Istri Arogan Sang Cassanova

Istri Arogan Sang Cassanova
BAB Aku Suamimu


__ADS_3

"Kamu?" tanya Fillea sambil menatap ke arah Valeno yang sudah berada di dekat Fillea. 


"Kamu masih sakit, ayo kita pulang,"


"Siapa bilang aku sakit? Aku sehat begini. Oh ya kenapa kamu berada di sini? Jangan bilang baru mengikutiku,"


"Untuk apa aku mengikutimu tidak ada untungnya Lea,"


"Yakin?" 


"Iya, untuk apa aku berbohong. Aku sudah lama tidak mengunjungi collosum ini," jawab Valeno yang langsung menahan tubuh Fillea saat Fillea kehilangan keseimbangan. "Sudahlah kita pulang saja, lihat kondisimu belum betul-betul sehat Lea, jangan membantah," ucap Valeno yang langsung membopong tubuh Fillea, membuat Fillea memberontak. 


"Leno, turunkan aku. Malu banyak orang yang melihat kita,"


"Kamu berciuman dan berpelukan di tempat umum dengan kekasihmu kamu tidak malu,"


"Dia kekasihku Leno,"


"Aku suamimu jangan kau lupakan itu Lea,"

__ADS_1


"Iya suami…"


"Tiga bulan, walaupun tiga bulan aku tetap suamimu," sambung Valeno memotong perkataan Fillea dan dirinya langsung menuju mobil. "Kamu pulang dengan Jimy, aku masih ada urusan," ucap Valeno sambil menduduk kan  Fillea di jok mobil. 


"Urusan apa? Perempuan? Tentu apa…" ucapan Fillea berhenti saat Valeno dengan sengaja  mel*mat bibir Fillea membuat Fillea langsung mendorong tubuh Valeno. 


"Leno ja…"


"Aku suamimu aku bisa melakukan lebih dari itu Lea," sambung Valeno yang langsung keluar dari mobil dan menutup pintu mobil dengan kencang dan menyuruh Jimy untuk kembali ke hotel. 


"Aku tahu apa yang harus aku lakukan Lea, tidak ada yang tidak bisa aku lakukan, kamu harus tahu itu," ujar Valeno yang langsung menuju sebuah mobil tidak jauh dari tempatnya berdiri. 


*


Valeno bertepuk tangan sambil melangkahkan kakinya menuju pasangan yang sedang bercumbu di sebuah cafe ternama di pusat kota Roma, membuat pasangan tersebut langsung melepas tautan bibirnya sambil menatap ke arah Valeno. 


"Fabio Mark, berapa ratus wanita yang akan kamu bohongi," ucap Valeno sambil duduk di kursi tepat di hadapan Fabio. Membuat Fabio langsung teringat siapa Valeno. 


"Sobat apa yang kamu katakan, kita laki-laki kamu tahu apa yang kita butuhkan bukan? Ya seperti ini, aku banyak kenalan apa kamu ingin mencobanya, pasti kamu tidak akan menolak sobat, tenang saja aku beruntung memiliki kekasih seperti Lea yang cinta mati terhadapku yang selalu percaya kepadaku, aku sarankan kamu harus memiliki kekasih seperti Lea, apapun yang kamu inginkan pasti akan terwujud dan yang terpenting bisa dibohongi," ucap Fabio sambil tertawa membuat Valeno langsung mengepalkan kedua tangannya. "Oh iya sobat sejak kapan kamu berteman dengan kekasih terbodoh ku itu?" tanya Fabio sambil tersenyum ke arah Valeno. Membuat Valeno langsung beranjak dari tempat duduknya sambil menarik kerah baju yang Fabio kenakan dan langsung memukul Fabio dengan membabi buta membuat seluruh pengunjung cafe langsung berhamburan keluar cafe dan Valeno menghentikan aksinya saat anak buah Jimy menarik tangan Valeno yang akan memukul Fabio yang sudah tergeletak di lantai. 

__ADS_1


"Lepaskan tanganku," ujar Valeno sambil melepas tangannya yang masih dipegang oleh anak buah Jimy. Dan dirinya langsung mendekat ke arah Fabio yang masih tergeletak di lantai. "Aku juga bukan laki-laki baik, tapi aku tidak seperti dirimu, saat kamu sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan, kamu dengan seenaknya berkata Lea kekasih terbodohmu, kamu laki-laki yang tidak pantas dicintai, apalagi dicintai oleh Lea. Dan aku pastikan kamu akan mendapat imbalan yang setimpal setelah apa yang kamu lakukan kepada Lea, camkan itu baik-baik Bio,"


"Apa kamu mengancammu, kamu tidak tahu siapa aku," ujar Fabio sambil mendorong tubuh Valeno dan Fabio langsung beranjak dari lantai begitupun dengan Valeno. 


"Aku tahu kamu pembalap yang sedang berada di atas tapi itu tidak akan lama lagi Bio,"


"Siapa kamu mengancamku?" tanya Fabio sambil tersenyum sinis ke arah Valeno.


"Kamu tidak perlu tahu siapa aku, persiapkan dirimu untuk menerima kenyataan pahit Bio," jawab Valeno membuat Fabio langsung tertawa kencang dan dengan tiba-tiba memukul wajah Valeno. 


"Berhenti!"


*


Like


*


Komen

__ADS_1


Bersambung..................


__ADS_2