Istri Arogan Sang Cassanova

Istri Arogan Sang Cassanova
BAB 93 Baik-baik Saja


__ADS_3

"Leno minggir!"


"Daddy!" teriak Valeno saat melihat daddy nya yang tadi ingin menemani dirinya untuk membeli es cincau. Dan ingin menyelamatkan dirinya malah tertabrak mobil yang sekarang sudah melarikan diri. "Daddy bangun! Daddy!" Teriak Valeno sambil mengangkat tubuh daddy nya yang sudah tidak sadarkan diri dengan banyaknya darah di sekujur tubuhnya. 


"Biar paman bantu dan cepat bawa ke dalam," ucap paman Malik yang langsung menghampiri Valeno dan membantu Valeno mengangkat daddy nya untuk masuk kedalam rumah sakit. Sementara itu mommy Valeno yang begitu terkejut mendapati suami ditabrak oleh mobil langsung jatuh tersungkur dan tidak berdaya. Membuat Bibi Sabila langsung mengambil kursi roda untuk membawa mommy Valeno menyusul Valeno dan juga paman Malik ke ruang IGD. 


Fillea terus memeluk mommy nya saat sudah berada di depan ruang IGD. 


"Mommy tenangkan diri mommy. Pasti daddy baik-baik saja," ucap Fillea untuk menenangkan ibu mertuanya tersebut yang tidak henti nya menangis. 


"Betul yang dikatakan istriku mom. Daddy pasti baik-baik saja," sambung Valeno yang langsung memeluk tubuh mommy nya. 


"Mommy takut terjadi sesuatu kepada daddy sayang,"


"Daddy baik-baik saja. Dan mommy tidak boleh menangis," ucap Valeno sambil melepas pelukannya dan menghapus air mata yang mengalir di pipi mommy nya.  

__ADS_1


Di sisi yang lain paman Malik sibuk dengan ponselnya untuk menghubungi seseorang dan terlihat begitu kesal. 


"Mas Malik ada apa?" tanya bibi Sabila menghampiri suaminya. 


"Tidak," jawabnya singkat. " Aku ingin menghubungi Oza dia harus tahu kalau daddy nya mengalami kecelakaan," ucap paman Malik dan menjauh dari semuanya. 


Sudah hampir dua jam daddy Valeno masih mendapatkan penanganan di dalam ruang IGD dan beberapa perawat yang keluar masuk kedalam ruangan tersebut. 


Mommy Valeno yang tadinya sangat terkejut sekarang sudah terlihat tegar dan terus menggenggam erat tangan anak dan menantunya. 


"Aku tidak ingin pulang mom. Aku akan berada disini bersama mommy," sambung Fillea yang langsung memeluk tubuh mommy mertuanya. 


"Tapi sayang. Kasihan dengan cucu mommy. Mommy tidak apa-apa kalian tinggal, di sini masih ada bibi Sabila dan juga paman Malik,"


"Betul apa yang dikatakan mommy. Aku akan mengantarmu pulang," sambung Valeno tapi Fillea tetap tidak ingin pulang dan ingin terus berada di samping mommy mertuanya. Membuat Valeno tidak bisa berbuat apa-apa lagi. 

__ADS_1


"Leno, mommy. Apa yang terjadi? Kenapa daddy bisa kecelakaan?" tanya Lery yang sudah sampai rumah sakit dengan tergesa gesa dan langsung memeluk mommy nya. 


"Ada yang sengaja menabrak daddy," tutur Valeno membuat Valery langsung melepas pelukannya dan menatap Valeno saudara kembarnya. 


"Siapa yang sengaja menabrak nya? Apa daddy memiliki musuh?"


"Entahlah," jawab Valeno singkat. Dan bertepatan dengan dokter yang baru saja keluar dari ruang IGD yang langsung menatap bergantian semua orang yang berada tepat di depan ruang IGD tersebut. Kemudian dokter tersebut mendekat ke arah Valeno saat sebelumnya Valeno langsung menuju kearah dokter tersebut. 


"Katakan saja apa yang ingin dokter katakan. Aku anaknya dan kami akan mendengarkannya. Jadi dokter katakan saja,"


"Saya ingin mengatakan kalau…"


"Suamiku baik-baik saja kan dok?" tanya mommy Valeno memotong perkataan dokter tersebut yang juga menghampiri nya. 


"Iya katakan jika daddy baik- baik saja," sambung Valery membuat dokter tersebut langsung menatap ke arah Valeno.

__ADS_1


*Like*Komen*Bersambung............


__ADS_2