IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU

IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU
Dasar sundel bolong kurang ajar


__ADS_3

Beberapa hari ini Jihan dan Daniel terus mencari bukti-bukti mengenai Kejadian beberapa minggu ini, terlihat Ayah Jefri juga sangat kebingungan karena setiap hari Rita terus memaksanya untuk menikahi dirinya. Rita selalu mengatakan dia tidak ingin dianggap wanita murahan, wanita yang ditolong lalu di ditiduri seenaknya oleh ayah Jefri.


Beberapa warga tidak percaya dengan berita simpang siur yang terjadi pada ayah Jefri, karena mereka sangat mengenal bagaimana sosok Ayah Jefri yang sebenarnya. Pak RT juga benar-benar tidak akan percaya kalau Ayah Jefri adalah sosok pria yang tidak mempunyai moral, karena Ayah Jefri adalah seorang pria mempunyai prinsip yang begitu kokoh. tidak mungkin hanya karena seorang wanita Ayah Jefri akan melakukan sebuah kesalahan yang akan mempermalukan dirinya.


Sekitar 15 tahun lamanya Ayah Jefri lebih memilih menyendiri tanpa Mencari pengganti istrinya, buktinya sampai sekarang Ayah Jefri tidak pernah sekalipun coba untuk mencari sosok wanita lain untuk menggantikan sang istri. karena itu Pak RT dan yang lain tidak percaya kalau Ayah Jefri melakukan hal itu. Jihan juga sudah menceritakan semua kejadian yang menimpa Ayah Jefri kepada Pak RT dan ibu-ibu yang dijuluki dengan trio cerewet.


Ibu Cece, ibu Lita dan Ibu Ana ketiga wanita itu juga tidak akan percaya karena Ayah Jefri bukanlah sosok seorang pria yang tidak sopan.


"Aduh, aduh...,gimana sih.., ini dunia Kenapa banyak sekali wanita-wanita tidak tahu diri. wanita-wanita gatel yang selalu mencari pria kaya untuk dijadikan target sasarannya." cerocos Ibu Cece.


"Iya Bu, aku kesel banget sih.., dulu aja Erwita menjebak Mas Daniel dengan jebakan yang benar-benar tidak tahu diri. dia menggunakan tubuhnya untuk menjebak mas Daniel dan membuat Mas Daniel berpisah dari bos kita." balas Bu Ana.


"Kau benar Bu Ana, kenapa ya orang-orang zaman sekarang tidak memikirkan mengenai harga diri mereka. mereka selalu menggunakan 1000 cara untuk mendapatkan keinginan mereka. Apakah mereka tidak mempunyai pemikiran 1000 kali untuk menjadi wanita baik-baik atau untuk menjadi wanita normal dengan menggunakan cara yang sehat." ucap Bu Lita.

__ADS_1


"Iya Bu, aku benar-benar sangat kesal saat mendengar berita hari ini, kemarin Mas Daniel. sekarang Pak Jefri. besoknya lagi siapa?jangan-jangan nanti sasarannya pak RT." tunjuk bu Cece kembali yang membuat Pak RT langsung memukul pundak bu Cece dengan lembaran undangan rapat desa.


"Hus,, hus, hus, jangan bicara kayak gitu dong Bu. ngapain juga saya diikut ikutin." jawab Pak RT.


"Bapak kan juga laki-laki, apa Bapak bukan laki-laki tulen?" tanya Bu Lita yang membuat Pak RT benar-benar menggelengkan kepalanya. trio cerewet ini benar-benar sangat luar biasa jika sudah berkumpul ataupun membicarakan sesuatu. bahkan mulut mereka bisa membicarakan satu permasalahan hingga berhari-hari dan berjam-jam lamanya.


