Istri Arogan Sang Cassanova

Istri Arogan Sang Cassanova
BAB 43 Menanti


__ADS_3

"Lea jangan katakan apapun lagi, aku akan mengobati luka hatimu dengan tusukan maut, kamu akan melupakan apa itu sakit hati bila sudah merasakan tusukan maut yang akan aku berikan padamu, jangan menolak suamimu ini atau kamu akan terkena karma," 


"Bicara apa kamu?"


"Jangan pura-pura tidak tahu Lea apa kamu tidak ingin merasakan nikmat surga dunia?"


"Leno!"


"Aku bilang jangan menolak atau…"


"Aku lapar Leno," ucap Fillea sambil tersenyum ke arah Valeno yang masih mengungkungnya. 


"Ach," ucap Valeno yang langsung mengambil ponsel miliknya di atas nakas lalu menghubungi Jimy. Kemudian dirinya langsung merebahkan tubuhnya di samping Fillea sambil menyangga kepalanya menatap Fillea. 


"Aku pernah merasakan apa yang kamu rasakan sekarang Lea, kamu tidak sendiri. Aku pernah mencintai seorang wanita hingga aku lupa dengan duniaku, dan hidupku hanya tertuju padanya, dan dengan seketika aku terjatuh dalam lubang yang terdalam, mengetahui kenyataan apa yang dia lakukan kepadaku, hingga aku tidak memiliki rasa dalam hidupku kecuali nafsu, hingga aku bertemu denganmu di club malam dan menyiramku dengan minuman. Dan aku menyadari kalau kamu berbeda," 


"Aku sama seperti…"


"Lea kamu berbeda dan kamu berharga," ucap Valeno memotong perkataan Fillea sambil menaruh jari telunjuknya di bibir Fillea agar Fillea tidak berkata lagi. 


"Singkirkan jarimu, berarti kamu menyamakan aku dengan barang?" tanya Fillea sambil menyingkirkan tangan Valeno. 


"Kenapa kamu berkata seperti itu Lea, tentu saja tidak,"

__ADS_1


"Tadi kamu bilang aku berharga dan yang ada harganya itu hanya barang Leno,"


"Benar juga apa yang kamu katakan, pokoknya kamu sudah merubah duniaku Lea, percaya itu dan sekarang duniaku hanya tertuju padamu,"


"Tapi maaf Leno…"


"Aku tahu tidak mudah untuk mengobati luka hatimu, tapi aku berjanji kepadamu aku akan membantumu mengobati luka hatimu itu,"


"Tapi entah kapan luka ini akan menghilang,"


"Secepatnya percaya pada diriku Lea," ucap Valeno sambil memegang dagu Fillea. 


"Terima kasih Leno,"


"Jangan turun dari tempat tidur," ucap Valeno sambil menahan tubuh Fillea saat Fillea akan beranjak dari tempat tidur. "Aku akan menyuapimu, kamu diamlah," ucap Valeno lagi sambil mengambil makanan di atas nakas saat sebelumnya Jimy datang mengantar makanan.


"Maaf sebelumnya aku tidak percaya padamu,"


"Bagus karena aku bukan Tuhan percayalah hanya pada Tuhan Lea jangan percaya padaku," sambung Valeno yang dengan telaten menyuapi Fillea membuat Fillea langsung menautkan kedua alisnya menatap Valeno. 


"Berarti apa yang kamu katakan kalau kamu akan berubah itu bohong?"


"Kata siapa? Aku sungguh ingin berubah Lea,"

__ADS_1


"Tadi kamu bilang percayalah hanya pada Tuhan,"


"Terserah kalau kamu tidak percaya,"


"Iya aku percaya, padamu begitu saja ngambek, dasar buaya kampret,"


"Aku sudah berubah Lea, semenjak bertemu denganmu aku tidak lagi bikin teh celup, suer," terang Valeno sambil mengangkat kedua jarinya membentuk huruf V. Membuat Fillea langsung tertawa lepas mendengar ucapan Valeno. 


"Sudah aku sudah kenyang," tolak Fillea saat Valeno akan menyuapi dirinya kembali. Dan Valeno langsung beranjak dari tempat tidur untuk menaruh sisa makanan di atas meja makan. 


"Apa secepat ini aku bisa melupakan bio? Saat aku merasakan nyaman bila berada di samping Leno, dan mudah mudahan Leno benar akan berubah," gumam Fillea dalam hati sambil tersenyum ke arah Valeno yang kembali menuju ke tempat tidur. 


"Apa kamu sedang merayuku Fillea, dengan senyum manismu itu?" tanya Valeno sambil naik ke atas tempat tidur dan Fillea langsung menggelengkan kepalanya. "Tidurlah kembali ini sudah pukul dua pagi," ujar Valeno sambil merebahkan tubuhnya dan menarik tangan Fillea agar Fillea tidur dalam dekapannya. "Aku tidak ingin memaksamu untuk melakukannya jika kamu belum siap, aku akan menanti hari dimana kamu sudah siap, sekarang tidurlah, dan biarkan aku tidur sambil memeluk dirimu seperti ini Lea," pinta Valeno sambil mencium pucuk kepala Fillea yang sudah berada di dalam dekapannya. 


"Leno,"


*


Like


*


Komen

__ADS_1


Bersambung.............


__ADS_2