IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU

IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU
Apakah aku harus percaya


__ADS_3

Sudah dua hari ini Jihan tidak mau keluar dari kamarnya, dirinya benar-benar tertekan dengan semua pemberitaan mengenai suaminya. Nisa yang berada ada di desa tersebut tentu saja wanita itu tidak akan percaya kalau Daniel akan melakukan hal itu.


"Tidak mungkin Mas Daniel melakukan hal itu." ucap Nisa yang sudah berada di rumah Ayah Jefri yang ada di desa.


"Apa benar Nisa? tidak mungkin Daniel menjadi pria brengsek seperti yang dikatakan oleh Erwita." jawab Mbok Sri.


"Bagaimana mungkin Mbok, wanita seperti dia menuduh Mas Daniel melakukan hal itu." ucap Nisa yang benar-benar kesal karena Erwita menuduh Daniel telah memperkosa dia.


"Namun jika foto-foto ini menunjukkan kejadian itu, mungkin saja Erwita menjebak Daniel. karena kau tahu sendiri kan Nisa, kalau wanita itu benar-benar menyukai Daniel. bahkan saat dia sudah tahu kalau Daniel sudah mempunyai istri, dia tetap Saja ngotot ingin mendekati Daniel sama sepertimu" jawab Mbok Sri.


"Kau benar Mbok, jika aku dalam posisi Erwita, mungkin saja aku akan menjebak Mas Daniel.


tapi aku masih normal mbok, aku masih waras untuk melakukan dosa sebesar itu." jawab Nisa.


"Bagaimana sekarang kondisi Jihan?" tanya Mbok Sri.


"Tentu saja kondisinya tidak mungkin baik, mbok. kemungkinan besar Mbak Jihan benar-benar tertekan saat ini." jawab Nissa.


"Apa tidak sebaiknya kita ke kota saja, Nisa?" tanya Mbok Sri.


"Aku tidak bisa mbok,mbok tahu sendiri kan kalau aku harus mengawasi pabrik konveksi di sini." jawab Nissa.


"Kau benar, Jihan sudah mempercayakan pabrik konveksi itu padamu, jadi kau harus menjalankannya baik-baik." jawab Mbok Sri.


Terlihat Nisa tidak percaya kalau Daniel akan melakukan sesuatu untuk melukai istrinya, beberapa warga yang mengetahui bagaimana sifat jelek dari Erwita.., tentu saja mereka sudah mempunyai pikiran kalau wanita itu pasti menjebak Daniel.


"Tidak mungkin, Mas Daniel adalah orang yang baik, dia tidak mungkin melakukan hal bejat seperti itu." ucap Ibu Cece.


"Kau tahu sendiri kan Bagaimana sifat dari Erwita itu, bahkan suaminya saja menceraikannya karena dia berani berselingkuh dibelakang suaminya." jawab Ibu Ana.


"Kita harus membantu Mas Daniel dan Mbak Jihan, aku yakin Mas Daniel bukan orang seperti itu." ucap Ibu Lita yang benar-benar sangat bersemangat untuk membela Daniel.

__ADS_1


Daniel sudah lama berada di desa itu, tentu saja mereka sangat tahu bagaimana sifat dari pria itu. pak RT, bahkan pria tua itu tidak percaya kalau Danil adalah pria brengsek yang mempunyai pikiran kotor.


"Bagaimana cara kita untuk membantu itu mas Daniel sama Mbak Jihan?" tanya Pak RT.


"Apa sebaiknya kita menyuruh Putra RT ke kota saja?" tanya Bu Cece.


"Benar, aku akan menyuruh Deni ke kota dan menanyakan hal itu kepada mereka berdua, aku yakin kalau Mas Daniel tidak akan melakukan hal kotor seperti itu." jawab Pak RT yang kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.


"Beberapa warga yakin kalau Erwita dan Pak lurah menjebak Denis, kita harus menolong Mas Daniel. aku yakin pak lurah mempunyai pikiran licik untuk menghancurkan Mas Daniel." ucap para ibu-ibu yang bekerja di konveksi tempat Jihan.


"Nggak mungkin, bahkan Mas Daniel itu adalah pria paling alim, dia selalu sopan dan tidak mau mendekati wanita yang bukan istrinya. Dia selalu menghormati para wanita muda ataupun tua." ucap beberapa pria tua.


Di tempat lain terlihat Jihan benar-benar merasakan sakit hati yang sungguh luar biasa, dia tidak pernah mengira kalau hal seperti ini akan terjadi.


