Istri Arogan Sang Cassanova

Istri Arogan Sang Cassanova
BAB 46 Ada Syaratnya


__ADS_3

"Kalau begini caranya aku lama-lama tidak bisa berjalan Leno," kesal Fillea saat dirinya sudah duduk di atas tempat tidur dan mengingat kembali aktifitas di kamar mandi saat untuk ketiga kalinya keduanya melakukan perjalanan menuju surga dunia yang membuatnya melayang. 


"Maaf Lea, aku hanya tidak bisa menahannya ingin melakukan terus denganmu, saat aku merasakan hal yang berbeda dan begitu nikmat saat melakukannya denganmu," jelas Valeno tersenyum kearah Fillea, sambil menyuapi Fillea dan dirinya sendiri saat sebelumnya Jimy diikuti dua pelayan mengantar makanan dan juga mengganti sprei. "Untuk gantinya aku ingin mengajakmu jalan-jalan bagaimana?"


"Bagaimana aku bisa jalan-jalan, berjalan saja aku masih merasakan sakit, aku ingin beristirahat hari ini,"


"Ok, aku akan berada di sampingmu Lea, dan sekarang habiskan sarapannya,"


"Apa kamu bilang sarapan? Ini jam dua siang Leno," ujar Fillea sambil menunjuk jam dinding yang berada di dalam kamar membuat Valeno langsung tersenyum kearah Fillea. 


"Maaf,"


"Sudahlah aku sudah kenyang, aku ingin tidur badanku terasa sakit semua," ucap Fillea yang langsung merebahkan tubuhnya. Membuat Valeno langsung menaruh piring yang berada di tangannya di atas nakas dan langsung mendekat ke arah Fillea. 


"Leno, jangan macam-macam," ucap Fillea saat Valeno mendekat ke arahnya sambil memegang kaki Fillea. 


"Tenang Lea aku tidak akan macam-macam, aku hanya ingin memijat badanmu,"


"Tidak usah, kamu panggil saja pegawai spa yang berada di hotel kamu, aku tidak yakin kamu bisa memijat, yang ada nanti malah memijat yang lain," 


"Enak saja memanggil pegawai spa untuk memijat kamu, aku tidak ingin orang lain memegang tubuhmu ini, mulai sekarang tubuhmu ini hanya milikku dan yang boleh memegang tubuhmu ini hanya diriku Lea,"


"Idih posesif sekali,"


"Harus," ujar Valeno yang langsung memijat kaki Fillea. 

__ADS_1


"Leno! Kamu bilang tidak akan macam-macam!" ucap kesal Fillea saat Valeno malah meremas kedua gunung kembar Fillea setelah Valeno selesai memijat tubuh Fillea. 


"Aku kira kamu suntik silikon, sampai gunung kembar kamu sebesar ini,"


"Enak saja kalau bicara ini ori, Leno!"


"Aku juga lelah dan aku juga ingin tidur, dan biarkan aku tidur begini," ujar Valeno sambil merebahkan tubuhnya dan langsung memiringkan tubuh Fillea dan kepalanya menyusup di kedua gunung kembar Fillea. 


"Ya sudah tidurlah," ujar Fillea sambil memeluk kepala Valeno begitu pun Valeno yang langsung memeluk pinggang Fillea dan keduanya langsung menuju ke alam mimpi. 


*


Pantai santa marinella


Disini sekarang Fillea dan juga Valeno berada saat esok hari keduanya harus kembali ke Indonesia. Ketika dua hari sebelumnya Fillea tidak ingin pergi kemanapun dan Valeno dengan setia selalu menemaninya di dalam kamar dan melayani nya bagaikan ratu. 


"Leno jangan berlebihan ini sudah steril," ucap Fillea saat Valeno menyuruh penjaga pantai untuk benar-benar membersihkan tempat tidur pantai yang akan Fillea tempati. 


"Aku juga tidak ingin pasir menempel di tubuhmu Lea," 


"Au ah gelap," ujar Fillea sambil melepas kain yang sedari tadi melekat di pinggangnya. 


"Lea pakai kain itu kembali!" perintah Valeno ketika Fillea hanya mengenakan bikini. 


"Leno, aku ingin berjemur, masa aku harus menutupnya dengan kain, kamu lihat saja tuh banyak yang tidak mengenakan sehelai benang pun," ujar Fillea sambil menunjuk orang-orang yang berada di sekelilingnya. "Kalau tidak boleh kita pulang saja," rajuk Fillea. 

__ADS_1


"Ok, boleh,"


"Benarkah?"


"Ada syaratnya," ucap Valeno sambil mengangkat tubuh Fillea. Dan langsung naik keatas tempat tidur pantai dan langsung mendudukan Fillea di pangkuannya. 


"Leno jangan lakukan ini," ucap Fillea saat Valeno memeluknya dari belakang sambil menciumi leher Fillea dan kedua tangannya meremas gunung kembar Fillea. 


"Kamu lihat saja disini banyak yang bercumbu  Lea, tidak masalah aku bercumbu dengan istriku sendiri,"


"Tapi kamu membuat aku geli Leno,"


"Dan kamu membuat aku ingin segera kembali ke hotel dan menikmati tubuhmu ini Lea,"


"Leno jangan mesum," ujar Fillea membuat Valeno kembali lagi menyusuri leher jenjang Fillea dan memberikan tanda kepemilikan. 


"Apa-apaan ini?"


*


Like


*


Komen

__ADS_1


Bersambung.............


__ADS_2