Istri Ke Dua ( Ana )

Istri Ke Dua ( Ana )
episode 10 Kepindahan Ana ke kota B


__ADS_3

Ana hanya mengangguk menuruti perintah ibunya tanpa bisa menjawab apapun. Hatinya teriris melihat orang yang dia sayangi bersedih. Dia juga belum bisa cerita tentang Evan karena dia sendiri tak tahu Evan ada di mana.


Pagi pagi sekali sebelum Viza berangkat ke kota B dia menitipkan surat untuk Evan kepada satpam rumah Evan. Setelah itu dia pulang ke rumah dan berangkat ke kota B. Di sepanjang jalan mereka hanya diam, tidak ada yang ingin bicara sepatah kata pun. 12 jam berlalu tanpa ada yang bersuara,sepi dan hanya sesekali terdengar batuk Ana yang berusaha dia tahan. Ayah dan adiknya memilih tidur dan ibunya sibuk menunjukkan jalan pada sang sopir.


Sesampainya di kota B sekitar jam 17:00 mereka di sambut oleh nenek dan juga Tante Ana. Mereka sangat senang melihat keluarga Ana datang.


" kakak..." sambil memeluk Astri ibunya Ana


" Anti... kamu sekarang semakin cantik aja "


" iya donk kak, mas Rudi memberikan segalanya yang aku butuhkan "


" kakak kog kurusan sekarang, jangan jangan mas Ridwan tidak memberikan cukup makan untuk kakak ya "


" enggak kog An.. mas Ridwan memberikan segalanya yang dia bisa untuk Kakak. ya mungkin kakak nggak bisa gemuk kali ya..


hehe. ya mas " sambil melirik ke arah Ayah Ana


Ayah Ana hanya tersenyum sedikit.


" yuk mari masuk As pasti kamu capek perjalanan jauh " pinta ibunya Astri

__ADS_1


" iya ibu, ibu apa kabar? Astri kangen . "


sambil memeluk ibunya dan tak terasa Astri meneteskan air mata.


" ibu baik baik saja neng, kenapa kog nangis?"


" enggak kog buk. Astri bahagia sampai menangis. Akhirnya setelah sekian lama bisa bertemu dengan ibu lagi. Terakhir ke sini waktu nikahan nya Anti, Aris masih umur sekitar 8 tahun dan sekarang sudah umur 14 tahun, sudah 6 tahun tidak bertemu ibu "


" ya...ya . Ayo masuk kangen kangenannya nanti dulu aja ya di dalam. adikmu sudah masak banyak buat kalian. "


" Anti yang masak buk? "


" iya donk kak. setelah menikah Anti sekarang jago masak lho kak. "


" Bapak mandi dulu aja ya Bu, ibu makan aja dulu sama Ana dan Aris "


" Aris mau mandi dulu aja yah "


" Ana juga yah...."


" ya udah ibu juga mau mandi dulu setelah itu baru kita makan bersama "

__ADS_1


Mereka semua masuk ke rumah sederhana yang masih terasa nuansa kuno tanpa di rubah sedikit pun.


" Rumah kita masih sama ya buk. "


" iya lah neng, Anti mau bangunin yang lebih bagus dan model jaman sekarang tapi ibu gak mau, biarlah seperti ini agar ibu bisa terus mengenang bapakmu "


" iya Bu. melihat semua ini Astri merasa bapak masih bersama kita di sini. "


" Ya sudah cepetan mandi "


" Biar mas Ridwan dan anak anak yang mandi dulu Bu, aku masih ingin bersama ibu. "


" Kamu jadi pindah ke sini? "


" iya buk. "


" ibuk kira cuma kamu yang datang tidak tau kalau semua nya ikut ke sini. Bagaimana kau membujuk Ridwan sehingga dia mau ikut pindah? bukankah dia tidak mau hidup di sini? "


" Mungkin mas Ridwan ingin suasana baru Bu. "


" Atau mungkin dia sudah lelah dengan kehidupan miskin di sana dan dia tidak bisa membuktikan bahwa dia mampu membahagiakan mu seperti janjinya dulu? "

__ADS_1


" Bukan begitu ibu, aku bahagia bersama mas Ridwan, dia mencukupi ku kog. Semua kebutuhan ku terpenuhi "


__ADS_2