Istri Ke Dua ( Ana )

Istri Ke Dua ( Ana )
Episode 81 memata-matai


__ADS_3

Pov Ana


Sekitar jam 8 pagi Evan datang menjemput N dan Ana, Dia mengajak N dan Ana ke pusat perbelanjaan terbesar di kota B. Ana ingin menolaknya namun rengekan N membuatnya tidak bisa menolak untuk pergi bersama Evan. N menginginkan sehari penuh jalan jalan bersama ayah dan ibu nya. Akhirnya Ana menyetujui nya untuk jalan jalan ber tiga.


Sesampainya di mall Evan berusaha mendekati Ana, namun Ana terus menerus menghindari Evan.


Evan meminta Ana untuk menerima nya kembali dan menjalin hubungan secara diam diam di belakang Aisyah, tapi Ana menolak semua itu. Dia seorang wanita tidak mungkin bisa menyakiti hati wanita lain. Dia tidak sanggup jika harus menjadi istri simpanan Evan.


Puncaknya pada saat di taman, Evan memeluk Ana dari belakang membuat Ana murka dan menampar Evan di tempat umum


" Ana... Aku masih sangat mencintaimu. kembalilah padaku .. jadilah istri ke dua ku. " Sambil memeluk Ana dari belakang


Karena reflek Ana menampar Evan dan marah karena Evan ingin menghianati istrinya.


" Plakkk... kamu pikir aku akan kembali padamu? Maaf kak... aku bukan perebut suami orang. bagiku kakak adalah masa laluku. Sebaiknya kita lupakan saja. "


" Ana... aku tahu kamu masih mencintai ku kita saling mencintai. tak bisakah kita bersatu?"


" Meskipun aku masih mencintaimu, namun aku tak kan merusak rumah tangga orang lain. "


" Aku tidak pernah mencintai Aisyah..."


" Sekarang dia istrimu maka belajar lah mencintai nya. "


" Apa memang kau telah mencintai dokter itu "

__ADS_1


" Itu bukan urusanmu lagi kak, Dan ku mohon jangan pernah campuri hidupku. "


Tanpa menghiraukan jawaban Evan, Ana berlari karena mendengar ada seorang wanita yang pingsan di depan nya.


Saat Evan mengikuti Ana, betapa kagetnya dia melihat istrinya Aisyah yang pingsan di sana. Evan langsung melarikan Aisyah ke rumah sakit terdekat.


*****


Di rumah sakit


Setelah Aisyah sadar, Dia tidak mau melihat wajah Evan. Aisyah hanya diam saja sambil memalingkan wajahnya dari Evan. Sehingga membuat Evan kebingungan.


" Aisyah...kamu sudah sadar? " Tanya Evan sambil mengelus rambutnya


" Bagaimana kamu bisa pingsan di taman bukankah kamu di rumah? "


Aisyah tetap diam


" Aisyah tolong jawab mas "


Aisyah semakin memalingkan wajahnya dan mengusap beberapa kali air mata yang mengalir di pipinya. Hatinya terlalu sakit, hingga mulutnya terasa terkunci. Menggerakkan bibirnya saja dia rasa tak mampu.


Evan merasa kebingungan dengan sikap Aisyah yang tak biasanya mengacuhkan dirinya.


" Apa aku perlu menelepon Abah dan umi agar kau mau bicara? "

__ADS_1


Deg... hati Aisyah terasa lebih sakit lagi. Dia tidak mau umi dan Abah nya tahu tentang persoalan rumah tangganya


" Siapa wanita itu? " Aisyah mengumpulkan sisa tenaganya untuk membuka bibirnya dan memberanikan diri menanyakan tentang wanita semalam yang berkencan dengan suaminya


" Wanita yang mana? Apa maksud kamu? " Evan mencoba mengelak dan pura pura tidak tahu maksud dari pembicaraan Aisyah


" Sudahlah mas... jangan bohongi aku lagi. Aku sudah tahu semuanya. " terdengar suara Aisyah yang serak karena terlalu banyak menangis.


" Aisyah... Aku... aku tidak tau kemana arah pembicaraan mu ini "


" Tidak usah berbelit Belit mas... katakan saja siapa dia. Apa dia wanita simpanan mu? Sehingga membuatmu sering meninggalkan ku. "


" Aisyah... wanita mana yang kau maksud? " Evan masih saja mengelak


" Wanita yang seharian ini kau ajak jalan jalan bersama gadis kecil di mall, dan saat di taman kau peluk dia. Apa kau tidak merasa bersalah sedikitpun padaku? "


" jadi seharian ini kau memata-matai ku? "


" Ya... Aku mengikuti mu sudah sejak kemarin mas. " Berbalik memandang Evan dengan air mata yang terus mengalir


" Aisyah... maafkan aku. " Memeluk Aisyah


" Jangan kau sentuh aku mas. " melepaskan pelukannya pelukan Evan


" Aisyah sebenarnya gadis kecil itu adalah Anakku dan wanita itu ibu dari putriku. Dia kekasih ku dulu. Orang yang selama setahun ini ku cari. Maafkan aku... Telah menyakiti mu. " Pergi meninggalkan Aisyah yang menangis histeris...

__ADS_1


__ADS_2