
Sudah seminggu Aisyah menjadi istri Evandra Mahameru namun meski sudah 7 hari pernikahan mereka, Aisyah belum merasakan kehangatan pelukan Evan. Setiap malam ada aja alasan Evan untuk menghindari Aisyah.
Meskipun sakit hati Aisyah tetap menahan nya. Dia yakin Suatu saat nanti Evan akan mencintai nya.
Hari ini Evan akan kembali bekerja karena libur panjang nya sudah usai. Banyak pekerjaan menumpuk yang harus dia selesai kan sebelum akhir pekan nanti.
" Mas... mau ke kantor? " Sambil membenarkan dasi suaminya
" Iya... "
" Terus kapan kita akan honeymoon "
" Nanti setelah aku ada waktu... "
" Kapan mas... "
" Hmmm... semoga bisa secepatnya "
" Baiklah aku akan sabar menunggu nya "
" Mas berangkat dulu ya "
" Hati hati di jalan ya mas... " sambil mencium tangan suaminya
Di perjalanan menuju kantor Evan masih terbayang bayang wajah Ana yang sendu saat melihat dia.
" Kenapa tampak begitu banyak luka yang kau simpan Ana. Apa yang sebenarnya terjadi "
__ADS_1
" Aku akan menemui mu Ana. ya... aku harus menemui mu sekarang... jika tidak aku tidak akan bisa tenang menjalani rumah tangga dengan Aisyah "
Saat itu juga Evan langsung memutar mobilnya menuju tempat kelahiran Aisyah untuk menemui Ana kekasih nya yang dulu.
Saat sampai di kota B , Evan mulai mencari keberadaan Ana, dia memulai dari buku catatan daftar hadir tamu di pernikahan nya.
Dia dan anak buahnya mendatangi satu per satu alamat tamu yang ada di catatan itu.
Sehari di kita B Evan belum menemukan di mana keberadaan Ana sekarang.
Saat malam pun tiba... Evan belum juga pulang, Aisyah mengkhawatirkan suaminya dan memutuskan untuk menelepon nya
" Tut...Tut... Kenapa tidak di angkat mas Evan... sebenarnya kamu di mana? "
" Aku telpon ke kantor katanya kamu tidak ke kantor... lalu kamu sebenarnya ke mana...? "
Aisyah mondar mandir tak karuan menantikan kabar dari suaminya.
" Tidak mbok ... perasaan ku tidak enak. "
" Sudah Non duduk dulu dan tenang kan pikiran non. Biasa pengantin baru kalau di tinggal sebentar pasti bawaan nya sudah kangen. mbok dulu juga gitu. hehehe... Mungkin den Evan lupa kalau sudah beristri jadi tidak mengabari non. "
" Kalian kan masih baru seminggu menikah, jadi wajar kalau den Evan kadang lupa karena belum terbiasa. lama kelamaan mbok yakin pasti den Evan akan selalu memberi tahu non di mana dia berada. "
" Hmmm... iya mbok, kalau gitu aku ke kamar dulu "
" Baik non... non tidak makan? ini sudah waktunya makan malam. "
__ADS_1
" Nanti saja mbok... aku belum lapar "
" Ya sudah... "
Pukul 21:30 Evan baru menghubungi istrinya lewat pesan singkat
" Maaf malam ini aku tidak pulang, aku sedang berada di luar kota mungkin sampai urusan ku di sini selesai aku akan pulang. Kamu jaga diri baik baik di rumah. "
" apa ini mas Evan? hanya SMS... apa kamu tidak ingin telepon aku? apa aku memang tidak penting bagimu? sehingga kau perlakukan aku seperti orang asing. Aku ini istrimu mas... aku istrimu. bukan teman masa kecilmu lagi "
Karena kesal Aisyah membanting hp nya di kasur.
Sampai jam 22:00 anak buah Evan belum juga menemukan keberadaan Ana.
Evan mengadakan rapat dengan Anak buahnya untuk menyusun strategi agar bisa segera menemukan Ana
" Bos... masih ada beberapa daftar orang yang belum kita temui dan ini sudah malam "
" Ya kita lanjutkan lagi besok pencarian nya. "
" Dokter ilham juga belum kita temui bos. Dia bekerja di rumah sakit dekat sini. Apa sebaiknya sekarang kita menemui nya? "
" Untuk dokter ilham tak perlu kita temui, karena kata Aisyah dokter Ilham belum menikah. Jadi mana mungkin dia datang bersama Ana "
" Baiklah bos "
" Ya sudah kalian boleh pergi. besok tunggu aku di hotel ini. karena aku menginap di sini. "
__ADS_1
" Bauk bos,kita pergi dulu "
" ya... "