Istri Arogan Sang Cassanova

Istri Arogan Sang Cassanova
BAB 40 Yang Sebenarnya


__ADS_3

"Pelan-pelan sakit,"


"Iya sekarang aku akan melakukannya dengan pelan-pelan Leno, sekarang lepaskan tanganmu agar aku bisa leluasa melakukan nya," ucap Fillea dan Valeno langsung melepas tangannya yang masih memegang lengan Fillea.


"Begini sakit?" tanya Fillea untuk memastikan Valeno tidak merasakan sakit. 


"Tidak, teruskan saja," jawab Valeno sambil menatap wajah Fillea yang hanya berjarak beberapa senti dari wajahnya. "Lea,"


"Heh," jawab Fillea yang sekarang beralih memberi obat di pipi Valeno yang lebam. 


"Apa kamu yakin ingin makan malam dengan Bio malam ini?" tanya Valeno membuat Fillea langsung menghentikan aktivitasnya. 


"Tentu, aku sudah lama tidak makan malam dengan Bio, apa kamu ingin membantuku pergi ke hotel tempat Bio menginap?" tanya Fillea antusias membuat Valeno langsung menggelengkan kepalanya. "Tentu aku sudah tahu jawaban kamu. Kamu teruskan sendiri mengobati lukamu, aku ingin pergi menemui Bio, tenang saja aku sudah tidak merasakan pusing lagi," ujar Fillea yang langsung beranjak dari tempat tidurnya sambil memberikan kotak p3k pada Valeno. 


"Tunggu," ucap Valeno sambil menahan tangan Fillea yang akan pergi. "Aku sudah menghubungi kekasihmu si Bio solar itu untuk makan malam disini,"


"Maksud kamu di kamar kita?" tanya Fillea tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Valeno. 

__ADS_1


"Iya," ucap Valeno singkat sambil beranjak dari tempat tidur. 


"Ada apa dengannya kemarin bilang jangan sampai Bio datang ke hotel ini, sekarang dia yang menyuruh sendiri Bio makan malam disini dikamar ini pula, ada apa dengannya," gerutu Fillea saat Valeno sedang menuju lemari pakaian. "Tapi ada bagusnya juga, jadi aku tidak perlu keluar kamar," ujar Fillea sambil tersenyum senang. 


"Jangan tersenyum senang dulu, sebentar lagi kamu akan mengetahui yang sebenarnya," sambung Valeno yang sudah berganti pakaian keluar dari kamar mandi. 


"Kalau Bio adalah kekasih hatiku yang sangat mencintai aku," sambung Fillea sambil menatap Jimy yang tiba-tiba masuk kedalam. 


"Pak Leno…"


"Suruh saja masuk," ujar Valeno memotong perkataan Jimy tahu apa yang akan Jimy katakan. 


"Lea…"


"Jangan katakan apapun aku juga mencintaimu Bio," sambung Fillea memotong perkataan Fabio. 


"Bukan itu," ucap Fabio sambil menatap Valeno yang berdiri tepat di belakang Fillea sambil bertolak pinggang. 

__ADS_1


"Abaikan makhluk yang berada di belakangku anggap saja dia makhluk astra," ucap Fillea sambil menarik tangan Fabio menuju meja makan yang berada di kamar tersebut. "Kamu ingin makan apa Bio, biar aku sajikan untukmu, itung-itung aku belajar menjadi istri yang baik sebelum kita menikah," ucap Fillea lagi sambil menyajikan makanan untuk Fabio. 


"Lea hentikan, ada hal penting yang ingin aku katakan kepadamu,"


"Aku tahu apa yang ingin kamu katakan Bio, pasti kamu akan mengatakan kalau kamu akan segera pulang ke Indonesia dan meresmikan hubungan kita ke jenjang pernikahan iya kan? Tentu saja iya," ucap Fillea begitu antusias sambil tersenyum senang. 


"Bukan begitu Lea, tapi…"


"Tidak masalah kalau aku harus menunggumu kembali Leno, aku akan selalu setia menantimu," sambung Fillea memotong perkataan Fabio sambil merangkul bahu Fabio yang sudah duduk di kursi meja makan, dan Fabio langsung melepas tangan Fillea. "Ada apa sayang?" tanya Fillea saat Fabio beranjak dari duduknya. 


"Ada seseorang yang ingin aku kenalkan padamu Lea," ujar Fabio membuat Fillea langsung mengurutkan kedua alisnya. 


*


Like


*

__ADS_1


Komen


Bersambung............


__ADS_2