Her Private Life

Her Private Life
Irin's Black Card


__ADS_3

Setelah memasuki pintu pusat perbelanjaan bagian utara....


"Sekarang harus kemana kita terlebih dahulu?"


tanya Cian.


"Umm, kemana saja boleh kok"


"Kalau begitu, kita akan mulai mencari ke bagian alat dapur dan lainnya"


Tempat pusat perbelanjaan ini sangat besar, bahkan harus memiliki pintu timur, barat, utara, dan selatan. Di dalamnya semua ada dari bagian penjualan makanan, pakaian, bagian permainan, dan semua kebutuhan.


Bahkan besar tempat ini mungkin sekitar lima kali lipat dari besarnya sebuah bandara, di tambah lagi gedung itu adalah delapan tingkatan.


Seperti di tingkatan satu adalah tempat semua belanjaan makanan, bahan dapur, alat dapur, dan sebagainya.


Kemudian kedua tingkatnya adalah tempat seluruh fashion, semua nya tersedia di banyak toko di dalamnya, mulai dari baju harga yang termurah hingga yang termahal.


Tingkat ketiga mungkin adalah tempat dimana semua jenis restoran ada disana, tingkat keempat adalah pusat permainan Funworld anak, Gamezone, dan Bioskop. Entah apalagi yang ada di tingkat kelima sampai dengan tingkat ke delapan.


Kali ini mereka akan mulai dari yang lantai pertama dulu, melihat-lihat semua bumbu dapur yang menarik untuk di beli.


Yang paling lama adalah, ketika mereka sudah berada lantai dua, pusat fashion dimana Cian benar-benar sangat tertarik berkeliling.


"Irin, menurutmu baju mana yang harus kubeli? apakah ini? apakah itu? hmmpphh... mungkin kah kita harus berkeliling ke sana lagi?"


"Terserah kamu saja, jika kamu mau ambil saja, aku akan membayar semuanya"


"Benarkah??"


"Ya" sambil mengganguk.


Irin dan Cian mulai berjalan ke bagian toko-toko yang memiliki kualitas-kualitas terbaik, ada lebih dari tiga ratus toko pakaian elit dan premium dengan kualitas terbaik. Sisanya adalah enam ratus toko pakaian kasual biasa, atau model outfit yang hampir sama namun, dengan harga dan kualitas yang lebih rendah.


"Irin...aku ambil yang ini, ini, ini, ini, dan ini lagi, dan itu..."


"Nona, anda serius ingin membeli semua ini?"


Kata pegawai di toko tersebut.


"Ohh? bukan aku yang membayarnya, tapi temanku whehehe..."


"Teman anda sangat baik nona, bahkan mau membelikan semua baju ini untuk anda"


"Ehhh? memangnya baju ini semahal apa?"


"Anda bisa melihat price list nya di bagian yang tercantum di lemari yang anda ambil"


Cian segera kembali melihat ke tempat bagian yang dia ambil tadi, dan terkejut melihat harganya, hanya baju wanita biasa namun harga per baju berkisar mulai dari lima juta hingga sepuluh juta.


"Ahh? seriusan harga nya begini?

__ADS_1


"Iya, nona, namun kualitas yang baik akan menentukan harganya"


Kemudian Cian segera berkeliling lagi mencari Irin, Irin sebenarnya juga ingin membeli beberapa pakaian yang bagus untuknya.


"Irin...disana kamu rupanya"


"Hmmm? ada apa? sudah selesai kamu memilihnya?"


"Hah? bagaimana aku bisa memilihnya apakah kamu akan membayar harga semahal itu?"


"Ya, tentu saja. Aku sebenarnya sudah melihat semua price di semua bagian toko dari online mereka"


"Lalu? apa yang kulakukan dengan baju yang aku ambil ini?"


"Bawa saja ke meja kasir, kamu duduklah atau bisa menemani ku memilih pakaian yang bagus"


"Okehh"


Setelah hampir setengah jam melihat-lihat semua baju, Irin belum menemukan pilihannya.


"Irin, pakaian seperti apa yang kamu mau?"


"Umm? aku ingin semuanya sebenarnya"


"Apaa?!!"


Para pegawai nya yang berdiri di dekatnya bahkan terkejut ketika dia ingin membeli semua baju yang ada di toko ini.


"Iya kalau begitu, siapkan saja semuanya"


Mereka pun menuju ke meja kasir untuk melakukan pembayaran semua nya, baru kali ini lagi ada sebuah pembeli yang memiliki banyak uang hingga mampu membeli seisi toko termasuk pakaian yang belum di review untuk di jual.


Bahkan pintu kaca toko bagian ini di tutup, pembeli yang baru mau masuk sudah tidak bisa lagi, karena para pegawai sudah menutup dan mengubah tulisan neon di atas pintu menjadi close.


