalur kanan adalah gerbang kosmik biasa yang terus menerus menuju lapisan tanpa batas, tentu saja jumlah gerbang nya tidak terbatas.
Sementara jalur kiri adalah gerbang kosmik satu-satunya yang berbeda, ini hanya menuju ke Dunia sihir dan Negeri ajaib.
Sejauh yang ada, belum pernah ada mahluk yang cukup kuat untuk menembus naik kesini.
Meskipun Raja iblis lama itu pernah sangat kuat bahkan mungkin melebihi semua mahluk dari Magical World dan Wonderland dia tetap bahkan tidak bisa naik lapisan dua belas dan hampir kalah, entah kemana menghilangkannya iblis itu selama jutaan tahun.
Yang muncul di seluruh alam semesta hanyalah iblis-iblis lemah yang tidak terlalu kuat.
Akira kehilangan jejak iblis ini sejak lama, dia merasa mungkinkah ada seseorang yang sangat kuat telah membunuh iblis itu.
Jika itu adalah Raja iblis yang benar-benar kuat, mungkin orang yang sangat kuat dan akan mengalahkan iblis itu adalah Alshian yang dia pikirkan sebagai hantu.
Setelah melihat dengan jelas gerbang kosmik pelangi ini, Cian segera menggambar gerbang kosmik yang sama dengan gerbang pelangi itu.
Ketiganya segera terkejut, Irin menciptakan gerbang kosmik pelangi yang kedua.
Sepertinya menyalin nya dengan sempurna, gerbang ini benar-benar mirip.
"Kamu! sekarang bawa kami dan tunjukkan semua yang kamu tahu!" perintah Cian.
"Tapi..."
"Tapi apanya?"
Isami mulai ketakutan jika dia mencoba kembali menembus ke atas namun gagal, dia akan lenyap dengan jiwanya di dalam kekosongan.
Ini resiko besar baginya
Terlalu berbahaya untuk mencoba kembali menembus Magical World
"Akira...apakah dua dunia ini pernah ada di Curileo?" Irin mulai bertanya.
"Ah betul juga, dua dunia ini...aku tidak pernah melihatnya, ini pertama kalinya, kalo begitu mari kita coba"
"Kamu tetap ikut bersama kami, tidak ada alasan ataupun itu! kata Irin"
Isami mulai ketakutan dan mencoba untuk menolak, bahkan melawan pun dia akan kalah lebih jauh lagi jika satu melawan tiga, melawan satu orang saja dia sudah kewalahan.
Namun, Irin menggunakan kekuatan sihir untuk membuat diri mereka seperti berlapis cahaya biru.
Ini adalah sihir untuk menyeimbangkan segalanya, setinggi apapun dunia yang tidak bisa di capai...itu akan tetap.bisa di capai semudah melangkah dari anak tangga satu ke anak tangga selanjutnya.
Cahaya hitam bercampur warna warna yang tidak terhitung jumlahnya saling berputar-putar seperti sebuah zat yang campur-menyampur ke warna lain.
Airin masuk lebih dulu, diikuti Akira dan yang terakhir adalah Cian.
Yang tidak masuk adalah Isami, dia masih berdiri gemetaran melihat gerbang besar itu, berbeda dengan gerbang saat dia akan turun ke dunia bawah, tidak ada aura sekuat ini.
Namun tiba-tiba...
__ADS_1
Sebuah rantai mengikat ke lehernya dengan sangat cepat dan menariknya ke dalam
"Cian, Kamu jahat sekali"
"Hah? jahat apanya? lagipula dia tidak mau masuk"
"Kamu tidak perlu sampai menarik nya dengan rantai di bagian leher"
"Hahahaha...tenang saja, dia pernah berkata bahwa dirinya itu kuat, maka aku akan mencoba menyiksanya balik"
Mereka berhasil menembus gerbang pelangi ini
Isami segera meraba-raba seluruh tubuhnya memastikan bahwa dia masih hidup
Di depan mereka ada sepuluh penyihir penjaga gerbang terkejut melihat tiga manusia dan satu orang yang awalnya manusia penyihir asal disini berhasil masuk menembus gerbang kosmik pelangi dari bawah.
