IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU

IJINKAN AKU BAHAGIA BERSAMAMU
Sisi lain dari pak Budiman (pak lurah)


__ADS_3

"Apakah kamu jadi membayar seseorang untuk memata-matai para pekerja di pabrik?" tanya Jihan.


"Iya, kalau kita sendiri yang berjalan maka mereka akan mencurigai kita karena terlalu sering berada di pabrik. tapi jika kita membayar seseorang mereka tidak akan mencurigai hal itu karena mereka teman satu pekerjaan." jawab Daniel.


"Baguslah kalau begitu, lebih baik seperti itu daripada kita melakukannya." jawab Jihan.


"Kau tidak perlu takut seperti itu, apakah kau menghawatirkan sesuatu?" tanya Daniel kepada sang istri.


"Entahlah, tapi aku merasa takut akan sesuatu." jawab Jihan.


"Memangnya kau takut dengan apa?" tanya Daniel yang terlihat menatap sang istri yang memikirkan sesuatu.


"Entahlah, namun Entah mengapa akhir-akhir ini aku takut sesuatu akan terjadi padamu atau aku." jawab Jihan.


"Kau tidak boleh terlalu memikirkan sesuatu, atau kau takut ada seseorang yang ingin mengambil ku darimu." canda Daniel yang membuat Jihan langsung marah kepada suaminya. "Memangnya kenapa kau marah-marah seperti itu, jika kau takut aku melirik wanita lain Aku suka bilang kan, aku bukan bilang seperti itu." jawab Daniel yang kemudian memeluk sang istri.


"Aku tidak pernah merasakan cinta, aku tidak pernah mencintai seorang pria satu pun. kau adalah cinta pertama yang telah membuatku merasakan debaran di dadaku, Jika kau berani melakukan sesuatu dan melukaiku maka aku akan melakukan sesuatu agar kau menyesal." jawab Jihan yang kemudian meninggalkan suaminya.


Kecemburuan Jihan yang terlalu over protektif kepada suami, membuat Daniel semakin menyukainya.

__ADS_1


Di tempat lain ternyata seorang pria sudah memutuskan untuk menghancurkan perusahaan Ayah Jefri. Pak Budiman adalah Pak lurah yang ada di tempat Daniel berada, pria itu benar-benar adalah pria yang mempunyai dua kepribadian. Bagaimana tidak, di depan semua orang pria itu bersikap begitu baik dan begitu santun. Namun ternyata dia adalah seorang penjahat berkedok Pak lurah yang ada di desa itu.


"Apakah kau sudah menjalankan semua perintah ku?" tanya Pak Budiman kepada salah satu itu anak buahnya yang bekerja di pabrik milik Ayah Jefri.


"Sudah pak, kemungkinan besar perhiasan-perhiasan yang telah saya rusak itu tidak akan laku dan akan membuat nama baik pabrik perhiasan itu gulung tikar." jawab anak buah Pak Budiman.


"Baguslah kalau begitu. Dari dulu aku memang tidak menyukai Jefri yang selalu menang dariku, dia dan aku adalah sahabat namun malah dia yang menjadi pengusaha. sedangkan aku masih tetap berada disini hanya menjadi pegawai Desa saja." jawab Pak Budiman.


"Apakah Tuan yakin kalau mereka tidak akan mencurigai bapak yang melakukan hal ini?" tanya anak buah Pak Budiman.


"Tidak, mereka tidak akan pernah mengira kalau aku adalah orang yang telah membuat semua ini. akan kupastikan pabrik perhiasan milik Jefri hancur di tanganku, setelah itu akan ku rebut pabrik itu dan aku akan menjadi pemiliknya." jawab Pak Budiman sambil tersenyum dan menghisap rokok yang ada di tangannya.


"Apakah ada sesuatu lagi yang perlu saya kerjakan, Pak?" tanya anak buah Pak Budiman.


"Ada apa Pak?" tanya anak buah Pak Budiman.


"Anakku begitu tergila-gila dengan Daniel, bahkan putriku itu seperti gadis tidak waras yang selalu mengejar-ngejar pria yang tidak pernah mencintainya sama sekali." jawab Pak Budiman.


"Lalu, apa yang harus saya lakukan Pak?" tanya anak buah Pak Budiman.

__ADS_1


"Lagi cari temanmu yang sangat tampan, setelah itu minta dia untuk menggoda putri dari Jefri agar wanita itu pergi dari Daniel dan Daniel menjadi milik putriku." perintah Pak Budiman.


"Apakah hanya itu saja Pak?" tanya anak buah Pak Budiman.


"Tentu, hanya itu saja yang harus kau lakukan. setelah itu aku akan mengurus segalanya sendiri." jawab Pak Budiman.


Anak buah Pak Budiman mencari seseorang untuk membuat Jihan bertekuk lutut padanya, seorang pria dari kota. seorang pria yang memang pekerjaannya adalah selalu memperoleh kekayaan para wanita kaya.


Cerita ini akan berlanjut ke arah perdebatan yang semakin seru, dua hari kemudian terlihat Jihan dan dan Daniel pergi ke pabrik perhiasan salah satu mata-mata yang ada di tempat itu sudah berada di sebuah ruangan yang sengaja Jihan siapkan.


"Bagaimana, Apakah kau sudah mengetahui siapa yang menyuruh pria itu?" tanya Jihan kepada orang suruhannya.


"Kelihatannya dia adalah suruhan dari Pak lurah yang ada di desa ini." jawab anak buah Daniel.


"Pak lurah? Apa hubungannya Pak lurah dengan semua ini?" tanya Daniel.


"Pak lurah adalah salah satu sahabat dari Pak Jefri, kemungkinan besar Ini semua adalah sebuah kecemburuan yang membuat pria itu tidak menyukai Pak Jefri." jawab orang suruhan Daniel.


"Apakah kau sudah mendapatkan semua bukti-bukti itu?" tanya Daniel.

__ADS_1


"Belum Tuan, kita akan sangat sulit untuk memperoleh bukti-bukti itu. apalagi pria itu adalah pria yang sedikit berkuasa di tempat ini dan dia juga mempunyai koneksi kuat di beberapa tempat." jawab anak buah Daniel.


** bersambung **


__ADS_2