
"Ada apa sih sayang? kenapa kau membuka pintu dengan begitu kasar, Apakah ada sesuatu yang membuatmu sangat terkejut seperti itu?" tanya Daniel kepada sang istri.
"Tentu saja aku sangat terkejut sekaligus kebingungan." jawab Jihan.
"Ada apa? memangnya ada apa?" tanya Daniel.
"Apakah kau tahu kalau ada seorang wanita yang sudah berada di dekat kita, wanita itu mengaku sebagai suamimu!" seru Jihan.
"Apa! istri, istri siapa?!" seru Daniel yang benar-benar sangat terkejut.
"Kenapa kau sangat terkejut seperti itu? Apakah kau tidak ingin bangun dan melihat Siapa wanita yang mengaku sebagai calon istrimu itu?!" seru Jihan.
"Calon istri? yang benar yang mana Sayang? tadi kau bilang istri, sekarang calon istri?" tanya Daniel.
"Cepat bangun, aku tidak terima karena ada seorang wanita yang mengaku sebagai calon istrimu. kalau dia calon istrimu lalu aku ini apa!!!" seru Jihan yang membuat Daniel tidak bisa mengatakan apapun.
"Kok gitu sih sayang." ucap Daniel.
"Kok gitu, Kok gitu. Tentu saja aku yang harus bertanya. Bagaimana bisa ada wanita lain yang mengaku sebagai calon istrimu? lalu aku ini apa!!" teriak Jihan dengan suara yang begitu keras.
Mbok Sri dan Nisa yang berada di ruangan sebelah, nampak mereka berdua menutup telinganya, suara teriakan dari Jihan benar-benar bagaikan speaker aktif yang bisa merusak gendang telinga.
"Cepat bangun dan ikut aku melihat wanita itu!" seru Jihan.
"Iya,Iya Sayang. sebentar Aku pasti akan ikut denganmu." ucap Daniel yang kemudian membereskan pakaiannya. dengan segera Jihan menarik tubuh Sang suami, memegangnya begitu erat karena dia benar-benar penasaran Siapa wanita yang Berani mengakui suaminya sebagai calon suami wanita itu, saat mereka hendak keluar terlihat suara ketokan di pintu rumah Jihan.
Tok..
Tok..
Tok..
__ADS_1
suara ketukan di pintu rumah Jihan.
"Siapa dia? siapa yang bertamu ke rumah kita?" tanya Jihan.
"Aku tidak tahu, Sayang. kita kan belum membuka pintunya." jawab Daniel.
"Siapa yang bertamu ke rumah kita, Mbok?" tanya Jihan kembali.
"Ya mbok nggak tahu, La wong mbok aja belum buka pintunya." jawab Mbok Sri.
Sesaat kemudian Mbok Sri membuka pintu rumah tersebut, terlihat di sana seorang wanita sudah berdiri di depan pintu.
"Apakah benar ini rumah Mas Daniel?!" seru si wanita.
Mbok sri menatap wanita yang berpakaian begitu minim dan seksi itu dari ujung kepala hingga ujung kaki.
"Kamu ini siapa ya?" tanya Mbok Sri.
"Apakah benar ini Rumah Daniel?!" seru wanita itu kembali.
"Iya, rumah ini milik Pak Jefri. tapi Daniel yang yang menempatinya kan?!" seru wanita asing yang terlihat begitu ngotot.
Saat mendengar suara teriakan wanita itu, terlihat Jihan langsung berjalan kearah pintu. seorang wanita dengan dandanan yang begitu menor, pakaian yang begitu seksi bahkan terlihat tubuhnya seperti tidak memakai pakaian sama sekali.
"Kau sedang mencari Siapa?" tanya Jihan kepada wanita asing itu.
"Aku mencari Daniel." jawab wanita itu.
"Memangnya ada urusan apa?" tanya Jihan kembali.
"Aku adalah calon istri dari Daniel, aku ke sini karena ingin meminta pertanggung jawaban pria itu!" seru si wanita.
__ADS_1
Mbok sri dan Jihan nampak saling menatap satu sama lain,
"Meminta pertanggungjawaban Apa maksudmu?" tanya Mbok Sri.
"Katanya pria itu akan menikahiku, aku menunggunya berbulan-bulan lamanya. dia tidak pernah datang setelah dia melakukan sesuatu padaku." ucap si wanita dengan raut wajah yang begitu sedih.
Jihan menatap wanita itu, kemudian beralih menatap suaminya yang berada di dalam rumah.
"Kamu segera pergi dari rumah ini atau kau perlu aku lempar!" seru Jihan.
"Siapa Kau, berani sekali kau mengatakan hal itu padaku? Apakah kau pembantu di rumah ini?!" seru si wanita.
Mbok Sri yang mendengar perkataan wanita itu, nampak dia sedikit tersulut emosi. "Jaga bicaramu ya, dia adalah pemilik Rumah ini!" seru mbok sri.
Sesaat kemudian karena sangat penasaran, Daniel berjalan ke pintu rumah itu, terlihat disana seorang wanita sudah berdiri dengan memakai pakaian yang begitu super duper seksi
Tatapan mata si wanita menatap Daniel yang baru keluar Mas Daniel!" seru si wanita.
Sesaat kemudian nampak wanita itu hendak mendekati Daniel, karena Jihan melihat hal itu seketika Jihan menarik tubuh suaminya.
"Siapa Kau, berani sekali kau mau memeluk suamiku!" seru Jihan.
Terlihat Daniel yang sedikit mengingat-ingat Siapa wanita yang ada di depannya itu.
"Bukankah kau nona Lola?" tanya Daniel kepada wanita itu.
Wanita yang bernama Lola terlihat tersenyum, dia tersenyum begitu manis sehingga membuat Jihan menatap suaminya kemudian menatap Lola.
"Siapa dia, Mas?!" seru Jihan.
"Yang aku tahu dia adalah salah satu model perhiasan di perusahaan ayah Jefri." jawab Daniel.
__ADS_1
"Mas Daniel ke mana saja sih..., tidak pernah memberikan aku kabar setelah berjanji untuk menikahi ku!" seru Lola yang membuat Daniel langsung menatap wajah istrinya yang begitu menakutkan.
** bersambung **