IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU

IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU
Rencana pak lurah dan Erwita


__ADS_3

"Makanya aku tanya sama kamu, apakah dia itu wanita baik-baik?" tanya Jihan kembali.


"Ya, tentu baik mbak." jawab Nisa.


"Baiklah kalau begitu, bilang sama dia mulai besok dia bisa bekerja membantumu." jawab Jihan yang kemudian meninggalkan Nisa.


"Terima kasih banyak ya, Mbak." ucap Nisa yang kemudian meninggalkan Jihan di tempat lain.


Sosok pria yang menjadi rahasia Daniel semenjak dahulu, seorang pria yang mengetahui masa lalu Daniel.


"Kita harus segera mendekati pria itu, kalau tidak.., kita akan semakin jatuh miskin." ucap seorang wanita tua kepada putranya.


"Apa ibu tidak malu mau mengakui dia sebagai Putra Ibu, sedangkan ibu sudah meninggalkannya semenjak kecil." ucap seorang pria.


"Aku tidak peduli, aku tidak mau terus-menerus hidup melarat seperti ini." jawab wanita tua.


Maya, seorang wanita yang sudah berumur 50 tahun, seorang wanita tua yang tidak tahu malu. seorang wanita tua bekas wanita malam.


"Kau tidak boleh seperti itu, Bu. kau tidak boleh menghancurkan kehidupan Daniel lagi." ucap seorang pria yang bernama Wawan.


"Aku tidak peduli, kalau dia tidak mau mengakui ku yang penting aku mau hidup senang dengan mengakuinya sebagai anak!" seru Maya.


"Jangan seperti itu,Bu. kasihan dia, Apakah ibu tidak mempunyai perasaan sama sekali!" seru Wawan.


"Diam saja kau, tidak usah menggurui Ibu!" seru Maya.


Sedikit cerita, sebenarnya Maya adalah ibu kandung Daniel. semenjak bayi Maya sudah menitipkan anaknya kepada saudaranya. Daniel menganggap bibinya itu sebagai ibunya, karena yang dia tahu dia adalah ibu kandung Daniel. setelah kecelakaan itu Daniel sebatang kara, Maya membawa Putra pertamanya Wawan ke kota. pekerjaan Maya sebagai wanita malam membuat wanita itu begitu terkenal di dunia gemerlap malam. membuat Maya melupakan segalanya,


Suami Maya meninggalkan Maya karena saat dia masih menjadi istri dari ayah Wawan.., wanita itu berselingkuh dan mempunyai anak Daniel. Maya tidak pernah mengetahui siapa sebenarnya Ayah Daniel, Karena Wanita itu bekerja sebagai wanita malam. berpuluh tahun lamanya Wanita itu tiba-tiba pergi, namun sekarang dia kembali untuk merusak kehidupan Daniel.


"Aku tidak akan membiarkan Ibu merusak kebahagiaan adikku." guman Wawan dalam hati. Maya dan Wawan tinggal tidak jauh dari desa tempat Jihan dan Daniel sekarang.


Di setiap kehidupan.., di setiap cerita manusia selalu saja ada iri, dengki dan ingin memiliki.


"Mas kamu lagi ngapain?" tanya Jihan.


"Ini, aku tadi sedang bersama ayah meneliti perhiasan-perhiasan yang sekarang kami kirimkan ke luar negeri." jawab Daniel.


"Bagaimana Mas?" tanya Jihan.

__ADS_1


"Alhamdulillah semuanya sangat lancar." jawab Daniel. sekarang Jihan tidak pernah ke pabrik perhiasan, wanita itu lebih fokus kepada pabrik pakaian yang sekarang yang menjadi tumpuan para penduduk.


"Mas, Apakah Mas yakin mau melakukan kontrak kerjasama dengan pabrik yang ada di Malaysia sama Filipina?" tanya Jihan.


"Tentu saja Mas sangat yakin, sayang. apalagi kau tahu sendiri kan kalau peluang kita akan semakin baik dan kita akan menembus pasar dunia." jawab Daniel.


"Aku cuma bisa mendoakan Mas Daniel dan Ayah, semoga kalian berdua bisa semakin sukses. begitu pula para penduduk akan semakin senang." jawab Jihan sambil tersenyum.


"Oh ya sayang, apakah pekerjaanmu besok bisa longgar sedikit?" tanya Daniel.


"Memangnya Kenapa Mas?" tanya Jihan balik.


"Aku ingin mengajakmu jalan-jalan ke suatu tempat." jawab Daniel.


"Benarkah? Memangnya Mas mau mengajakku kemana?" tanya Jihan kembali.


