Her Private Life

Her Private Life
Cian trapped in Lloyd crystal


__ADS_3

Kemudian, Asuka mulai bertanya lagi untuk kedua kalinya tentang orang tuanya.


"Bagaimana dengan orang tuamu?"


Cian hanya diam sesaat, dan tidak tahu harus menjawab apa, pada akhirnya dia hanya akan terus diam tanpa jawaban, Asuka mulai berpikir bahwa Cian ini adalah gadis kecil yang tersesat di pusat negeri ajaib ini. Asuka pun mengulurkan tangannya lagi, yang Cian tidak mengerti apa yang akan dia lakukan.


"Penganglah kedua tanganku, mungkin kamu tersesat, aku akan membantumu"


Kemudian dengan wujud gadis kecil itu, Cian memerikan tangannya seperti apa yang di minta oleh Asuka, Cian tidak tahu apa yang di lakukannya, namun dia bisa melihat ke identitas anak ini dan apa saja yang terlah terjadi padanya. Segera, wajahnya mulai berubah, gadis kecil ini tidak memiliki orang tua, orang tuanya sudah meninggal karena kecelakaan, di hari yang sama.


Gadis kecil ini adalah anak yang di rawat di panti asuhan oleh bersama anak-anak lainnya, namun yang membuatnya tersesat di pusat kota adalah, karena dia selalu ingin pergi dari desa dan bosan, ingin segera melihat pemandangan dunia selain panti asuhan tempat dia tinggal.


Dia berjalan sendirian melewati hutan belantara yang jauh untuk sampai ke kota, syukurnya gadis kecil ini baik-baik saja, jika tidak mungkin hewan-hewan buas di hutan sudah menyerangnya.


"Ahh, jadi begitu...kamu adalah anak yatim piatu rupanya, sangat berbahaya bagimu untuk berjalan begitu jauh tanpa pengawasan orang dewasa, lagipula..."


Asuka menundukan kepalanya sebentar, Cian yang di dalam tubuh gadis itu hanya melihat dan heran kenapa dia tiba-tiba tidak melanjutkan kata-katanya, namun itu hanya diam dalam sekitar tujuh detik. Wajahnya seluruhnya menunduk tertutup poni. Dan...


SWUSHHH!


Asuka menangkap kepala nya dengan dengan tangan kiri menutupi seluruh permukaan wajah gadis ini, dan mengangkatnya seperti seorang yang menyiksa anak kecil, namun tujuannya berbeda, dia menggunakan sihirnya untuk memukul tubuh gadis kecil ini.


Cian tidak menyangka bahwa Asuka ini menyadari dirinya yang mengambil alih tubuh gadis kecil tersebut, dan segera mengeluarkannya dari tubuh gadis ini. Jika itu adalah efek sihir dan pukulannya untuk mengeluarkan hantu, mungkin gadis kecil ini akan kesakitan, namun dia memberikan obat sihir penyembuhan dengan menyentuh dahi gadis kecil itu, dengan cahaya hijau menyala.


"Kamu...siapa? aku tahu kamu mengambil alih tubuh gadis kecil ini, jadi begitu...selama daritadi ini aku tidak berbicara dengan gadis kecil, melainkan hantu yang mengambil alih tubuhnya, katakan apa tujuanmu!"


Cian tidak mengerti kenapa wanita ini dapat melihat hantu sepertinya, meskipun dia tidak tahu apakah Cian ini lelaki atau wanita, yang dilihatnya hanyalah sosok bayang-bayang seperti manusia yang mengambil alih tubuh gadis kecil tersebut.


"Berbicaralah! kamu tidak bisa bersembunyi! aku dapat melihatmu, pikirmu aku tidak bisa berinteraksi denganmu?"


Cian yang berwujud bayang-bayang yang tidak jelas tanpa tubuh berdiri di hadapannya dan mulai mencoba berbicara.


"Aku, tidak memiliki niat buruk!"


"Benarkah? lalu apa tujuannya mengambil alih tubuh anak ini?"


"Tidak, bukan begitu. Aku berasal dari dunia lain yang tiba-tiba tertarik masuk kesini, jadi aku menemukannya dan mencoba meminjam tubuhnya sebentar agar aku dapat menyentuh hal-hal disini"


"Begitukah? aku merasa alasan palsu mu itu masih kurang bisa di percaya, apakah kamu penyihir jahat dari Magical World itu? penyihir pemuja setan yah? aku merasa kamu ingin menculik gadis ini sebagai tumbal untuk ritual sesat mu itu"

__ADS_1


Cian tidak tahu apa itu penyihir pemuja setan, karena pada dasarnya di alam sihir itu ada beberapa penyihir-penyihir jahat yang terkadang hidup di hutan atau pegunungan yang sangat jauh dari tempat tinggal banyak orang, mereka menggunakan sihir-sihir gelap seperti yang di gunakan Yuna.


Mereka meninggalkan tubuhnya di kediaman mereka dan kesana-kemari mencari manusia untuk di ambil alih, dengan tubuh itu biasanya mereka akan jadikan tumbal di atas altar ritual setan dan di kelilingi simbol bintang dengan tulisan-tulisan aneh, mereka mengucapkan mantra terlarang untuk memangil iblis, biasanya mereka melakukan kontrak dengan setan untuk membuat mereka mendapatkan sihir terlarang yang dapat membuat mereka berumur panjang, memiliki fisik yang kuat, dan sihir-sihir untuk melakukan hal jahat yang mereka mau.


