Indi Go!

Indi Go!
Episode 59


__ADS_3

***


“Apa yang terjadi? Kenapa kau bisa begini? Kenapa aku bisa berada disini?” Indi menyerbu Catherine dengan pertanyaan.


Catherine tertawa pelan, suaranya begitu lemah, “Kau masih saja belum merubah kebiasaanmu dalam bertanya,” wajah catherine yang kecoklatan kini tampak pucat. Dibawah matanya lingkaran hitam tampak membekas. Badannya tampak kurus.


“Sepertinya, mereka berhasil menangkapmu,”


Wajah Indi tertunduk. Kesedihan meliputi rautnya. Ia lalu melirik Catherine, “Aku minta maaf,” kata Indi pelan.


“Semua ini terjadi karena aku. Karena aku kau menjadi seperti ini. Aku terlalu bodoh dan lemah untuk bisa mengurus diriku sendiri. Aku meninggalkan Fanny, aku bahkan tak bisa menyelamatkan kedua orang tuaku, aku\-“ Indi tak dapat melanjutkan kata\-katanya.


Pikirannya kalut, perasaannya penuh dengan rasa bersalah. Matanya kini mulai berair. Setelah semua yang ia lalui dan semua kemampuan yang ia kuasai, ia kembali sadar, kalau ia hanyalah manusia.

__ADS_1


“Kau tidak perlu meminta maaf. Karena sedari awal akulah yang salah. Aku sudah melibatkanmu pada semua rencana gila, yang tidak matang. Dan sekarang, kau harus menanggung semua beban dan emosi ini. Aku minta maaf,”


Indi menyeka kedua matanya. Ia mengatur nafasnya. Melihat Catherine membuatnya sadar kalau ia bukan satu-satunya orang yang memiliki segudang masalah, dan kehidupan yang tak lurus jalannya. Gadis itu tampak begitu lemah. Indi mungkin tak akan bisa bertahan jika ia berada di posisi Catherine.


“Apa yang telah mereka lakukan padamu?” tanya Indi.


Dibalik kegelapan, Indi masih bisa melihat seseimpul senyuman Catherine, “Mereka tak berani untuk melakukan sesuatu padaku. Tapi, tapi aku tidak tahu bagaimana kedepannya. Sekarang mereka telah memilikimu dan aku. Sepertinya mereka akan segera bergerak,”


“Mereka? Apa sebenarnya rencana dan tujuan mereka?”


Indi menatap Catherine gugup, “Apa maksudmu The Sanctus?” Menyebut the sanctus membuat Indi mengingat sesuatu, “Kenapa malam itu kau menyelamatkannya? Liona. Kau pasti sudah tahu kalau dia adalah anggota the sanctus kan?”


Cahaya mata Catherine tampak meredup,  Indi dapat merasakan kegelisahannya. Matanya lalu menatap pandangan Indi.

__ADS_1


“Aku minta maaf, seharusnya aku memberitahukanmu tentang ini dari awal. Tapi aku tak bisa. Tidak selama kita berada di UCI. The Sanctus bukanlah tujuan mereka Indi. Meskipun keterlibatan The Sanctus dalam rencana mereka dapat merugikan mereka nantinya,”


Indi menatap Catherine jelas tak mengerti dengan apa yang dia katakan barusan.


“Selama ini Maddam Noella dan beberapa petinggi di UCI terus menanamkan bibit kebencian terhadap The Sanctus, agar anak\-anak Indigo yang ada disini menganggap The Sanctus adalah kelompok orang\-orang jahat yang dipekerjakan oleh pemerintah, demi kepentingan mereka. Tapi sebenarnya, mereka bukanlah tokoh antagonisnya. Pemimpin The Sanctus adalah mantan salah satu petinggi di UCI, bersama Ibumu dan Maddam Noella. Namun 15 tahun yang lalu petinggi UCI yang kusebutkan bersama dengan ibumu membelot, dan meninggalkan UCI karena mengetahui rencana dari Maddam Noella,”


Pupil mata Indi melebar mendengar penjelasan Catherine, “Apa maksudmu? Kalau memang seperti itu bagaimana Mamaku menyuruhku untuk lari ketika hari itu. Hari dimana salah satu anggota The Sanctus hendak membawaku! Karena mereka aku terpisah dengan keluargaku dan harus terjebak dengan semua kegilaan ini,” protes Indi.


Catherine menatap Indi prihatin, “Aku tidak tahu tentang hal itu. Karena itulah kau melakukan perjalanan untuk mengetahui jawabannya dari ibumu. Sampai saat ini aku bahkan tidak tahu kenapa Maddam Noella begitu menginginkanmu dalam rencananya. Tetapi aku yakin kalau semua hal itu berkaitan dengan Ibumu yang meninggalkan UCI 15 tahun lalu. Namun, kau harus tahu, kalau The Sanctus dibentuk bukan untuk mencelakakan para Indigo, tetapi untuk melindungi mereka, dari-“


“UCI,”


Perkataan Catherine dipotong oleh seseorang, yang datang.

__ADS_1


***


__ADS_2