
Sebuah nada dering berbunyi beberapa saat, Irin segera mengangkat panggilan, itu adalah panggilan dari telepon Akira. Dan di ujung telepon adalah suara Cian
"Irin segera lah kemari, di rumah Akira, jika kamu tidak mengetahui lokasi nya, aku akan mengirim lokasi ini"
"Hah? tunggu jangan di matikan"
Telepon di tutup segera, Irin segera melihat map di chat yang di kirim, dan dia segera menuju kesana dalam beberapa saat.
"Kamu! darimana saja? menghilang begitu tiba-tiba?"
"Ah, aku ingin memperkenalkan padamu orang ini"
Di ruang tamu rumah Akira, adalah Isami yang seluruh tubuhnya diikat ke tiang tembok. Irin awalnya biasa saja dan tidak terlalu terkejut soal itu, namun yang membuatnya terkejut adalah setelah Cian dan Akira menceritakan semuanya, dia tidak menyangka bahwa Isami adalah orang yang menyerang nya waktu itu.
"Kamu? apa maksudnya waktu itu? ingin membawaku pulang?"
Isami terdiam dan tidak menjawab apa-apa, kemudian Akira mulai mengeluarkan topeng putih itu lagi, dan akan segera memakainya untuk menakut-nakuti Isami seperti tadi, namun Cian melarang nya.
"Darimana kah asal mu dan apa tujuanmu untuk menyerang Irin? nah cepatlah jawab jika kamu tidak ingin mati"
Kemudian dia mulai menjawab bahwa dunia asal nya adalah dunia alam sihir, berbeda dengan dunia sihir yang selama ini di kenal orang-orang, tempat dia berasal adalah dua alam yang terhubung, alam manusia dan penyihir, dan alam peri dan mahluk aneh lainnya.
Lalu dia mulai menceritakan bagaimana awalnya dia mengagumi sosok wanita donggeng yang dia puja hingga kenapa dia bisa sampai ke dunia ini. Orang-orang yang berada dari dunia yang lebih tinggi memang sangat mudah untuk turun ke dunia bawah, berbeda dari dunia bawah yang serba terbatasi.
Irin kemudian memberi segel sihir pada Isami untuk menahan kekuatan nya, sehingga dia tidak akan bisa menggunakan kekuatan apapun yang ada selain kekuatan fisik manusia biasa. Dengan begini, dia bisa di penjarakan di penjara biasa dengan waktu seumur hidupnya, jikalau dia di bebaskan, mungkin itu hanya rencana mereka bertiga yang di sepakati untuk membiarkan nya keluar sebab suatu alasan. Dia pun di bawa ke penjara kota, dan di tangani oleh para petugas-petugas yang ada.
"Cian, lain kali kamu harus membawaku juga untuk membantu kalian jika kalian dalam bahaya"
"Bagaimana mau membawamu? jika waktu nya sudah tidak sempat"
"Hah, yah sudahlah meskipun sudah terjadi, setidaknya kalian baik-baik saja, lalu kamu...Akira bagaimana bisa mengambilnya begitu saja dariku?"
__ADS_1
"Ahh hehehe...itu sebuah teknik rahasiaku"
Satu masalah terselesaikan lagi, namun ini adalah satu dari tak terhingga masalah yang akan datang, tidak ada orang yang tahu seberapa banyak masalah yang akan terus dia hadapi di masa depan.
Akira segera pulang sendirian ke rumahnya untuk beristirahat dan melakukan hal-hal lain dengan ponsel nya, dia benar-benar gila akan popularitas. Dan Airin mengajak Cian untuk menemaninya mencari sebuah rumah untuk mereka beli, Cian pun sangat setuju akan ide ini.
Keduanya awalnya memeriksa di internet semua rumah-rumah mewah yang ada di kota ini untuk di beli, mereka akan membeli salah satunya yang benar-benar sesuai keinginan mereka, rumah yang tidak terlalu besar, dan tidak terlalu kecil.
Pada beberapa waktu yang cukup lama, mereka menemukan sebuah perumahan yang cukup menarik untuk di beli, mereka awalnya sudah menghubungi sebuah boss pemilik perumahan tersebut, rumah nomor tiga belas sudah di klaim oleh mereka, dan sudah menyepakati pembayaran rumah tersebut, bahkan kedua wanita ini membelinya secara cash yang mengejutkan boss tersebut, karena ini merupakan perumahan elit dengan setiap rumah yang desain arsitektur nya berbeda-beda dan sangat minimalis.
Dengan rumah yang tidak terlalu besar seperti ini, mereka berdua akan terlihat lebih seperti orang kaya biasa. Rumah type 60 yang di desain dengan sangat bagus, bahkan hanya sebuah rumah ini mereka membeli nya sampai seharga tiga puluh lima miliar, setiap ruang nya sudah di lengkapi dengan banyak furniture mewah, bahkan setiap ruangan memiliki AC.
