Istri Arogan Sang Cassanova

Istri Arogan Sang Cassanova
BAB 24 Memancing


__ADS_3

"Wow luar biasa, aku harus mangabadikan pemandangan yang begitu menakjubkan ini, pemilik the prince hotel yang menggunakan  jubah mandi dengan gambar hello kitty berwarna merah muda," ujar Fillea yang terus tertawa dan langsung mengambil ponsel miliknya lalu mengambil foto Valeno. Membuat Valeno langsung mendekat ke arah Fillea. 


"Leno berhenti, ok aku akan menghapus foto mu di ponselku," ujar Fillea sambil memundurkan langkahnya. 


"Masa bodo dengan fotoku, walaupun kamu sebarkan fotoku, aku yakin akan menjadi trendsetter masa kini," ujar Valeno sambil mengambil amplop yang berada di tangan Fillea lalu membukanya. 


"Percaya diri sekali dasar buaya kampret," ucap Fillea yang langsung menuju ruang ganti untuk mengambil jubah mandi. 


"Lea apa kamu ingin pergi ke sini?" tanya Valeno pada Fillea yang baru keluar dari ruang ganti sambil menunjukan amplop yang berada di tangannya. Membuat Fillea langsung mengangguk dan tersenyum kearah Valeno kemudian Fillea langsung masuk kedalam kamar mandi. 


"Apa Fillea sudah menerima diriku ya, baiklah kalau itu yang dia inginkan, aku akan menuruti apa yang Valery katakan kepadaku," guman Valeno sambil tersenyum. 


"Kenapa kamu tersenyum sendiri, seperti orang yang tidak waras?" tanya Fillea yang tiba-tiba keluar lagi dari dalam kamar mandi membuat Valeno langsung terkejut. 


"Enak saja kalau bicara, mulut kamu itu kalau bicara pedas sekali bagaikan cabe bubuk level tiga puluh," 


"Sudah jangan banyak bicara bantu aku melepas kancing gaun pengantin ini menyusahkan sekali gaun ini,"


"Tidak mau, lepas saja sendiri," ucap ketus Valeno yang langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur Fillea. 

__ADS_1


"Baiklah aku juga tidak sudi kalau kamu yang harus melepas kancing gaunku, biar aku panggil bibi Surti saja,"


"Jangan! Berhenti Lea," ucap Valeno yang langsung beranjak dari tidurnya kemudian berlari menuju pintu kamar Fillea untuk menghalangi Fillea keluar dari kamar. "Apa kamu ingin membuat harga diriku jatuh, saat orang lain melihat diriku seperti ini?"


"Tadi kamu bilang kamu akan jadi trend setter kalau menggunakan jubah mandi ini,"


"Sudah jangan banyak bicara sini aku bantu melepas kancing gaun mu," ucap Valeno yang langsung membalik tubuh Fillea kemudian dirinya langsung melepas satu persatu kancing gaun pengantin yang Fillea kenakan. 


"Junior kendalikan dirimu jangan membuat harga diriku jatuh ke ke bawah jurang," gumam Valeno dalam hati sambil menelan salivanya saat dirinya sudah melepas semua kancing gaun pengantin Fillea hingga ke bagian pinggul Fillea dan memperlihatkan punggung mulus Fillea yang membuat jiwa cassanova nya memberontak. "Sudah cepat masuk lah ke kamar mandi," perintah Valeno dan dirinya langsung berlari menuju tempat tidur Fillea sambil merebahkan tubuhnya tengkurap. 


"Ada apa dengannya? Ah masa bodo," ucap Fillea yang langsung masuk ke dalam kamar mandi. 


"Lea!" teriak Valeno membuat Fillea langsung menatap ke arah Valeno yang sekarang sudah beranjak dari tempat tinggal tidur Fillea dan menghampiri Fillea. 


"Apaan sih berisik sekali, kenapa kamu mendekat ke arah ku jangan macam-macam Leno, ingat surat perjanjian kita,"


"Masa bodo dengan surat perjanjian itu, kalau kamu terus saja memancing ku begini,"


"Memancing apa? Memang kamu ikan, Leno berhenti atau aku akan berteriak," ucap Fillea saat Valeno sudah mendekat ke arah Fillea yang sudah beranjak dari duduknya. 

__ADS_1


"Teriak saja, papah kamu juga tidak akan masuk," ucap Valeno sambil menarik tangan Fillea. 


"Leno!"


"Lea!"


*


*


*


Bersambung...............


Like


Like


Komen

__ADS_1


Komen


__ADS_2