
"Kalian intai gadis itu, aku tidak akan melepaskan dia!" ucap Luki.
Pria tua yang sudah berumur 40 tahun itu benar-benar sangat menyebalkan. Bagaimana tidak, dia begitu tergila-gila kepada Jihan yang masih belia. walaupun sudah tiga kali Jihan menolak lamaran pria tua itu.
"Tak akan kubiarkan kau bahagia bersama dengan pria itu, lihat saja akan ku buat kau menderita bahkan akan dicelakai pria yang telah menikahimu." ucap Luki. pria itu berdiri sambil memandang pintu kaca yang ada di rumahnya, dia memutuskan akan ke desa tempat keberadaan Jihan. dia akan membuat Gadis itu hancur sehancur-hancurnya, dengan segala cara Luki akan membuat Jihan menderita karena sudah tiga kali Jihan menolak lamarannya.
"Apakah tuan aku akan ke desa tempat Nyonya Jihan berada?" tanya anak buah Luki.
"Jangan panggil Dia Nyonya selagi wanita itu belum menikah denganku, tidak ada yang boleh memanggilnya Nyonya. dia akan dipanggil Nyonya Jika dia sudah menjadi istriku!" seru lucky yang benar-benar sangat marah karena anak buahnya memanggil Jihan dengan sebutan Nyonya.
"Baik Tuan." jawab anak buah Luki. pria itu tidak akan membiarkan siapa pun menjadikan Jihan miliknya, kebanyakan dari para pria yang mendekati Jihan mereka semuanya akan terluka bahkan beberapa diantara para pria itu mendapatkan sebuah surat ancaman ataupun video asusila atau foto asusila mengenai Jihan bersama dengan beberapa pria.
"Sekarang giliran pria itu yang akan merasakan apa yang dirasakan oleh para pria lain yang mencoba mendekati gadis-gadis kecil kesayanganku." ucap Luki.
Salah satu anak buah Luki terlihat hanya diam saja, dia tidak pernah mengira kalau bosnya adalah seorang pria yang begitu aneh. bahkan bisa dibilang dia adalah pria yang sangat posesif kepada seorang wanita. padahal wanita yang dia sukai tidak pernah membalas cintanya sama sekali.
__ADS_1
"Apa kekurangan pria ini? usianya sudah matang, kaya dan dia bisa memilih ribuan wanita yang ada di luar sana. mengapa dia harus selalu mencelakai orang-orang yang hendak mendekati nyonya Jihan." ucapan anak buah lucky dalam hati.
2 hari kemudian
"Bagaimana bisa kalian melakukan kebodohan seperti ini, Apakah kalian sengaja merusak perhiasan-perhiasan ini!" seru Daniel yang benar-benar sangat marah karena salah satu anak buah Pak Budiman terus menerus merusak perhiasan perhiasan di pabrik Jihan.
"Maafkan saya Tuan, saya tidak bermaksud seperti itu." ucap si pria.
"Aku tahu kalau kau sengaja merusak perhiasan ini, bukan?!" seru Daniel.
"Mana mungkin aku melakukannya Tuan, saya hanyalah seorang yang bekerja dan membutuhkan uang untuk menafkahi keluarga saya." jawab si pria.
Jihan tidak mengeluarkan sepatah kata pun, wanita itu terus menatap sang suami yang terlihat benar-benar sangat murka karena salah satu pekerja yang ada di di pabriknya terus berusaha untuk menghancurkan produksi perhiasan.
"Aku bisa membawamu ke penjara dengan tuduhan pengerusakan dan akan ku buat tuduhan itu berlanjut kepada keluargamu. Aku mau tahu bagaimana kelanjutan dari hidupmu." ucap Daniel.
__ADS_1
Satu kata, tapi kata-kata itu benar-benar membuat si pria pekerja yang ada di pabrik Jihan nampak tidak bisa menjawabnya.
"Kami tahu kalau kau adalah anak buah Pak Budiman, salah satu orang yang ditugaskan untuk menghancurkan pabrik perhiasan milik ku." ucap Jihan yang kemudian mendatangi pria itu. satu perkataan dari Jihan membuat pria itu sangat terkejut. Jadi selama ini mereka berdua sudah mengetahui kalau dia adalah anak buah Pak Budiman.
"Saya tidak mengerti apa maksud tuan dan nyonya." ucap si pria.
"Baiklah kalau begitu, kalau kau masih bekerja seperti itu maka jangan salahkan aku jika kami akan menjebloskan mu ke penjara hari ini juga." Jawab Daniel yang kemudian memencet tombol yang ada di ponselnya untuk menghubungi salah satu petugas polisi.
"Apakah anda mengertak saya?" tanya si pria.
"Tentu saja kami tidak mengertakmu, Kalau kau tidak percaya lihat saja karena kami sudah menemukan beberapa bukti-bukti untuk menjebloskan mau." jawab Jihan.
Erwita yang sudah mengetahui mengenai salah satu anak buah dari ayahnya sudah tertangkap, dengan segera Gadis itu menghubungi ayahnya untuk memberi tahu mengenai masalah pengerusakan perhiasan.
"Ayah harus cepat-cepat melaksanakan rencana kita yang selanjutnya, kita cepat pria itu agar dia tidak bisa bergerak dan menjadikanku istrinya." ucap Erwita yang sedang berbicara dengan ayahnya di balik telepon.
__ADS_1
"Kau tenang saja, aku akan melakukan seperti yang telah aku katakan." jawab Pak Budiman. sebuah rencana yang akan membuat hubungan Jihan dan Daniel semakin tidak terpisahkan.
** bersambung **