Setan dan iblis itu sama saja pada dasarnya mereka adalah mahluk kotor yang keji, Asuka mungkin salah sangka tanpa mau mendengar penjelasan dari Cian, dan dia menggunakan sihir lagi untuk melawan hantu ini.


Cian harus bertindak juga, mungkin jiwa nya akan di serang, dia harus berhati-hati, Irin tidak bersamanya sekarang, karena yang pastinya mereka tahu bahwa dia sedang tidur di kamarnya.


Cian harus segera mencari sesuatu untuk menjadi wadah dirinya, pada akhirnya dia harus lari menuju ke tempat lain dengan sangat cepat, menuju ke keramaian yang jauhnya sekitar empat puluh mil dari kediaman istana Asuka.


"Mau lari?"


Dengan sihir untuk menahan jiwa Cian disini, tanpa dia sadari, roh nya sudah terkena array sihir penangkapan jiwa, dia tidak tahu apa yang terjadi, tetapi wanita ini bisa mengakap tubuh nya meski buka wujud fisik.


Kemudian Asuka mengeluarkan baru yang murup dengan pecahan kristal dan menggunakan kekuatan nya untuk menarik dan menyegel masuk Cian ke sana.


"Ahh? apa ini?!!" aku tidak bisa bergerak? apa yang dia lakukan?"


Perlahan, roh nya mulai terhisap ke dalam batu kristal untuk menyegel dirinya di dalam sana.


Setelah terhisap dia tidak tahu dimana dia berada, sebuah ruangan kecil dengan semua warna putih di sekelilingnya, mungkin ukuran tiga kali tiga, ruangan itu kecil, namun itulah tempat dia di segel sekarang, ruangan yang sebenarnya berada di dalam kristal.


Asuka membawa kristal segel ini ke ruang bawah tanah istana, tempat menyimpan senjata-senjata sihir termasuk hal-hal magis lainnya, kristal ini adalah batu kristal ungu yang awalnya di ajarkan keluarganya tentang bagaimana melawan hantu dan mengurung mereka ke dalam sebuah kristal segel.


Mereka tidak akan bisa keluar dari sana, bahkan seorang ahli sihir akan sangay sulit mengeluarkan nya dari segel tersebut, terkecuali si penyegel awal yang membuka kembali segel.


Kristal kaca ini di simpan lagi ke dalam kotak kaca, disana ada dua lagi kristal yang sebelumnya dia segel, sekarang total batu kristal yang berbeda ada tiga di amankan di dalam sebuah kotak kaca besar.


Ruang bawah tanah juga harus di lindungi oleh beberapa penjaga yang menggunakan baju zirah besi, meskipun sihir mereka tidak kuat, namun setidaknya tubuh fisik mereka cukup kuat untuk menahan serangan berbasis sihir, serangan sihir juga tergantung dari seberapa besar sihir yang di berikan, jika itu adalah sihir-sihir tingkat tinggi, mungkin mereka tidak akan bertahan lagi.


"Jangan berpikir kamu bisa keluar dari sana selamanya!" kata Asuka pada Cian yang berada di dalam kristal.


"Sialan!!!"


"Tolong!!! seseorang...tolong aku!!!"


"Irin!!!!"


"Akira!!!"

__ADS_1


Namun, itu adalah hal-hal yang sangat sia-sia tidak akan ada satupun orang yang bisa mendengar suara nya, sekeras apapun dia berteriak, namun sebuah suara muncul dari tempat yang tidak di ketahui.


"Percuma saja!"


"Hah? siapa itu???!! dimana??!"


Tanya Cian denan emosi.


"Sepertinya kamu juga sama sepertiku, dan yang satu nya lagi..."


"Apa maksudmu??"


"Kamu tidak akan bisa mendapatkan bantuan dari luar kristal ini, ini adalah kristal segel sihir keluarga Lloyd, tidak ada yang bisa membukanya kecuali mereka yang menyegel mu di awal kembali membiarkanmu keluar"


"Jadi???"


"Teriakan mu tidak akan terdengar oleh siapapun, kecuali kita sesama yang terjebak di batu kristal yang berbeda dengan bentuk yang sama"


"Tunggu, kalian? tersegel? ada berapa?"


"Sepertinya aku adalah yang pertama, dan pernah ada satu lagi yang datang sepertimu, berteriak meminta tolong, namun hanya aku yang mendengarnya, hanya kita yang bisa saling berinteraksi disini"


"Ya, benar...kurasa sia-sia, sepertinya aku hanya akan menghabiskan sisa hidupku seperti ini sampai waktu nya tiba untuk aku mati dan ke alam selanjutnya"


"Suara siapa itu??" Tanya Cian.


"Aku adalah orang kedua yang tersegel di batu kristal juga, jika kamu adalah yang terakhir barusan ini, maka itu berarti kita semuanya berjumlah tiga orang dengan tiga baru kristal segel masing-masing"


"Lagipula perkenalkan aku, Jiro Lloyd sebagai orang kedua yang di segel disini, dan yang pertama itu, dia adalah Shin Pokley"


Shin: "Lalu bagaimana dengan mu? siapa namamu? dan apa yang membuat mu di segel di dalam sini?"


"Caillian Nacht, aku hanya...terjadi sebuah kesalahpahaman karena mengambil alih tubuh seorang gadis kecil, dan dia tidak mau membiarkan ku berbicara dan tidak mempercayai ku, disinilah akhrinya aku terhisap ke dalam ruang aneh ini"


"Jadi kamu bukan seorang penjahat?"


"Tentu saja bukan!"


Cian mulai berinteraksi dengan dua orang lainnya yang lebih dulu di kurung ke dalam batu kristal Lloyd ini.

__ADS_1


__ADS_2