Setelah transaksi berhasil, mereka sudah bisa datang ke developer untuk mengambil kunci mereka. Airin akan pindah hari ini, sangat cepat sekali. Semua barang yang di mereka beli pun, segera di pindahkan ke dalam rumah baru dalam sekejap.
Akira sepertinya tidak tahu, bahwa Irin sudah memiliki rumah baru dengan Cian yang juga tinggal bersamanya. Airin menyisahkan satu ruangan untuk di gunakan sebagai ruangan fashion, lebih tepatnya menyimpan semua baju yang mereka beli dengan setiap lembar baju seharga lima juta.
Di ruang setiap kamar ada TV juga, dan ruang tamu sebenarnya bisa menjadi seperti ruang keluarga juga dengan TV tiga puluh dua inci disana. sebuah kursi empuk, dan lain-lain.
"Iya, benar, aku juga melihat bahwa tetangga-tetangga kita semuanya adalah orang-orang yang ramah."
Rumah Irin pun terisi penuh dengan semua kebutuhan mereka, kulkas sekarang penuh dengan makanan enak, es krim, kue dan lain-lain. Isi lemari dapur semua nya di lengkapi dengan peralatan dapur seperti yang telah di rencanakan sebelumnya.
Ponsel Irin berbunyi lagi
Sebuah pesan chat masuk
Dia segera melihat dan membalas pesan chat itu, bahwa Akira berencana untuk datang pada Isami dan menginterogasi lebih jauh tentang dunia sihir yang dia katakan, Irin pun setuju. Tetapi, sebelum Isami di penjarakan, mereka sebenarnya sudah membuat identitas palsu pada mereka berempat, Irin, Akira, Cian dan yang paling terakhir adalah identitas Isami yang mereka palsukan dengan nama palsu sebagai Katsumi. Dimana identitas Isami sebagai Katsumi saudara palsu Cian, dan Cian awalnya sangat tidak mau menerima ide ini, namun mau tidak mau rencana ini perlu di lakukan. Dia harus berpura-pura berhubungan sebagai saudara Isami.
Karena Akira perlu mencari tau tempat dunia sihir yang di katakan Isami darimana dia berasal, dan lagipula itu juga tempat Yuna pernah berada di sana pada kehidupan lainnya.
"Cian, kamu juga harus ikut"
__ADS_1
"Hah? padahal aku mau di rumah saja, kenapa harus aku berperan sebagai saudara palsu?"
"Karena kamu yang paling banyak berbicara, lagipula jika kamu tidak mau, maka aku tidak akan memberikan jawaban ujian lagi nanti"
Irin mengancamnya yang membuat nya tidak bisa menolak lagi, Cian tidak terlalu pandai dalam pelajaran, dia harus selalu bergantung ada Airin.
"Ahh, yah sudahlah, aku ikut!!"
Mereka bertiga pun lolos untuk masuk ke penjara sebagai pengunjung keluarga, alasannya adalah membuat identitas palsu bahwa Isami adalah yatim piatu, lalu Akira dan Airin harus mengubah wujud mereka seperti sebelumnya, yaitu menjadi paman dan bibi Isami. Karena sesuai informasi yang mereka palsukan adalah Isami seorang anak yang terlalu sering menonton anime, hingga membuat jiwa nya agak stress seperti itu, kemudian Cian juga harus merubah wujud nya sebagai lelaki tetapi sebagai sepupu dari Isami.
"Lalu? bagaimana ini Irin?" tanya Cian.
"Bagaimana apanya?"
"Nama kalian, aku harus memanggil kalian apa?"
Kemudian Akira menyaut dengan mengejek lagi.
"Karena kami adalah Paman dan Bibi palsu dari Katsumi, maka peran kamu adalah anak ku dari Irin."
Wajah Irin langsung memerah dan malu, dia merasa semuanya seperti nyata jika ini adalah kehidupannya yang memiliki seorang anak dengan Akira sebagai suaminya.
"Apa-apaan itu!"
Cian sedikit tidak menerima.
"Ahh begitulah, aku dan Irin berarti adalah orang tuamu, kenapa tidak panggil saja kami papa dan mama?"
"Memalukan sekali! lalu alasan apakah aku harus menjadi seorang lelaki?"
"Ahh itu rahasia, tapi kamu cocok juga menjadi lelaki seperti itu, Cian kamu cukup tampan" kata Irin.
__ADS_1
Cian segera mencubit mereka berdua dengan sedikit kesal soal peran yang harus dia mainkan dan soal wujud nya, lalu soal panggilan papa dan mama itu.