"Pokoknya Mas Mau mengajak kamu ke suatu tempat, jadi kamu nggak usah bertanya lagi. bisa kan?" tanya Daniel.


"Bisa, besok aku akan telepon ke pabrik dulu, setelah itu baru pergi bersama Mas Daniel." jawab Jihan.


"Ya sudah kalau begitu, Mas bakal mengajak kamu ke suatu tempat." jawab Daniel.


"Oh ya Erwita, Bapak mempunyai kabar yang bagus untuk mu." ucap pak lurah kepada putrinya.


"Memangnya ada apa kak?" tanya Daniel.


"Aku dengar katanya kalau Daniel mau pergi ke kota untuk menghadiri acara lelang perhiasan." ucap pak lurah.


"Maksud Bapak?" tanya Erwita.


"Bapak akan mencari celah untukmu agar bisa mendekati Daniel di sana." Jawab pak lurah.


"Bapak benar sekali, karena waktu itu bertepatan dengan pabrik Jihan yang mau mengadakan pameran di kota lho..,Pak." jawab Erwita.


"Benarkah?" tanya pak lurah.


"Benar." jawab Erwita.


"Ternyata Tuhan berpihak pada kita, lihat saja aku akan menghancurkan Jefri!" seru Pak lurah. Pak lurah benar-benar menginginkan kehancuran Pak Jefri.

__ADS_1


"Memangnya ada apa, Mbak Jihan?" tanya Nisa.


"Besok kau akan ikut aku ke kota." jawab Jihan.


"Besok? kelihatannya aku nggak bisa deh Mbak buat ikut Mbak Jihan ke acara pameran." ucap Nisa.


"Memangnya kenapa?" tanya Jihan.


"Mbak tahu sendiri kan...,aku itu phobia kota." jawab Nisa.


"Hallah...,kamu itu bilang aja mau mendekati teknisiku, Edi. gitu aja kok malu-malu." sindir Jihan yang membuat Nisa tersenyum.


"Jangan gitu dong, Mbak. itu namanya mau menjatuhkanku di depan Mas Daniel." jawab Nisa.


"Kamu nggak usah panggil panggil suamiku, disana kejar si Edi itu, jangan sampai beberapa gadis muda yang ada di pabrik nikung kamu!" seru Jihan yang membuat Nisa langsung berdiri.


"Nggak bisa nggak bisa gitu dong, Mas Edi Itu milikku." ucap Nisa.


"Benarkah? berani sekali kau mengakui Edi sebagai milikmu, Bagaimana kalau Edi sudah mempunyai pacar?" canda Jihan yang membuat Nisa langsung melotot kepada Jihan.


"Mbak Jihan ini deh, apa Mbak Jihan mau aku ngejar-ngejar mas Daniel lagi!" seru Nisa.


"Lihat aja kamu, kalau berani ngejar-ngejar suamiku bakal aku pecat kamu dari pabrik pakaian sama pabrik perhiasan. kedua pabrik ku itu gak bakal nerima kamu." jawab Jihan yang membuat Nisa nampak memanyunkan bibirnya.


"Mbak Jihan, jahat deh." ucap Nisa.


"Sudah, sudah istriku tersayang. kamu nggak usah menggoda Nisa terus, nanti kalau kau terus begitu, dia nggak jadi kawin loh.." canda Daniel yang membuat Nisa langsung pamit untuk segera pergi dari tempat Jihan.


"Kalian berdua sama saja, sukanya ganggu aku. aku pamit dulu, assalamualaikum!" seru Nisa yang kemudian keluar dari rumah Jihan. dengan raut wajah yang benar-benar sangat kesal melihat perlakuan Jihan kepadanya.


Terlihat ayah Jefri hanya tersenyum.


"Ya Allah... semoga kau beri kebahagiaan yang abadi untuk putriku, Jangan pernah mengambil kebahagiaan ini dari putriku." ucap pak Jefri yang berdoa untuk kebahagiaan putrinya. Ayah Jefri memang sangat senang, dia begitu bahagia melihat putrinya yang sekarang berubah.


"Sudah, sudah. mending kalian tidur, ini Sudah malam. besok kalian kan mau ke kota!" seru Mbok Sri yang membuat Jihan dan Daniel langsung kembali ke kamar mereka.


** bersambung **


mohon dukungannya selalu, like comen dan voteπŸ€—πŸ˜Šβ€οΈβ€οΈβ€οΈπŸ‘πŸ‘πŸ‘ terima kasih πŸ’‹πŸ’‹

__ADS_1


__ADS_2