Indi Go!

Indi Go!
Episode 10


__ADS_3

Masih begitu banyak pertanyaan yang mengganjal di kepala Indi. Seperti, kenapa tempat ini tidak bisa ditemui The Sanctus, apakah para hantu yang bekerja disini digaji, dan apakah kedepannya mereka bisa meninggalkan tempat ini.


Sedari tadi ia berharap agar Lisa bisa membaca pikirannya atau menunjukkan semua jawaban yang ia cari dengan kekuatan pikirannya, seperti mutan di film X-Men.


Sayangnya tidak. Pertanyaan terakhir dari Indi membuat Lisa menjadi sedikit pendiam.


Lisa mengajak Indi melihat asrama UCI. Ada enam gedung asrama. Semuanya dibangun dalam bentuk mansion yang sangat besar.


Kata Lisa penempatan asrama di dasarkan pada kemampuan masing-masing. Meskipun dalam bentuk mansion, setiap bangunan memiliki penampilan dan ciri yang berbeda.


Salah satu mansion sepenuhnya terbuat dari kayu, dan dirambati oleh tumbuhan-tumbuhan menjalar. Tembok salah satu mansion di cat putih bersih, dan tampilannya lebih condong ke laboratorium. Hanya ada satu mansion yang tampak seperti mansion pada umumnya.


Semua asrama berdiri berdampingan, dengan taman hias sebagai pusat asrama yang tereletak di tengah.


“Bagaimana dengan mereka yang memiliki kemampuan lebih dari satu?” tanya Indi.



“Mereka akan ditempatkan di mansion elementum, gedung yang terlihat paling normal di ujung kanan,” jelas Lisa.


Indi memerhatikan asrama itu. Di saat asrama lain dipenuhi oleh anak-anak Indigo, asrama Elementum hanya berisi beberapa anak. Asrama di samping kanan mansion laboratorium berwarna hitam dan dindingnya penuh dengan lumut. Jendela-jendela di bangunan itu terbuka dan tertutup dengan sendirinya, begitu juga dengan pintu. Di dalam terlihat anak-anak yang bercengkrama dengan orang-orang tak berwujud.


“Teman asramamu sudah datang,” kata Lisa yang tiba\-tiba berhenti.



Gadis berambut coklat yang pertama kali ditemui Indi, sedang menghampiri mereka. Ia sepertinya baru saja keluar dari asrama Elementum. Gadis itu tersenyum pada Indi.



“Kau memanggilku Lisa?” tanyanya.



“Catherine dapatkah kau menunjukkan Indi asramanya, aku harus mengurus kegiatan hari ini,” kata Lisa.



“Hei, hei aku belum bilang bahwa aku akan tinggal di sini, aku masih memiliki seorang ayah. Dia pasti sangat panik saat ini. Terima kasih atas keramah tamahan kalian tapi aku harus pergi.” Kata Indi lalu menyunggingkan senyum yang aneh.



“Itu mengingatkanku pada sesuatu,” kata Lisa lalu mengambil koran yang dibawa Catherine, lalu menunjukkannya pada Indi.

__ADS_1


Indi mengambil koran itu lalu air wajahnya berubah.


                          **


Terima kasih buat kalian semua pembaca setia Indi Go! Antusiasme kalian yang bikin aku selalu semangat menulis dan melanjutkan cerita. Aku minta maaf kalau di episode yang ke 10 begitu singkat, tapi tenang aja, aku bakal kasih sedikit bonus yang mungkin dapat menambah sedikit pengetahuan kalian. Cek dibawah ya.


   Biodata singkat pemain Indi Go!




Indi


Nama Lengkap: Indi Elisa Widjaja


Hobi: Baca buku, tapi lebih sering kesurupan.


Zodiak: Libra


Kemampuan: Masih dirahasiakan


Status: Jomblo 15 tahun




Nama Lengkap: Catherine Margaretha


Hobi: Memanah & mempelajari ilmu medis.


Zodiak: Virgo


Kemampuan: Berinteraksi dengan hantu (sejauh yang diketahui)


Status: Menjalin hubungan tanpa status.




Jeannet

__ADS_1


Nama Lengkap: Jeannet Barennd


Hobi: Bermain, Mengganggu, dan Bercerita


Zodiak: Sagitarius


Kemampuan: Belum diketahui


Status: Mati




Lisa


Nama Lengkap: Lisa D' Angela


Hobi: Belajar & Mencipta


Zodiak: Capricorn


Kemampuan: Membaca pikiran orang lain.


Status: Menjalin hubungan rumit.




Rico


Nama lengkap: Richardo Valensio


Hobi: Olahraga


Zodiak: Gemini


Kemampuan: Mengatur emosi orang lain lewat sentuhan.


Status: Mencoba setia.


__ADS_1



Sekian untuk episode 10! Kalau ada pertanyaan bisa langsung tanya di kolom komentar ya. Danke! ✨


__ADS_2