Istri Ke Dua ( Ana )

Istri Ke Dua ( Ana )
Episode 84 lupakan


__ADS_3

" Apa kau masih berhubungan dengan dia? "


" Tidak ayah.. "


" Kenapa dia datang kemari ? "


" Dia ingin menemui N, dan N pun menginginkan nya...ayah... aku tidak bisa melarang nya "


Ridwan hanya terdiam mendengar penuturan Ana


" Ingat Ana... jika kau masih menyimpan rasa untuk dia, lebih baik lupakan, karena dia milik orang. kau tidak akan bahagia meski kau menginginkan nya "


" iya ayah... Ana tahu. "


Hari menjelang sore, Evan mengantarkan N pulang dan berniat ikut makan malam dengan Ana dan Ayahnya. Namun saat Evan bergabung dengan mereka, Ayah Ana memilih untuk kembali ke rumah pak Bhaskara karena dia enggan makan semeja dengan Evan. Ana pun mengetahui jika ayah nya keberatan dengan kehadiran Evan namun N meminta Evan untuk makan bersama mereka


Ana menyusul Ayahnya dan meninggalkan Evan yang sedang menyuapi N


" Ayah... tunggu. Ayah belum makan, kenapa ayah ingin kembali ke rumah pak Bhaskara? "


" Ayah rasa kamu sudah tahu kenapa ayah memilih pergi dari pada harus makan dengan si bre***** itu. "


" Ayah... kumohon jangan pergi dulu. bukanya ayah akan menginap di sini. ini sudah malam ayah. Ana akan berusaha menjelaskan kepada N "


Ridwan tetap saja melangkah menuju mobil dan pergi meninggalkan Ana. Ana tidak pernah melihat ayah nya seperti itu. Dia bingung harus bagaimana, di satu sisi dia tidak ingin mengecewakan ayahnya dan di satu sisi lagi dia ingin melihat N bahagia.


" Ayah kenapa? bukankah kalian belum makan kenapa ayah langsung pergi. "

__ADS_1


Tanpa menjawab pertanyaan Evan, Ana berlalu pergi ke kamar.


Beberapa saat kemudian N menyusul Ana ke kamar dan memintanya untuk makan malam bersama. Dengan terpaksa Ana menuruti keinginan N.


" Mumu... bolehkah papa tidur di sini malam ini? "


Mendengar perkataan N, Evan dan Ana kaget hingga tersedak.


" N sayang... papa besok harus kerja jadi nanti malam harus balik ke kota. " buru-buru Ana menjawab pertanyaan N


" Yaaa.. padahal N ingin tidur di temani Mumu dan papa "


" Sayang... tidak akan lama lagi N bisa tidur sama papa dan Mumu. iya kan Mumu...? "


Ana hanya diam tak menjawab pertanyaan Evan dan meneruskan makan nya.


" Sekarang papa pulang dulu. Minggu depan papa ke sini lagi ya cantik. Cium dulu papa... "


Saat Evan pergi N menghentikan langkah Evan


" Papa... papa lupa ya? kenapa papa tidak mencium Mumu? "


" N ini sudah malam... yuk kita bobok "


" Tunggu dulu... papa belum cium Mumu jadi N elum mau tidur. "


" N masuk... "

__ADS_1


" Nggak mau... papa cinta setiap mau berangkat ke kantor selalu mencium kening mama nya. kenapa papa tidak mencium kening Mumu? "


Tiba tiba Evan menghampiri Ana dan mencium kening Ana.


" Papa sudah cium kening Mumu, sekarang papa boleh berangkat kerja? "


" Boleh... da da papa... " sambil Melambaikan tangannya dan tersenyum bahagia.


Ana yang masih kaget tidak menyadari kepergian Evan.


" Mumu...Mumu... ayo kita bobok. " N menarik tangan Ana karena dari tadi setelah di cium Evan, Ana masih bengong


Ana masuk ke kamar dan tidur dengan perasaan campur aduk.


*****


Sesampainya di rumah, Evan segera membersihkan diri dan pergi tidur. Sedangkan Aisyah yang tidak bisa tidur Sedati tadi karena menunggu Evan pulang memberanikan diri bertanya pada Evan


" Apa dia menerima lamaran mu? "


Evan hanya terdiam... Sepertinya Aisyah tahu bahwa kedatangan Evan ke kota B bukan hanya rindu dengan Anaknya tapi juga ingin menyampaikan bahwa Aisyah telah setuju Evan menikahi Ana.


" Aku yakin dia pasti setuju... karena dia juga mencintai mu, apalagi ada Anak di antara kalian yang akan menghubungkan hubungan yang telah lalu "


" Apa kau bisa diam... Aku lelah. Bisakah kita tidur sekarang? " ucap Evan pada Aisyah


Aisya tersenyum getir mendengar ucapan suaminya. Dalam hatinya terasa perih melihat orang yang di cintai nya menemui kekasih nya yang dulu

__ADS_1


bersambung...


jangan lupa like dan ketik tombol favorit ya rider agar author lebih semangat menulisnya. Terimakasih


__ADS_2