"Kalian? bagaimana bisa?"
"Hah?? bagaimana apanya?"
"Bagaimana kalian bisa masuk ke dunia ini?"
"Bagaimana? tidak perlu kalian tau soal itu, itu tidak ada urusannya dengan kalian sekarang biarkan kami lewat"
Kata Airin sambil berjalan melewati mereka dan tidak memperhatikan sepuluh penyihir penjaga gerbang kosmik tersebut.
Kemudian salah satu dari sepuluh penyihir mulai mengajukan pertanyaan pada sembilan penyihir lainnya.
"Hei, bukankah wanita yang satu ini agak tidak asing?"
"Tunggu, dimana?"
"Sepertinya aku juga tidak terasa asing dengan wajahnya, tapi aku lupa siapa"
Sepuluh penyihir penjaga gerbanh itu mulai saling bertanya-tanya karena muka Airin yang terasa seperti pernah mereka lihat, namun bukan secar nyata.
Kemudian Cian menyaut dengan singkat
"Mungkinkah...Hisoka Yuna itu?"
"Apa? nama itu aku juga pernah mendengarnya"
Kemudian penyihir yang satunya lagi tanpa berkata apa-apa segera merespon untuk menyerang Irin tanpa berbicar lagi
Dia segera berteriak pada sembilan yang lainnya untuk segera menyerang Irin
"Sial! kalian tidak menyadari kenapa mahluk ini bisa menembus kesini? itulah dia sang penyihir jahat yang ada di dalam kisah lama"
Yang lain segera menggertakkan gigi dan dengan cepat mengaktifkan sihir-sihir mereka dan membentuk formasi untuk menyerang
Mereka tidak terlalu memperhatikan tiga orang lainnya, karena serangan hanya ditujukan pada Irin
Irin bahkan tidak terlalu terkejut dengan apa yang di lihatnya, bahkan tidak seperti yang dia harapkan. Penyihir-penyihir ini sangat lemah baginya.
__ADS_1
Dia mengira bahwa penyihir-penyihir di dunia ini akan sangat kuat, namun dari aura mereka saja terasa sangat lemah bagi Irin.
Kemudian Aura biru nya mulai menyala dan sedikit berwarna ungu, membuat semua penyihir penjaga mulai keram, tubuh mereka tidak bisa bergerak dan rasa ketakutan yang sangat dalam menghantui pikiran mereka.
Mereka mulai melihat bahwa ada dua orang lain dengan aura kuat selain yang satu ini, itu adalah Akira dan Cian yang diam di belakang.
Sementara anak Sebelumnya yang mereka kenal ternyata tidak terlalu kuat, padahal bagi mereka anak ini sudah cukup kuat untuk keluar dari Magical World dan bahkan menguasai sihir-sihir tingkat kelima.
Yang tidak mereka harapkan adalah tiga orang lagi yang entah darimana asalnya dengan aura yang benar-benar sangat kuat. Apa-apaan dengan rasa takut yang terlalu memaksa itu...
Mereka sudah mencoba untuk memberanikan diri, namun ketakutan yang entah darimana mendatangi mereka.
Irin mendiamkan mereka terus seperti itu merangkak terjatuh ke tanah hingga dia kembali lagi, baru lah dia akan menghapus efek nya.
Keempat orang ini pun berjalan melihat dengan kota yang memang benar-benar sama seperti yang di perlihatkan Isami sebelumnya di ruangan ciptaannya sendiri.
Kemudian Irin menyuruhnya untuk membawa mereka, ke tempat dimana dan apa saja hal kejam yang di buat Yuna di dunia ini. Isami membawa mereka ke perpustakaan di pusat kota ini.
