Istri Ke Dua ( Ana )

Istri Ke Dua ( Ana )
Episode 88 Belajar bahagia


__ADS_3

Terlihat pak Bhaskara beserta istri dan anaknya turut hadir dalam pemakaman pak Ridwan. Aisyah baru menyadari bahwa anak pak Ridwan adalah kekasih suaminya. Dia turut prihatin atas meninggalnya pak Ridwan, Walau bagaimanapun Aisyah cukup dekat dengan pak Ridwan dan dia juga sangat menyayangi pak Ridwan. Tampak jelas kesedihan di mata keluarga pak Bhaskara.


Setelah pemakaman Aisyah mengajak Evan untuk pulang ke rumah Abah dan umi nya. Sebenarnya Evan berat meninggalkan Ana sendiri dalam keadaan ini namun dia juga belum bisa memberi tahu istrinya tentang pernikahan nya dengan Ana.


Evan dan pak Bhaskara menghadiri tahlilan rutin sampai 7 hari kematian ayah Ana. Meskipun lelah harus bolak balik dari kota j ke kota B, Evan tak pernah mengeluh apalagi dia bisa bertemu dengan Ana istri siri nya. Tingkah Evan sedikit membuat pak Bhaskara curiga namun saat pak Bhaskara menanyakan kepada Aisyah, Aisyah lebih memilih menutupinya dan mencoba meyakinkan abah nya bahwa Evan tidak ada hubungan apapun dengan Anaknya pak Ridwan.


Seminggu berlalu sejak kematian Ayahnya, terlihat Ana semakin kurus karena jarang mau makan. Tubuhnya pun melemah... Kesedihan nya Membuat dia tidak bisa memakan sesuatu. Apalagi setelah peringatan 7 hati kematian ayah Ana, Ilham tidak pernah lagi muncul di hidupnya. Telepon dan SMS Ana tak pernah di balas.


" Maafkan aku Ana, aku ingin belajar melupakan mu, berbahagia lah dengan Evan. itu lebih baik untuk kita semua. Aku tak pantas merindukan mu dan menginginkan mu lagi karena kamu telah jadi milik Evan sepenuhnya. Bukan hanya hatimu namun jiwa dan ragamu sekarang sudah milik Evan. Aku akan belajar bahagia tanpamu. Meski hatiku terasa sepi dan terlalu sakit untuk di ungkapkan. " dalam hati Ilham berkata setiap kali ada SMS atau telepon masuk dari Ana di hp nya.

__ADS_1


Evan terus membujuk Ana agar mau pindah bersama nya ke kota. Namun Ana bersikukuh untuk tetap tinggal di rumah itu. Rumah yang di kontrak ibunya dulu.


Namun Evan juga tidak tinggal diam, dia terus mencari informasi tentang rumah itu.. Sehingga Evan menemukan cara supaya Ana mau pindah ke rumah nya.


Evan menghubungi pemilik rumah itu dan membeli rumah itu dengan harga tinggi. Namun dengan satu syarat agar pemilik rumah itu mengusir Ana dan N dari rumah itu.


Setelah 40 hari peringatan kematian ayah Ana, ke esokan harinya, pemilik rumah itu mengusir Ana dan mengembalikan uang sewa yang telah Ridwan berikan sebelum beliau meninggal.


Dia berkali kali mencoba menelepon Ilham, bermaksud meminta bantuan nya, namun Ilham tidak mau mengangkat nya. Hal itu membuat Ana putus Asa. Saat itu Evan datang dan langsung memboyong N dan Ana ke kota. Ana tidak bisa berbuat apa-apa karena dia juga tidak tahu akan pergi ke mana

__ADS_1


*****


Sehari sebelum Evan menjemput Ana dan N ke kota B. Evan terlebih dulu menyuruh bi Ijah menyiapkan kamarnya untuk di bersihkan karena pemilik kamar itu akan segera datang.


Aisyah yang kaget melihat mbok Ijah membersihkan kamar Evan, Mencoba bertanya pada mbok Ijah.


" Mbok... bukanya mas Evan melarang kita untuk membuka kamar ini. Walaupun hanya untuk membersihkan nya saja. "


" Iya non...tapi ini perintah den Evan, katanya pemilik kamar ini akan datang besok. mangkanya mbok di suruh bersihkan kamar ini "

__ADS_1


" Pemilik kamar ini? bukankah kamar ini milik Evan? dan dia ada di sini. siapa yang akan datang mbok? "


" Si mbok juga kurang tahu non "


__ADS_2