
Ketika sampai di gerbang sekolah tukang kebun itu melihat Evan yang sedang memperhatikan murid murid masuk sekolah.
" Hay .. kau ?
" saya pak ?? " jawab Evan
" iya siapa lagi kalau bukan kamu ! "
" Ada apa pak? "
" sepertinya kamu bukan siswa SMA ini. sedang apa kamu di sini? "
" owh... iya pak saya bukan siswa SMA ini, saya di sini lagi nunggu teman saya. "
" tadi ada yang melaporkan kamu,katanya kamu sering ganggu murid SMA ini ya? "
" oh...tidak pak,tidak sama sekali. itu salah... saya hanya ingin bicara sama teman saya, mangkanya saya nunggu dia di sini. "
" Sudah hampir jam 7 sebaiknya kamu kembali ke sekolah mu? "
" oh... iya pak. seperti nya temanku tidak masuk sekolah hari ini. "
Hari itu pun Evan tidak bisa menemui Ana. nomer Ana pun dari kemarin tidak aktif. sudah berkali-kali Evan menghubungi Ana tetap tidak bisa.
__ADS_1
****
Selulang sekolah Evan masih setia menunggu Ana di gerbang sekolahnya tapi seperti biasa Ana selalu menghindar sehingga Evan tak bisa menemuinya.
Begitu seterusnya Evan setiap pagi dan siang menunggu Ana di gerbang sekolah tapi Ana masih tak mau menemui nya.
3 hari kemudian Evan tak terlihat di depan gerbang sekolah. Ana merasa mungkin Evan sudah lelah atau Evan ke siangan sehingga belum datang. Pulang sekolah Ana sengaja pulang terlambat, dia menunggu Evan tapi ternyata Evan tidak ada di depan gerbang. Dia mulai panik,tapi Ana gengsi untuk menghubungi Evan karena dia yang menolak bertemu dengan Evan.
Seminggu berlalu Evan sudah tidak pernah datang lagi menemui Ana. Ana mulai khawatir,dia merasa kecewa sama Evan.
" Apakah hanya segini saja rasa cintamu padaku kak Evan? aku baru tidak mau menemui mu 1 Minggu kog kamu sudah menyerah seperti ini, aku kira kau akan selalu menunggu ku sampai aku siap menemuimu lagi, aku kecewa sama kamu kak 😢 "
2 bulan kemudian
Hari ini Ana merasa tidak enak badan, dia merasa lemas dan tak punya tenaga. Dia pun tidak ingin makan beberapa hari ini. Ibu nya yang melihat Ana menjadi pemurung dan tidak ceria lagi seperti dulu bertanya pada nya.
" iya Bu, ada apa?"
" seperti nya kamu sakit ya nak... kenapa akhir2 ini kamu murung dan jarang mau makan. ibu perhatikan kamu juga pucat. apa kamu sakit sayang... "
" tidak Bu,aku tidak sakit, aku hanya sedikit lemas. mungkin karena aku jarang makan. "
" apa kamu ada masalah dengan teman mu atau dengan siapa?"
__ADS_1
" Tidak Bu,tidak ada apa2 "
" kalau kamu sakit, gak usah masuk sekolah ya sayang. "
" sebentar lagi ujian tengah semester Bu kalau aku gak masuk sayang bu,bisa ketinggalan pelajaran. "
" ya sudah, tapi kalau kamu sakit nanti.minta izin pulang aja ya nak. ibu tidak mau Kenapa "
" iya ibu. jangan khawatir. aku baik2 saja. ya sudah aku berangkat sekolah dulu ya Bu "
" iya sayang... hati hati di jalan "
Sebelum melangkah ke luar rumah tiba tiba Ana pingsan
" Ana..." teriak ibunya membuat ayahnya keluar dari kamar
" Ada apa Bu ? " Tanya ayah Ana
" Tidak tahu pak, tiba tiba Ana pingsan "
" Ayo Bu kita bawa ke kamar, bantu bapak menggotong nya "
" iya pak, hati hati pak "
__ADS_1
Sesampainya di kamar Ana , bapak nya memanggil bidan desa untuk memeriksa Ana.
Saat memeriksa Ana bidan merasa kaget karena mengetahui kondisi Ana. Padahal Ana masih sekolah. Untuk memastikan nya bidan menyuruh ana untuk tes urin. Akhirnya Ana pun melakukan tes itu