Perpustakaan ini empat tingkat dan sangat luas, buku-bukunya sangat banyak.
Semua buku-buku untuk mempelajari sihir yang di butuhkan, buku sejarah sihir, dan lainnya.
Disinilah banyak buku-buku sihir yang mereka baca, terutama adalah buku sejarah sihir, ketiganya bersama membaca buku-buku yang berbeda dengan cepat.
Di sanalah kisah-kisah penyihir lama di jelaskan, terutama setelah membaca ratusan buku sejarah lainnya, mereka akhirnya menemukan yang paling mereka cari.
Itu adalah sebuah buku tebal berisi sekitar kemungkinan lima ratus halaman, dengan judul ratu sihir, disanalah awalnya berisi beberapa ratu sihir yang pernah menjadi penyihir terkenal dan terhebat di dunia sihir.
Ada sekitar sepuluh penyihir dengan gelar Magic Queen dan dari sepuluh di generasi ke generasi yang terakhir sebagai ke sebelas adalah yang jahat itulah Yuna.
Disini juga di ceritakan banyak hal-hal jahat yang dia lakukan semasa kisahnya, di buku itu hampir semua sama dengan yang ada di dalam pecahan-pecahan ingatan itu, namun informasi yang di buku ini tentangnya hanya setengah saja, masih kurang informasi untuk mengetahui lebih lanjut, karena semua informasi yang dia liat di dalam pecahan ingatan lebih berguna bahkan tidak ada di dalam semua buku-buku ini.
Lalu mereka bertanya lagi pada Isami, apalagi yang dia tahu soal Yuna itu, dan dia menjawab Istana yang di ciptakan tersebut.
Kemudian dia segera membawa mereka untuk datang ke istana lama itu, istana yang sangat jauh di dalam hutan seperti ilusi.
Awalnya di lihat dari jauh di balik-balik pepohonan hutan besar itu tidak ada apa-apa namun beberapa langkah ke depan mereka pasti akan melihat sebuah istana tersebut.
Semua orang di larang kemari, karena itu berbahaya mungkin mahluk-mahluk yang pernah di bunuh bergentayangan disini, yang mengakibatkan terkadang sekelompok penyihir muda yang ingin tahu tentang tempat merasa seperti semua benda-benda di sekitar istana itu hidup.
Benar-benar di larang keras untuk memasuki istana itu, selain di larang sejak dulu memang tidak bisa. Karena Yuna berada di luar dulunya saat berurusan dan lengah pada penyihir-penyihir itu.
Tidak ada yang pernah bisa masuk ke sana menembus pintu masuk nya, entah apa yang ada di dalam.
Yang mencoba masuk akan selalu terpental ke belakang dengan sangat kuat
Seperti di lindungi oleh perisai magis yang sangat kuat.
Namun, ketika Irin, Akira, dan Cian mencoba masuk, mereka berhasil masuk ke dalam seperti menembus dinding magis itu bagaikan dinding air terjun yang di lewati.
Apapun yang Irin lewati, setebal apapun penghalang sihir itu tetap akan dia tembus hanya dengan langkah kakinya saja. Isami sekarang bisa melihat semuanya ketika berada bersama mereka bertiga, karena sihir mereka bertiga sangat kuat untuk masuk ke dalam, dan dia di lindungi oleh mereka.
"Kamu??! bagaimana bisa masuk ke dalam?! sejauh yang aku tau tidak ada penyihir yang bahkan bisa masuk ke dalam"
__ADS_1
"Begitu? lantas apa hubungannya dengan penyihir? jika kami melampaui semua penyihir lemah itu?" Kata Irin.
Isami sedikit ketakutan dengan senyuman Irin, itu seperti benar-benar dia sebagai ratu sihir dan pemilik istana ini, dia bahkan pernah melawan Irin sekali di sekolah, namun tidak ada satu gerakannya yang berhasil mengenai nya sebagai segel.