"Apa yang Sedang dilakukan oleh istriku, Ayah?" tanya Daniel kepada ayah mertuanya.


"Tentu saja istrimu menyembunyikan dirinya di dalam kamar. dia masih syok, pikirannya masih tidak bisa berpikir dengan normal." jawab ayah Jefri.


Tak berselang lama terlihat Erwita kembali kerumah ayah Jefri, wanita itu bersikukuh untuk meminta pertanggungjawaban Daniel.


"Apa yang harus aku pertanggungjawabkan? Sedangkan aku tidak pernah merasa melakukan hal itu padamu." jawab Daniel.


"Kau benar-benar kurang ajar, Mas. kau pria brengsek!" seru Erwita.


"Aku tidak peduli jika kau mengatakan hal itu padaku, namun yang jelas aku bukanlah pria yang suka melakukan hal itu ataupun Aku adalah seorang pria yang akan melukai hati istriku!!" seru Daniel.


Emosi Daniel terlihat sudah memuncak ketika Erwita terus-menerus meminta pertanggungjawaban padanya. Ayah Jefri nampak hanya terdiam, pria itu tidak ingin menolong menantunya,


Terlihat Ayah Jefri terus memperhatikan cara bicara Erwita yang begitu licik,


"Ternyata putri dari Budiman benar-benar sama persis dengannya." ucap Ayah Jefri dalam hati. saat melihat semua yang dilakukan oleh Erwita.

__ADS_1


"Aku tidak peduli, Mas. yang penting kau harus bertanggung jawab atas semua yang kau lakukan padaku!!" seru Erwita.


"Mengapa aku harus bertanggung jawab, aku tidak pernah melakukannya." jawab Daniel yang kembali. pria itu tetap bersikukuh mengatakan kalau dia tidak pernah melakukan hal itu, karena pada kenyataannya memang Daniel tidak pernah melakukan semua yang di dituduhkan oleh Erwita. Jihan yang berada di dalam rumahnya di lantai 2,tampak wanita itu mendengarkan suara teriakan dari Erwita.


"Ya Allah.., kenapa semuanya harus seperti ini. Apa salahku? mengapa kau harus memberikan aku cobaan seperti ini." ucap Jihan. hatinya benar-benar begitu galau, dia tetap tidak percaya kalau suaminya melakukan hal itu. Ayah Jefri yang bersama dengan Daniel terlihat pria itu juga Mulai geram dengan semua yang di lakukan oleh Erwita. seketika Ayah Jefri meminta salah satu petugas keamanan yang ada di rumahnya untuk menyerap Erwita keluar dari rumah tersebut.


"Lihat saja, aku pasti akan melaporkan kamu ke polisi, aku akan menuntutmu!" seru Erwita.


"Tuntut saja aku seperti yang kau inginkan, namun aku tidak akan mau mengakui semua yang telah Kau tuduhkan padaku." jawab Daniel.


Ayah Jefri menatap Daniel, pria tua itu sangat yakin kalau menantunya bukanlah orang seperti itu.


"Aku akan berbicara dengan istrimu dahulu, tadi aku dapat telepon dari Mbok Sri kalau wanita itu akan ke sini." ucap Ayah Jefri.


"Iya,Ayah. aku benar-benar sangat tertekan saat melihat istriku tidak mau menatapku, dia meninggalkanku. dia mengacuhkan ku, aku tidak mau istriku berpikiran kalau aku ini benar-benar pria brengsek." ucap Daniel.


"Tenanglah, Daniel.Jika benar kau tidak melakukannya pasti Tuhan memberikan kita jalan keluar." jawab ayah Jefri.


Malam itu Mbok Sri sudah datang di rumah Ayah Jefri.


"Assalamualaikum!!" seru Mbok Sri.


"Waalaikumsalam, Mbok." jawab ayah Jefri.


"Masuk mbok!!" seru Daniel yang sudah mendatangi Mbok Sri dan mencium tangan wanita tua itu.


"Bagaimana kabarmu, Daniel?" tanya Mbok Sri.


"Seperti yang mbok lihat sendiri." jawab Daniel.


** bersambung **

__ADS_1


mohon dukungannya selalu, like, komen dan voteπŸ€—πŸ˜Šβ€οΈβ€οΈβ€οΈπŸ‘πŸ‘πŸ‘ terima kasih πŸ’‹πŸ’‹


πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2