IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU

IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU
Ungkapan cinta Daniel


__ADS_3

Rasa adalah sebuah keindahan


perasaan adalah sebuah ungkapan


cinta titik awal dari hati yang terdalam


perasaan yang tiba-tiba mengalir terbawa angin dan menjadi sebuah ungkapan dan perasaan yang begitu tulus.


"Aku mohon kepadamu Jihan, Jangan pernah kau meninggalkanku, melupakanku, membenciku." ucap Daniel. raut wajah Daniel benar-benar begitu sedih saat mendengar Jihan ingin bercerai dengannya.


Entah sejak kapan Daniel merasakan cinta kepada gadis yang selalu dia lindungi, dia tuntun dan selalu bermanja kepadanya walaupun sikapnya begitu keras kepala.


"Aku tidak pernah yakin dengan perasaan yang kau katakan tadi di depan mataku, kau telah memilih wanita lain dan mencampakkan diriku. apa yang harus aku percaya dan apa yang harus aku pertahankan." jawab Jihan.


"Aku tidak bermaksud seperti itu." ucap Daniel yang mencoba untuk berbicara kepada Jihan.


"Dari tutur katamu beberapa hari yang lalu kau lebih percaya dengan wanita itu daripada istrimu. entah kapan aku mulai percaya padamu, entah mulai kapan aku aku berharap menjadi seorang wanita yang benar-benar sempurna. entah kapan aku ingin dicintai olehmu, namun entah kapan waktu yang kau butuhkan untuk mengatakan hal ini padaku, yang terjadi Kau telah melukai ku, memberikan aku rasa sakit saat cinta itu mulai tumbuh di hatiku untukmu." jawab Jihan yang masih dipeluk oleh sang suami.


Nampak Daniel tidak bisa mengeluarkan sepatah katapun, lidahnya terasa kelu saat mendengar semua perkataan dari Jihan. apa yang dikatakan oleh istrinya itu ada benarnya juga, dia benar-benar mencoba untuk mendapatkan perhatian dari wanita yang telah dinikahinya. namun yang terjadi malah dia membuat kesalahan hingga Jihan begitu marah padanya.

__ADS_1


"Kenapa kau diam saja, Apakah perkataanku ada benarnya?" tanya Jihan yang terlihat mencoba untuk melepaskan pelukan Daniel. namun pria itu tidak bergeming sama sekali.


"Maafkan Aku." ucap Daniel. hanya perkataan itu yang terus keluar dari mulut Daniel.


"Untuk apa kau meminta maaf jika kau selalu melakukan kesalahan. Untuk apa kamu minta maaf jika kau akan melakukan kesalahan itu lagi." jawab Jihan.


"Apakah perasaan ini benar-benar begitu menyakitkan." guman Daniel.


Seribu kata yang diucapkan oleh Jihan membuat Daniel seolah terlilit 1000 kesalahan yang tidak mampu dia hilangkan. satu kata yang terucap benar-benar membuat Jihan tidak bisa lepas, perasaan yang sekarang dia miliki rasa itu ada. rasa itu nyata dan rasa itu benar-benar menyelimuti hati Jihan, kecemburuan yang dia rasakan ketika melihat sang suami bersama wanita lain, rasa sakit hati yang sudah membakar jiwanya ketika melihat sang suami membela wanita lain.


"Aku tidak akan pernah melepaskanmu apapun yang terjadi, aku tidak akan pernah mau bercerai denganmu," ucap Daniel.


"Aku akan merubah segalanya, aku akan melakukan apapun untukmu." jawab Daniel.


"Daniel, seberapa besar cintamu padaku dan seberapa dalam perasaanmu untukku?" tanya Jihan kembali kepada Daniel.


"Aku tidak bisa mengatakannya, karena perasaan itu tidak kutahu kapan tumbuhnya dan tidak kutahu kapan perasaan itu semakin membesar dan berakar." jawab Daniel.


"Berikan aku waktu untuk semua yang kau katakan tadi, aku tidak akan pergi ketempat Ayahku karena aku yakin dia akan sangat marah. lebih baik kita jaga jarak ini seperti ini dan aku akan membiarkanmu mencari wanita yang lebih mencintaimu daripada aku. yang lebih kucintai daripada aku, dan lebih kau lindungi daripada aku." jawab Jihan yang kemudian meminta Daniel untuk melepaskannya. karena dia harus segera beristirahat dengan semua kondisinya yang sekarang.

__ADS_1


"Aku tidak akan pernah melepaskanmu, meninggalkanmu ataupun pergi dari dirimu." ucap Daniel yang kemudian duduk di samping Jihan. pria itu benar-benar tidak akan melepaskan semua perasaannya yang tidak dia tahu, kapan perasaan itu sudah berkembang hingga menjadi pohon yang berakar.


Di tempat lain Ayah Jefri sudah mengetahui bagaimana kondisi putrinya, dia sengaja tidak ingin ke tempat putrinya agar putrinya dan Daniel mengerti bagaimana perasaan mereka masing-masing. Mbok Sri adalah orang yang selalu memberikan informasi apapun mengenai perkembangan hubungan pengantin baru itu, dari hari ke hari hingga Minggu dan berjalan waktu.


"Aku minta padamu Mbok, katakan semua yang terjadi di tempat itu dan jangan lupa untuk memberitahukan perkembangan mengenai kondisi Putri Ku." pinta Ayah Jefri kepada Mbok Sri.


"Baik tuan, saya akan memberitahukan Bagaimana perkembangan dari Jihan jawab Mbok Sri. sebenarnya Mbak Sri sudah mengetahui kalau Daniel dan Jihan adalah pasangan suami-istri. Namun karena perintah dari ayah Jefri yang membuat Mbok Sri berpura-pura tidak tahu mengenai hubungan mereka..


Malam begitu larut, hari itu terlihat Daniel terus memandang wajah Jihan yang sudah tertidur lelap. langkah kaki mbok sri yang memasuki ruangan Jihan nampak membuat Daniel langsung menoleh dan menatap wanita tua itu.


"Kamu belum tidur Daniel?" tanya Mbok Sri kepada Daniel.


"Belum Mbok, aku mau menunggunya." jawab Daniel.


"Tidurlah sebentar agar tubuhmu tidak terlalu capek." jawab Mbok Sri.


"Aku tidak mau, aku takut saat aku tidur tiba-tiba Saat aku terbangun dia sudah tidak ada di depanku." jawab Daniel yang membuat Mbok Sri hanya menghela nafasnya begitu kasar.


"Baiklah kalau begitu, Mbok akan menemani kamu di sini." ucap mbok sri yang membuat Daniel tersenyum.

__ADS_1


** bersambung **


__ADS_2