Istri Arogan Sang Cassanova

Istri Arogan Sang Cassanova
BAB 33 Cari Tahu


__ADS_3

Valeno langsung menautkan kedua alisnya saat mendapati salah satu pembalap yang baru turun dari podium juga memanggil nama Fillea dan langsung memeluk Fillea saat Fillea sudah mendekat ke arahnya begitupun dengan Fillea yang langsung memeluk balik, walaupun banyak pengawal yang mengawal pembalap tersebut. 


"Bio,"


"Lea," ujar keduanya bersamaan setelah keduanya melepas pelukannya. 


"Selamat Bio lihatlah dirimu sekarang, akhirnya kamu bisa merasakan naik podium dan menjadi idola baru, itu impian kamu yang sudah terwujud selamat,"


"Terima kasih Lea itu juga karena kamu yang selalu mendukungku, kamu kesini dengan siapa?" tanya Fabio pada Fillea membuat Fillea langsung menarik tangan Valeno untuk mendekat ke arah nya. 


"Bio perkenalkan ini temanku, namanya Leno. Aku kemari bersama temanku ini," jelas Fillea sambil memperkenalkan Valeno. 


"Terima kasih sobat kamu sudah berbaik hati menemani kekasihku datang kemari," ucap Fabio sambil menjabat tangan Valeno membuat Valeno langsung mengangkat kedua alisnya sambil menatap Fillea dan juga Fabio bergantian saat keduanya sedang bercanda.


"Lea," panggil Valeno. 


"Iya," jawab Fillea yang langsung menatap Valeno. 


"Sebelumnya terima kasih sobat, aku akan mengantar Fillea pulang ke hotel tempatnya menginap," Sambung Fabio sambil memeluk Fillea dan membawa Fillea menuju GP rooms milik Fabio dengan menggunakan motor yang sudah disiapkan oleh tim motor Fabio. 


Valeno tersenyum sinis menatap kepergian Fillea dan juga Fabio. Saat Fillea dengan mesranya memeluk tubuh Fabio diatas motor. Membuat valeno langsung mengambil ponsel miliknya di dalam kantong celana nya dan menghubungi seseorang. 


"Pak Leno kemana istri pak Leno? Kenapa pak Leno sendirian?" tanya Jimy penasaran saat Jimy menjemput Valeno di sirkuit. Tapi tidak ada jawaban dari Valeno yang langsung masuk ke dalam mobil, begitupun dengan Jimy yang juga ikut masuk kedalam mobil dan tidak menanyakan apa pun lagi tahu kalau Valeno sedang kesal. 

__ADS_1


"Jimy kamu cari tahu semuanya tentang dia," ucap Valeno saat sudah di dalam mobil sambil menunjukkan foto seseorang di dalam ponselnya kepada Jimy. 


"Bukannya ini…"


"Kamu cari tahu semua informasi tentang nya tanpa terkecuali," ucap Valeno memotong perkataan Jimy. 


"Baik pak,"


"Dan sekarang kita pulang,"


"Tapi bagaimana dengan ibu…"


"Nanti dia pulang, sekarang dia sedang bersama dengan temannya," ucap Valeno lagi memotong perkataan Jimy membuat Jimy langsung melajukan mobilnya. 


"Jangan tersenyum padaku begitu, jangan membuat aku terpancing dengan bibir manismu itu Lea,"


"Jangan mesum Bio, aku sangat merindukanmu," ucap Fillea yang langsung menghambur memeluk Fabio. "Terima kasih karena kamu masih setia untukku Bio,"


"Aku akan selalu setia padamu sayang sampai kapanpun, tidak ada yang lain di hatiku, karena sudah dipenuhi oleh namamu Fillea Abraham," ujar Fabio setelah Fillea melepas pelukannya dan Fabio beralih memegang dagu Fillea dan memberikan ciuman singkat di bibir Fillea. 


"Terima kasih," ucap Fillea yang langsung memeluk tubuh Fabio kembali. 


"Lepaskan pelukanmu jangan membuatku khilaf,"

__ADS_1


"Biarkan aku memelukmu seperti ini Bio aku masih sangat merindukanmu,"


"Oke peluk lah sesuka hatimu. Bagaimana dengan teman-teman di Indonesia apa mereka baik-baik saja? Apa mereka masih suka balapan liar?"


"Jangan membicarakan yang lain saat kita sedang berdua," ucap Fillea sambil melepas pelukannya. 


"Jangan bilang kamu juga masih suka ikut balap liar seperti dulu,"


"Tidak tenang saja," 


"Jangan berbohong Lea tatap mataku," ucap Fabio sambil meraup wajah Fillea dengan kedua tangannya. "Aku tahu kamu berbohong Lea. Dan aku sudah memintamu untuk menghentikan hobimu itu,"


"Maaf, dan mulai sekarang aku berjanji aku akan berhenti," ucap Fillea membuat Fabio langsung mendekatkan bibirnya ke bibir Fillea ingin menciumnya sebelum tim motor Fabio masuk membuat Fabio mengurungkan niatnya. Saat tim motor Fabio menyuruh Fabio keluar dari GP rooms untuk melakukan konferensi pers meninggalnya Fillea sendiri di dalam GP rooms yang sudah seperti kamar hotel bintang lima dengan fasilitas yang lengkap. 


Fillea yang bosan berada di ruangan tersebut menunggu Fabio kembali langsung mengelilingi seluruh penjuru ruangan tersebut. Langkah Fillea terhenti sambil menautkan kedua alisnya melihat sesuatu yang berada di atas nakas samping tempat tidur Fabio.


*


Like


*


Komen

__ADS_1


Bersambung............. 


__ADS_2