IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU

IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU
Kecemburuan Jihan


__ADS_3

Duk..


Jihan yang menabrak seseorang, wanita itu menatap siapa gerangan pria yang sudah menabraknya.


"Ngapain kamu ke sini!" seru Jihan yang melihat Daniel sudah berada di depan matanya.


Sedangkan Daniel nampak pria itu sangat terkejut karena Jihan sangat marah padanya. "Tentu saja aku menjemputmu." jawab Daniel.


"Siapa yang menyuruhmu untuk menjemputku?!", seru Jihan.


"Ya tidak ada, memang aku ingin menjemputmu. kau kan istriku." jawab Daniel.


"Aku tidak ingin kau jemput, pergilah lagipula yang aku tahu dari Mbok kalau kamu sedang ada tamu di rumah." ucap Jihan dengan nada suaranya sedikit kasar.


"Oh ya, memang tadi di rumah banyak tamu. para karyawan dari pabrik...,"perkataan Daniel yang belum selesai nampak langsung dipotong oleh Jihan Karena Wanita itu benar-benar marah ketika mendengar kalau suaminya mendapat tamu para pekerja wanita.


"Tuh kan...., apa yang dikatakan oleh Mbok Sri benar. ternyata dia lebih senang berada di rumah bersama para wanita itu daripada menjemputku." gerutu Jihan dalam hati sambil meremas tangannya. "Lalu ngapain juga kamu menjemputku kalau kamu sedang sibuk!" seru Jihan sambil menunjuk dada suaminya.


"Ya tentu saja aku harus menjemputmu, Lalu kau mau dijemput siapa?" tanya Daniel sambil tersenyum.


"Tidak usah, masih banyak taksi online. banyak pekerja di rumah serta ada Deni yang mau menjemputku." jawab Daniel.


"Kelihatannya Deni tidak bisa menjemputmu, karena tadi dia bilang dia lagi keluar kota Karena ada urusan mendesak." jawab Daniel sambil manggut-manggut dan tersenyum.

__ADS_1


"Kamu ngapain lagi ke sini? aku males banget lihat wajahmu." ucap Jihan sambil menatap ke arah lain. padahal Daniel ke tempatnya sedikit terlambat karena pria itu harus mengurus proses pemulangan dirinya dan pembayaran.


"Jangan banyak bicara, kalau gitu lebih baik kita segera pulang." ucap Daniel yang kemudian menarik koper Jihan.


"Tuh kan..., dia lebih memilih menarik koper daripada naik tanganku. kelewatan tuh orang Masa dia memperlakukan aku seperti pembantu di belakangnya, dia lebih memilih jalan bersama Mbok Sri lagi." gerutu Jihan lagi dengan raut wajah yang begitu kesal. Mbok Sri yang melihat hal itu nampak dia ingin memanas-manasi Jihan agar wanita itu lebih menampakan kecemburuannya.


"Oh ya nak Jihan, Apakah kamu tahu kemarin malam yang datang ke sini itu adalah anaknya Pak lurah loh." ucap mbok sri.


"Yang mana Mbok?" tanya Daniel.


"Gasih cantik yang masih kuliah itu." jawab mbok sri.


"Oh itu ya." jawab Daniel yang tidak menghiraukan kepada perkataan Mbok Sri.


"Kenapa juga nak Jihan harus tidur, dia kan kan bisa tahu gimana wajah dari anak pak lurah yang masih muda itu." ucap Mbok Sri kembali.


Hati Jihan benar-benar panas, sudah pagi buta disuguhi dengan kabar Daniel yang didatangi oleh pekerja wanita. ternyata ada lagi kalau tadi malam ada tamu Putri Pak lurah.


"Apaan sih banyak banget, itu suami kok bisa sih dia melakukan hal itu padaku." guman Jihan dalam hati.


Kalau bisa dikatakan Jihan sekarang bisa diumpamakan kompor elpiji yang apinya begitu besar.


"Kau itu berniat menjemputku atau menjemput koper Ku?!" teriak Jihan yang tiba-tiba. Hal itu membuat Daniel langsung menghentikan langkah kakinya dan menatap istrinya yang sangat marah.

__ADS_1


"Ya tentu saja aku menjemputmu." jawab Daniel .


"Lalu ngapain aku ditinggal di belakang, Bukannya kau harus membantuku berjalan atau menolongku? lalu Mengapa kau lebih memilih menolong koperku daripada aku!" teriak Jihan yang tidak terima. Daniel nampak terhenti, langkah kakinya dan menatap sang istri. langkah kaki Daniel mulai berputar dan hendak mendekati istrinya yang daritadi ngomel tidak jelas.


"Kalau begitu ayo kamu apa? kamu aku gendong atau perkataan Daniel yang belum selesai dengan segera Jihan mendorong tubuh suaminya dan berjalan terburu-buru meninggalkan Daniel dan Mbok Sri. Mbok Sri yang melihat perlakuan seperti itu.


Tentu saja Wanita itu benar-benar sangat bahagia.


"Ternyata umpannya benar-benar pas." ucap mbok Sri dalam hati sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Ternyata wanita tua itu mendapatkan tugas dari Pak Jefri agar putrinya kesal dan cemburu.


"Kenapa dia marah-marah seperti itu, memangnya apa salahku?" tanya Daniel kepada Mbok Sri.


"Kamu itu pria bodoh, suami tidak pengertian suami tidak punya perasaan." jawab Mbok Sri yang kemudian meninggalkan Jihan.


"Kenapa aku dimarahi Mbok?!" seru Daniel yang kemudian berjalan dengan tergesa-gesa untuk mengejar Mbok Sri.


"Itu namanya cemburu, istrimu itu lagi cemburu padamu gara-gara para tamu yang berkunjung ke rumah dan ke rumah sakit." jawab mbok sri yang membuat Daniel tersenyum.


"Mbok yakin?" tanya Daniel.


"Pria bodoh tidak pengertian, tidak tahu diri." jawab mbok sri yang kemudian mencubit lengan Daniel. "Maka dari itu jadilah suami pengertian, buat istrimu itu malu-malu kucing dan mencintaimu hingga mengakar." jawab Mbok Sri yang kemudian menyuruh Daniel untuk segera mengejar istrinya. Karena Wanita itu juga tahu Jihan adalah sosok wanita yang benar-benar tidak akan pernah mau menunggu.


** bersambung **

__ADS_1


__ADS_2