"Ya sudah kalau begitu, Pak RT. kita harus membantu Mbak Jihan untuk mendapatkan informasi mengenai kejadian yang menimpa Pak Jefri. Pak RT tahu sendiri kan kalau mbak Jihan itu adalah orang yang paling royal di dunia ini. buktinya kita membantunya mengenai Erwita aja aku mendapatkan bonus motor, suamiku mendapatkan pekerjaan. Putra Pak RT juga mendapatkan pekerjaan, anak Bu Cece dan bu Cece mendapatkan kerjaan. suami, bu ana juga mendapatkan pekerjaan. kita semuanya mendapatkan keberuntungan semenjak kita dekat dengan mbak Jihan." ucap bu Cece yang terus-menerus berbicara tanpa ada titik dan komannya.


"Kalau berbicara dengan ibu-ibu Tentu saja aku kalah, akan kalah lebih baik Aku mengalah daripada aku harus mendapatkan siksaan batin karena terus-menerus diceramahi oleh kalian." ucap pak RT yang kemudian memijit dahinya. terlihat sekali kalau Pak RT benar-benar sangat pusing, benar-benar begitu pusing karena semua ceramah yang diberikan oleh wanita trio cerewet tersebut.


"Karena itu Pak, bapak kan anggota dari Desa, dewan Desa ini, bapak itu cari informasi yang lebih detail." sindir Bu Lita yang membuat Pak RT tidak bisa mengatakan apapun.


"Ini namanya ibu-ibu memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah yang lebih besar." ucap Pak RT kepada 3 ibu-ibu tersebut.

__ADS_1


"Kita itu tidak mengharapkan apapun, Pak RT. coba pak RT bayangkan jika Mbak Jihan dan pak Jefri terus-menerus seperti ini. mereka akan depresi, jika mereka depresi mereka tidak akan bisa bertanggung jawab kepada perusahaannya. lalu perusahaannya tutup, setelah tutup Bagaimana nasib kita semuanya, Pak RT?" tanya Bu Cece yang membuat Pak RT juga memikirkan apa yang dikatakan oleh wanita tua tersebut.


"Sudah lah Pak RT, pak RT setujui saja mengenai hal ini. Benar apa yang dikatakan oleh ibu-ibu ini, jika Pak RT tidak membantu Mbak Jihan dan keluarganya lalu Bagaimana nasib kita kalau kita tiba-tiba menjadi pengangguran? Bagaimana..., bagaimana jika pabrik perhiasan ditutup? pak RT juga akan ikut dipecat, Putra Pak RT juga akan dipecat karena perusahaan pakaian ini ditutup." ucap Bu ana yang benar-benar membuat Pak RT baru tersadar kalau kata-kata dari ketiga wanita cerewet itu benar adanya.


"Baiklah kalau begitu, Bu. misi kita berempat sekarang adalah mencari tahu mengenai siapa sebenarnya Rita, jika kita sudah mengetahui siapa sebenarnya Rita, maka kita akan membuat rapat di tempat ini." jawab Pak RT yang kemudian menyuruh ketiga ibu-ibu cerewet untuk segera pergi dari rumahnya. terlihat sekali kalau Pak RT benar-benar dibuat pusing oleh ketiga ibu-ibu tersebut.


"Baiklah kalau begitu, Pak RT. kami pulang dulu, jangan lupa nanti informasinya bagi pada kita, jangan dibawa sendiri, bahagia sendiri kalau susah cari cari kita bertiga. ya kan ibu-ibu!!" seru bu Ana.


"Benar." jawab Bu Cece yang membuat Pak RT menghela nafasnya begitu kasar.


"Sudah, Sudah Bu. lebih baik kalian pulang nanti dicari suami kalian, pulang kerja kok langsung ke sini. kalian tuh nggak capek apa udah kerja capek-capek setelah itu malah kesini bergosip denganku lagi..," gerutu pak RT yang membuat Bu Cece melotot kepada Pak RT.


"Bapak kalau diajak bergosip juga senang kan? malah bapak itu pria kok sukanya gosip." sindir Bu Cece yang membuat Pak RT nampak terdiam.

__ADS_1


"Iya pak, bapak itu sukanya menganggap kita suka bergosip. bapak aja kalau bergosip sama kita sampai berjam-jam lamanya loh..," sindir Bu Ana yang membuat Pak RT tidak bisa menjawab Perkataan wanita itu.


** bersambung **


__ADS_2