
"Jangan menatapku seperti itu, aku tidak ingin ditatap buaya kampret sepertimu, kita beda level, aku masih bersih dan kamu sudah berlumuran lumpur,"
"Jangan sok suci, kalau kamu masih bersih tidak mungkin kamu berada di klub malam seperti tadi,"
"Aku tadi tersesat ke jalan yang salah," ucap Fillea membuat Valeno langsung tertawa kencang.
"Tersesat, ada-ada saja, aku lihat kamu sudah berumur, harusnya tahu tempat apa yang kamu datangi tadi,"
"Kurang ajar kamu mengataiku tua, lihat mukaku masih baby face, tubuhku bagaikan anak abg umur tujuh belas tahun, jangan sembarangan kalau berbicara," ucap kesal Fillea membuat Valeno langsung tertawa lebih kencang lagi. "Sudah jangan menghayal, tunjukan dimana rumahmu, aku akan mengantarmu,"
"Jangan aku belum menemukan mangsa,"
"Mangsa?"
"Iya, yang mau menjadi kekasih sementara untukku," celetuk Fillea yang langsung mengangkat ponselnya yang berbunyi. Tidak menyadari kalau Valeno sedang menatapnya.
"Berarti sama denganku, aku juga sedang mencari kekasih bohongan. Apa mungkin dia mau jadi kekasih bohongan untuk sementara. Dari penampilannya oke lah, wajahnya lumayan lah, pasti mommy dan daddy percaya," gumam Valeno sambil tersenyum manis kearah Fillea.
"Ada apa kamu senyum-senyum sendiri?"
"Aku mau menjadi kekasih sementara untukmu, tapi ada syaratnya,"
__ADS_1
"Oh ya," ucap Fillea sambil memicingkan matanya menatap tajam kearah Valeno. "Aku tidak tertarik dengan tawaran kamu buaya kampret, yang sudah pasti syarat yang kamu ajukan tidak jauh dari atas ranjang. Menjijikan," ucap Fillea yang langsung membuka pintu mobil.
"Bukan itu, kamu belum mendengar apa syarat yang aku tawarkan," Valeno berkata sambil menarik tangan Fillea yang akan keluar dari mobil.
"Fillea ayolah dengarkan dia dulu syarat apa yang dia tawarkan. Ini sudah larut malam kamu tidak akan mendapat laki-laki yang akan menjadi kekasih bohongan," gumam Fillea pada dirinya sendiri membuat Fillea langsung duduk kembali di jok mobil. "Baiklah katakan apa syaratnya,"
"Kamu juga harus mau menjadi kekasih bohongan untukku,"
"Apa?" tanya Fillea terkejut dan Valeno langsung menceritakan apa yang terjadi kepada Fillea dan begitupun dengan Fillea hingga keduanya menyetujui untuk saling membantu satu dengan yang lain menjadi kekasih bohongan untuk sementara. "Ok kita deal?" ujar Fillea sambil mengulurkan tangannya ke arah Valeno.
"Deal," ucap Valeno yang langsung menjabat tangan Fillea.
"Nanti dulu, aku belum mengenal siapa nama kamu, tidak lucu kan, nanti kalau papah tanya nama kamu aku jawab apa?" ujar Fillea sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil nyengir kuda kearah Valeno.
"Tidak usah berjabat tangan, tangan kamu seperti perempuan tidak ada kasar-kasarnya aku yakin kamu anak manja yang tidak bisa bekerja keras,"
"Sebenarnya juga aku malas kalau harus berjabat tangan lagi dengan kamu, tangan kamu kasar seperti tukang bangunan. Baru kali ini aku tahu ada perempuan yang tangannya kasar seperti dirimu.
"Itu tandanya aku pekerja keras, sudahlah aku sangat lapar, aku belum makan malam," ujar Fillea saat perutnya sudah berbunyi.
"ini sudah Dini hari mana ada restoran yang masih buka,"
__ADS_1
"Banyak, ikuti saja petunjuk arah yang aku tunjukan," ujar Fillea membuat Valeno langsung tancap gas melajukan mobilnya karena dirinya juga merasa lapar.
*
Valeno langsung mengangkat kedua alisnya saat Fillea menyuruhnya memarkirkan mobilnya di tepi jalan. Tepat di sebelah warung tenda yang sudah sepi dengan pengunjung.
"Kamu mau turun apa tidak? Kalau tidak terima kasih sudah mengantar sampai disini," ucap Fillea yang langsung menutup pintu mobil saat dirinya sudah keluar dari mobil Valeno. Dan Valeno juga ikut keluar dan langsung menghampiri Fillea.
"Aku kira kamu tidak level makan di warung tenda di pinggir jalan seperti ini,"
"Sudahlah jangan banyak bicara, aku akan menunggumu dan mengantar kamu pulang,"
"Tidak usah terima kasih,"
"Terus besok aku datang kerumahmu bagaimana? Kalau aku tidak tahu dimana rumah kamu,"
"Benar juga, baiklah ayo kita masuk," ujar Fillea yang langsung masuk ke dalam warung tenda diikuti Valeno dari belakang.
*
*
__ADS_1
*
Bersambung..............