
Valeno langsung menghentikan laju mobilnya saat Fillea menyuruhnya untuk berhenti.
"Aku tidak sedang menahan senyumku Lea, hanya saja bibirku kaku," jelas Valeno takut jika Fillea tahu kalau dirinya sedang menahan senyum.
"Apa yang kamu katakan aku tidak mengerti sama sekali Leno,"
"Terus kamu menyuruh aku untuk menghentikan mobil untuk apa?"
"Aku bingung apa yang harus aku bawa untuk buah tangan mommy dan juga daddy kamu ya?" tanya Fillea membuat Valeno langsung menautkan kedua alisnya sambil menatap ke arah Fillea.
"Buah tangan? Apa itu buah tangan?" tanya Valeno membuat Fillea langsung menepuk jidatnya sendiri sambil menatap Valeno yang juga sedang menatap dirinya.
"Ya ampun Leno. Tadi kamu tidak tahu apa itu rentenir sekarang buah tangan pun kamu juga tidak tahu, sebenarnya kamu orang Indonesia apa bukan sih?" tanya Fillea sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
"Ya maaf aku dari kecil sudah tinggal di London sekolah pun disana," terang Valeno membuat Fillea langsung menerangkan kepada Valeno apa itu buah tangan membuat Valeno langsung mengangguk anggukan kepalanya mendengar penjelasan Fillea sambil mengendarai mobilnya kembali.
"Leno kenapa kamu malah melajukan mobilmu aku belum membeli buah tangan untuk mommy dan juga daddy kamu?"
__ADS_1
"Tidak usah membelikan buah tangan, mereka tidak menginginkannya. Mereka hanya menginginkan kamu untuk makan malam bersama,"
"Baiklah dan bagus juga jadi aku tidak perlu mengeluarkan uang untuk membelikan buah tangan bagi mommy dan juga daddy kamu,"
"Perhitungan sekali,"
"Iya dong keluarga kamu itu orang kaya bisa membeli apapun yang kalian inginkan. Kalau aku harus berbagi mending aku berbagi dengan orang yang membutuhkan,"
"Terserah kepadamu, dan jangan bicara lagi suaramu membuat telingaku tercemar," ujar Valeno membuat Fillea sengaja berteriak di telinga Valeno dengan kencang dan Valeno langsung memasang headset di kedua telinganya.
Hingga tidak ada lagi yang berkata dan diam dalam pikirannya masing-masing. Hanya sesekali Valeno melirik Fillea yang duduk disampingnya yang sedang asyik bermain ponsel sambil tersenyum sendiri.
"Siapa kamu melarang diriku, papah saja tidak pernah melarangku,"
"Papah kamu bukannya tidak ingin melarangmu tapi dia tidak bisa melihat kamu bersedih, karena dia tahu itu hobi kamu dari kamu kecil untuk melupakan masa lalu kamu, saat mamah kamu…"
"Diam jangan bicara lagi, atau aku akan turun disini," sambung Fillea memotong perkataan Valeno membuat Valeno langsung menutup mulutnya sambil menatap Fillea yang sekarang terus saja menatap keluar jendela.
__ADS_1
"Maafkan aku…"
"Leno diamlah!" ucap Fillea singkat memotong perkataan Valeno dan tidak ada lagi suara yang keluar dari keduanya hingga keduanya sampai di rumah Valeno. Dan seperti permintaan Valeno sebelumnya, Valeno langsung menggandeng tangan Fillea masuk kedalam rumahnya tanpa ada penolakan dari Fillea membuat mommy dan juga daddy Valeno yang sudah menunggu keduanya langsung tersenyum senang dan semuanya langsung menikmati makan malam dengan lancar tanpa ada kendala setelah sebelumnya Fillea berbincang bincang terlebih dahulu dengan mommy dan juga daddy Valeno.
Fillea yang sedang duduk di ruang tamu setelah selesai menyantap makan malam nya langsung tersenyum saat adik laki-laki dari Valeno datang menghampiri Fillea membuat mommy dan daddy Valeno yang sedang mengobrol dengan Fillea langsung berpamitan dan menuju ke dalam kamarnya.
"Selamat datang kakak ipar, perkenalkan aku Oza," ucap Viyoza adik laki-laki dari Valeno sambil mengulurkan tangannya ke hadapan Fillea membuat Fillea langsung menjabat tangan Viyoza.
"Aku jadi kepo kakak Lea bertemu dengan Leno dimana ka?"
"Tidak usah kepo, sana pergilah daddy memanggilmu," sambung Valeno saat dirinya baru kembali dari dalam kamarnya untuk mengganti pakaiannya membuat Viyoza langsung pergi meninggalkan keduanya.
"Bagaimana? Mommy dan juga daddy ku baik bukan?" tanya Valeno yang sekarang duduk di samping Fillea dan Fillea hanya menjawab dengan anggukkan hingga terdengar suara langkah kaki yang baru masuk ke dalam rumah membuat Fillea langsung menatap ke arah seseorang yang baru masuk tersebut.
*
*
__ADS_1
*
Bersambung...................