Indi Go!

Indi Go!
Episode 64


__ADS_3

***


Indi masih tak percaya dengan hal yang barusan terjadi. Orang yang membuatnya mengalami perjalanan panjang, orang yang menjadi alasan segala hal ini bisa terjadi, juga orang yang begitu dirindukan Indi. Kini telah ditemukannya.


Pelukan Indi bertambah erat dengan rasa rindunya yang menumpuk. Tanpa disadarinya, titik-titik bening terjatuh dari ujung matanya. Di depannya, Inggrit tampak masih mengenakan topengnya, tapi tak sedetik pun melonggarkan pelukannya pada puteri sematawayangnya.


“Apa yang sebenarnya terjadi?” kata Indi terisak dalam pelukan Ibunya.


Inggrit perlahan melonggarkan pelukannya. Ia membelai kepala Indi. Ekspresinya jelas terhalang oleh topeng yang dipakainya, tetapi auranya benar-benar memancarkan kehangatan.


“Indi awas!”


Inggrit mendorong Indi dengan keras, yang membuatnya terlempar tidak jauh dari situ. Semburan air tampak meledak di tempat Indi berdiri tadi. Apa yang terjadi? Batin Indi.


Di depan Inggrit, tampak dua boneka ventroquist melayang. Indi tampaknya mengenal boneka-boneka itu. Kedua mulut boneka itu terbuka. Di salah satu mulut boneka, tampak tetesan-tetesan air, yang keluar.


“Liona tolong bawa Indi dan Catherine dari sini!” seru Inggrit.

__ADS_1


Liona mengangguk, dengan sigap ia membopong Catherine dan berlari ke arah Indi. Dari jauh Indi melihat, salah satu boneka ventroquist memutar kepalanya ke arah Liona, salah satu tangan boneka itu terangkat, yang membuat Liona dan Catherine mulai melayang dari atas tanah.


“Tidak akan ku biarkan!” teriak Inggrit. Salah satu tangannya diarahkan ke boneka ventoquist itu, dan membuatnya meledak berkeping\-keping.


Pikiran Indi, masih berusaha mencoba mencerna semua yang terjadi. Ia baru saja bertemu dengan Ibunya, dan ia tak ingin hal ini menjadi kesia-siaan. Ia harus tahu apa yang ibunya tahu tentang dirinya. Hal itu merupakan tujuannya selama ini, mencari jawaban.


“Indi! Kita harus menjauh dari sini,” kata Liona.




“Aku tahu, begitu juga ibumu, tetapi sekarang ada hal yang lebih penting yang harus kita lakukan, dan hanya kaulah yang bisa melakukannya. Ingatkah kau tentang penglihatan yang pernah Fanny ceritakan? Sekaranglah waktunya menggenapi hal itu,”


Indi masih menatap Liona tak mengerti. “Selain itu, kita harus melindungi Catherine, dan anak-anak Indigo lainnya!”


Indi masih terdiam dengan perkataan Liona. Ia mengutuki dirinya dan hidupnya. Di depan Indi, ia masih melihat ibunya yang menghancurkan boneka-boneka ventroquist, yang berdatangan satu per satu. Inilah jalan menuju jawaban dari semua pertanyaannya.

__ADS_1


Kepingan-kepingan ingatan mulai terlintas dalam benaknya. Satu per satu memorinya tampak mengarah pada kejadian hari ini. Ia mengedarkan pandangannya ke sekitarnya, dan barulah ia sadari sekarang. Dilihatnya anak-anak Indigo dari UCI yang tampak bertarung dengan orang-orang bertopeng yang mengenakan pakaian serba putih sama seperti dirinya. Dilihatnya orang-orang yang terjatuh dan terkapar dengan penuh luka.


Gadis hantu akan menjadi hantu, peperangan antar darah ungu akan terjadi, dan seorang gadis akan menjadi penentu kemenangan. Namun hati yang beku, akan menjadi tembok penghalang.


Ingatan itu terngiang-ngiang di kepalanya.Sesuatu lalu tampak mendekat dengan cepat dari arah belakang Indi. Di depan Indi, Liona tampak baru menyadarinya. Wajah Liona berubah khawatir.


“Indi dibelakangmu!”


BUM! Boneka itu meledak berkeping-keping. “Sudah kuputuskan,”


Raut Liona tampak tak percaya dengan yang dilihatnya. Di depannya, Indi mulai bangkit. Salah satu tangannya terangkat dan terkepal. Di belakangnya, kepingan-kepingan boneka yang baru saja hancur mulai berjatuhan.


“Aku tak lagi memerlukan jawaban. Akan kubuat sendiri jawaban itu!”


***


Hi guys! Gimana episode hari ini? Semoga sesuai dengan ekspektasi kalian. Oh ya, author cuma mau menginfokan kalau besok Indi Go! Libur dulu ya, soalnya author memperbanyak stok cerita untuk episode-episode berikutnya. Hari Senin Indi Go! Terbit lagi seperti biasa nya. Jangan lupa terus support author dengan memberikan vote dan komentar. Juga dengan share cerita Indi Go! Pada teman-teman kalian. Thank you!

__ADS_1


__ADS_2