Kemudian, Irin mengeluarkan sebuah kartu nya yang tentunya tidak asing bagi semua orang, ini adalah kartu yang hanya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki banyak uang, selebriti atau pengusaha kaya lainnya.


Para pegawai terkejut lagi, melihat di depan mereka adalah sebuah Black Card.


Terlebih lagi, itu hanya dimiliki seorang gadis berusia delapan belas tahun.


Dengan perlahan pegawai itu menggesekan Black Card secara hati-hati.


Bagi orang biasa memegang Black Card adalah sensasi yang berbeda, mungkin ada sensasi khusus yang membuat orang biasa memegang nya menjadi gemetar karena entah itu senang, dan lain-lain.


Pegawai bagian kasirnya pun mentotalkan semua pakaian yang di beli mereka berdua, mulai dari celana, rok, dan pakaian kasual lainnya dari merek toko mereka.


Setalah hampir satu jam menunggu menghitung semuanya, kemudian pegawai kasir mulai menyatakan semua total harganya.


"Nona, semua total belanjaan anda adalah delapan miliar"


Cian, dan semua orang yang lainnya berkeringat melihat harga yang begitu banyak.

__ADS_1


Ada angka lain di balik delapan miliar, ada angka lain, namun semuanya tidak terlalu penting baginya hingga di bulatkan ke dalam delapan miliar sepenuhnya.


Setelah menggesek untuk transaksi uang dari Black Card tersebut, pegawai kasirnya bahkan sampai hampir pingsan karena melihat jumlah saldo uang yang ada di dalam Black Card Irin.


Awalnya semuanya berisi sangat banyak dengan angka acak yang diikuti tiga puluh angka nol di belakangnya, itu sangat banyak! kemudian mereka mengira mesinnya eror karena nominal nya tiba-tiba menjadi sebuah tulisan merah dengan kata


NOT DETECTED!


"Apa itu not detected?" kata pegawai satunya.


"Entahlah apakah ini kesalahan mesin? bisanya jika terlalu banyak mungkin mesin akan menuliskan 'Uncountable' tapi aku tidak tau soal yang satu ini" Kata pegawai yang lain lagi.


Segera pegawai dari gudang di hubungi dan di suruh segera membawa dua mesin baru lagi, setelah yang kedua mesin dengan hasil tidak terdeteksi yang sama, yang terakhir adalah mesin ketiga dan hasilnya tetap sama dengan tidak terdeteksi.


Pegawai yang ahli dalam mesin ini mulai mencoba bertanya kepada Irin.


"Nona, sebenarnya berapa jumlah saldo anda di dalamnya? atau berapakah pendapatan anda, apakah itu setiap jam? ataukah uang anda bertambah setiap menit?"


"Emm, kurasa itu setiap detik akan bertambah, contohnya aku memiliki tiga puluh juta, maka akan berlipat ganda sepuluh kali lipat dari jumlah awalnya"


Jadi jika itu adalah tiga puluh juta yang belipat ganda sepuluh kali lipat dalam sedetik, makan kelipatan sepuluh dari tiga puluh juta tadi akan berlipat ganda sepuluh kali lipat lagi di detik kedua.


Maka di detik pertama adalah tiga ratus juta dan detik kedua tiga ratus juta akan berlipat ganda sepuluh kali lipat lagi menjadi tiga miliar, dan seterusnya setiap detik bertambah tanpa henti.


Pelayan semua merasa ngeri di pikiran mereka, anak orang kaya dari perusahaan manakah anda, ataukah anda seorang pengusaha muda?


"Itu sebuah rahasia, aku tidak memiliki orang tua, jika lebih tepatnya anggap saja aku adalah sebuah bos muda"


Irin benar-benar berakting dan berbicara layaknya seorang bos muda cantik yang sangat kaya raya dan mampu membeli apapun yang dia mau.


"Ahh, nona, sungguh sebuah kehormatan bagi kami jika orang seperti anda membeli ke toko kami, bahkan sampai membeli semuanya"


"Humm, terima kasih"


"Irin, kamu adalah seorang bos? di perusahaan mana? beritahu aku!"


Irin segera mencubit tangan Cian.


"Ihh diam dulu!"


"Lalu? bagaimana kalian akan mengemas semuanya?" tanya Cian pada pegawai-pegawai itu.


"Kami akan membungkus semua nya ke dalam kotak baju premium nya satu persatu, mungkin akan membutuhkan tiga mobil box untuk membawa semua belanjaan anda, nona."


"Jadi begitu? berapa lama kami harus menunggu?"


"Mungkin sekitar satu jam, jika masih ada keperluan di tempat lain, mungkin bisa berkeliling dulu dan anda akan keluar ke bagian pintu selatan"


"Okehh kalau begitu"


"Terima kasih nona, kami akan secepatnya mengerjakan ini"

__ADS_1


__ADS_2