
"Kamu bisa tidak jangan menyuruh Mario untuk mengikutiku. Aku jadi tidak bebas Leno!" tegas Valery yang tiba-tiba muncul di ikuti Mario dari belakang.
"Itulah tujuan ku,"
"Sial kau," sahut Valery dengan kesal sambil melipat kedua tangannya.
"Ada apa ini?" sambung Lea tidak mengerti apa yang sedang terjadi antara suaminya dan juga saudara kembarnya.
"Ini semua gara-gara suami kamu. Kalau aku terus saja diikuti oleh Mario mana ada pria yang mau mendekati ku. Dan aku akan jadi perawan tua selamanya," jelas Valery. "Lea kamu kasih tau suami kamu itu. Jauhkan Mario dariku oke!"
"Leno_"
"Pus kamu tidak perlu ikut campur. Ini urusan aku dengan Lery dan kamu tidak tahu apa yang telah Lery lakukan," sambung Valeno memotong perkataan istrinya.
"Itu terus yang dibahas aku muak Leno!" teriak Valery dan mengambil kunci mobil yang berada di tangan Mario.
"Lery!"
"Jangan berteriak. Aku ingin pulang mommy menghubungi ku," ujar Valery sambil menunjukkan ponsel miliknya ke arah Valeno. Kemudian dirinya langsung pergi meninggalkan Valeno.
"Aku akan mengikutinya,"
"Tidak usah Mario biarkan saja," ujar Valeno saat Mario akan menyusul Valery. "Kamu belum makan malam bukan? Kamu makanlah dulu,"
"Terima kasih pak,"
"Mario apa yang ingin kamu lakukan?" tanya Valeno saat Mario mendekat ke arah Fillea sambil mengulurkan tangannya.
"Tentu saja aku ingin memberikan selamat kepada istri dari atasanku pak, karena hari ini hari ulang tahun nya,"
"Darimana kamu tahu kalau istriku ulang tahun?"
"Pak Leno tadi pagi bilang suruh membelikan kado untuk istri bapak. Karena pak Leno ingin memberikan kejutan,"
__ADS_1
"Ya Tuhan kenapa kamu mengatakan itu di saat ada istriku disini Mario," ucap Valeno sambil menoyor kepala Mario.
"Maaf Pak keceplosan," sahut Mario sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal. "Maaf Bu Lea. Dan selamat ulang tahun,"
"Mario!"
"Kabur," ujar Mario yang langsung meninggalkan Valeno menuju teman-teman Fillea yang sedang bergurau saat dirinya baru saja menjabat tangan Fillea.
"Sial kau Mario. Bulan depan kamu tidak dapat gaji. Karena berani memegang tangan istriku.
"Bodo amat!" teriak Mario sambil tertawa.
"Leno," Fillea menarik tangan Valeno saat suaminya akan menghampiri Mario. "Jangan posesif begitu aku tidak suka,"
"Maaf istriku. Dan sekarang Mari kita pulang?"
"Nanti saja aku ingin minum jeruk peras bikinan pakde,"
"Tapi itu asam pus,"
"Baiklah," pasrah Valeno dan kembali duduk disamping Fillea sambil menggenggam tangan Fillea.
Mata Adel tidak sedikitpun berkedip menatap Mario yang sedang menyantap makan malamnya tepat di hadapannya dan terus mengamati setiap jengkal tubuh Mario dari ujung kepala hingga ke ujung kaki.
"Ya ampun yang onoh talas bogor aku yakin yang ini lobak jumbo udah putih panjang besar pula. Gimana rasanya ya? Aku ingin mencobanya tidak usah masuk ujungnya saja pasti sudah nikmat, impor punya,"
"Apaan sih Del, pakde tidak menjual lobak," sambung Riki sambil menyenggol lengan Adel yang duduk tepat di sampingnya.
"Diam kau kacang panjang. Panjang doang tapi kecil mana berasa,"
"Kamu ngomong apa sih Del?" tanya Riki sambil memegang kening Adel. "Sepertinya kamu butuh obat Del,"
"Aku tidak butuh obat yang aku butuhkan lobak jumbo yang bisa bikin merem melek," ucap Adel dan matanya masih terus menatap Mario.
__ADS_1
"Dasar mesum," sahut Riki dan juga yang lainnya sambil mendorong bahu Adel.
"Bubur sumsum. Emang ada yang jualan bubur sumsum malam begini aku baru tahu," sambung Mario yang sudah selesai dengan makanan yang berada di hadapannya.
"Lobak bolot!" teriak teman Fillea berbarengan tapi tidak dengan Adel yang terus mengagumi Mario.
"Memang lobak punya kuping?" tanya Mario penasaran.
"Bukan cuma kuping. Tapi punya santan juga," jawab Adel sambil tersenyum ke arah Mario.
"Aneh dan aku baru tahu,"
"Wah harus banyak belajar tentang tanam menanam nih,"
"Menanam lobak dan juga kelapa?"
"Hooh. Mau mencoba?"
"Hancur sudah dunia perjombloan. Bubar grak," sambung Riki yang langsung meninggalkan Adel dan juga Mario diikuti yang lainnya. Membuat Fillea dan juga Valeno yang sadari memperhatikan langsung tersenyum.
*
Like
*
Komen
Bersambung.......
*
Hari ini ga punya jamuran jadi tidak ada yang digantung ya 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
__ADS_1
Tapi jangan lupa kasih like, komen, vote dan juga hadiah sekali kali 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