
Sesampainya di rumah Ana langsung masuk ke kamar untuk istirahat. Sementara ibunya bergegas ke dapur untuk memasak makan siang. Ternyata di sana sudah ada Anti yang sedang memasak. Astri langsung membantunya...
" Kakak dari mana saja...tadi ibu mencari kakak dan Ana " masih meneruskan pekerjaan nya
" Ya ..tadi aku ke dokter An... memeriksakan Ana seperti nya dia tidak enak badan " membantu mencuci sayuran
" Ana sering sakit ya kak sekarang,dia juga terlihat agak gemukan " menatap Astri
" Emm... iya sejak tinggal di sini Ana jadi gemuk. mungkin dia suka tinggal di sini. mangkanya sekarang dia gemuk " menundukkan kepalanya tidak berani menatap Anti
__ADS_1
" kakak tidak sedang menyembunyikan sesuatu kan? " menatap Astri dengan tajam
" Menyembunyikan apa dheg... ya enggak lah " meskipun Astri berusaha untuk tenang tapi dia tetap gugup
" ya...udah. kakak seminggu lagi aku akan pindah ikut mas Rudi. kakak jaga baik baik ibu ya.. " memandang Astri penuh harap
" Kamu tidak perlu khawatir An... Aku akan menjaga ibu dengan baik "
Astri merasa sedih karena sudah membohongi keluarga nya tentang kehamilan Ana.
__ADS_1
****
Seminggu kemudian tiba saatnya Anti akan meninggalkan negara ini. Dia harus ikut suaminya ke Malaysia untuk mengembangkan bisnis di sana.
Mereka berpamitan dan berpelukan bersama melepas kepergian Anti, Anti meminta Astri untuk menjaga ibu mereka dan membuat ibunya selalu bahagia. Astri pun berjanji akan memenuhi semua permintaan adiknya itu.
seiring berjalannya waktu perut Ana mulai membesar kini saatnya dia periksa lagi ke dokter kandungan untuk mengetahui apakah bayinya berkembang dengan baik atau tidak. karena sudah 1 bulan yang lalu terakhir kali dia periksa bersama ibunya.
Dokter memberi tahu bahwa bayinya kurang sehat dan berat badannya juga kurang. Ana di suruh untuk makan makanan yang manis agar bisa menambah berat badan sang bayi. usia kandungan sudah 22 Minggu. Dokter memberikan suplemen agar bayinya dapat memiliki berat badan yang ideal.
__ADS_1
Sekarang setiap berangkat ke sekolah Ana selalu datang lebih pagi dan pulang terlambat semua itu dia lakukan untuk menutupi kehamilan nya Agar tidak ada yang memperhatikan nya. meskipun memakai baju yang besar tapi perutnya masih aja kelihatan besar. Terkadang dia tidak ingin masuk sekolah tapi melihat semangat orangtuanya dia tidak tega jika harus mengatakan ingin berhenti sekolah.
Siang itu cuaca mendung, seperti nya sebentar lagi turun hujan. Ana ingin segera pulang tapi masih ada anak anak yang masih berada di luar sekolah. Dia tidak berani untuk pulang karena takut ada yang memperhatikan perutnya yang mulai membesar. Terpaksa dia harus menunggu sampai semua murid pulang. Saat itu tukang kebun melihat Ana yang masih duduk di dalam kelas dan menyuruh nya untuk pulang tapi Ana enggan untuk berdiri dan ber alasan bahwa Dia sedang datang bulan dan roknya terkena noda darah jadi malu untuk keluar. Tukang kebun itu membantu Ana mengawasi sekitar saat sudah sepi tukang kebun memberi tahu Ana dan menyuruh nya untuk pulang. Ana bergegas keluar sekolah dan menunggu angkot di depan. sejak Anti ikut suaminya ke Malaysia, Ana selalu naik angkot saat berangkat dan pulang sekolah. Sampai di depan tiba tiba hujan turun deras sekali... Membuat Ana memutuskan untuk berteduh menunggu hujan reda.