
Menjelang hari pertunangan, Aisyah dan Evan pergi berbelanja cincin pertunangan mereka di sebuah mall terbesar di kota itu.
Saat itu mereka sedang memilih cincin dan Aisyah menyukai cincin bermata satu yang tampak sederhana. Evan pun menyetujui nya karena memang dia sebenarnya tidak ingin bertunangan, Cincin apapun itu yang di pilih Aisyah dia selalu bilang bagus. Setelah makan dan memilih cincin Aisyah izin ke toilet dulu dan Evan menunggu nya di depan mall. Samar samar dia melihat seorang gadis yang mirip dengan Ana, dia pun mengejar gadis itu namun saat di temui dia bukan Ana hanya gadis yang berpostur tubuh mirip ana yang dulu.
****
Ana Bersama Ilham pergi ke sebuah mall untuk membeli keperluan mereka yang ingin berwisata di pantai dengan N dan Ayahnya. Kebetulan Ayahnya libur hari ini jadi mereka menyempatkan untuk berlibur bersama di sela sela kesibukan mereka. Ilham sudah seperti anak Ridwan sendiri karena kedekatan nya dengan Ana dan N, Mereka jadi sering bertemu. Apalagi Ilham benar benar tulus menyayangi N membuat Ridwan yakin jika Ilham adalah laki laki yang tepat untuk menjadi suami Ana. Namun Ana sampai sekarang belum mau menerima lamaran Ilham. Ana hanya menganggap nya sebagai Abang saja.
Setelah semua perlengkapan sudah di beli, Evan dan N menunggu Ana di parkiran mobil, karena Ana ingin pergi ke toilet dulu jadi mereka berpisah di depan mall.
Saat Ana berjalan menuju ke parkiran dia sedang mengambil hp yang sedang berdering di tas dan tak sengaja menabrak seseorang..
" Maaf... maaf... saya tidak sengaja " Sambil mengambil hp nya yang jatuh
" Ana ... "
__ADS_1
Mendengar suara yang tidak asing di telinganya dia menatap ke atas dan melihat seseorang yang dia kenal. Pertemuan yang tidak pernah dia bayangkan akan terjadi saat ini Membuat nya shok...
" Mas... Mas Evan. " Matanya berkaca kaca,Hatinya berdegup kencang melihat orang yang selalu dia rindukan selama ini. Karena tidak percaya dia mencubit dan mengucek matanya
" Ini beneran mas Evan? Aku tidak mimpi kan? "
" Ana... kamu tidak sedang bermimpi. ini aku... Evan " Evan pun menatap Ana penuh kerinduan dan ingin sekali memeluk nya
" Mumu...Mumu... Ayo cepat. Ayah sudah menunggu di mobil. Cepat Mumu... " Suara N yang nyaring membuat dua insan yang saling berpandangan tak percaya itu kaget dan melihat ke arah N
" Siapa dia Ana... " Tanya Evan menatap N dengan heran.
" Ini... ini Anakku mas... " tersenyum bahagia
" Anakmu...? Ini anakmu... ? " Evan nampak tak percaya. Seketika itu hatinya hancur, terasa seluruh tubuhnya teriris pisau yang tajam Membuat nya hampir menetes kan air mata.
__ADS_1
" Iya mas... ini Anakku " ingin rasanya Ana mengatakan bahwa itu juga Anak Evan Namun dia merasa waktunya belum pas untuk mengatakan hal itu sekarang
Jawaban Ana membuat Evan semakin yakin bahwa Ana telah mengkhianati nya dan meninggalkan nya. Kini tidak ada lagi harapan Evan untuk bisa bersama Ana lagi.
" Kak... Evan... " Terdengar suara Aisyah dari belakang Membawa cincin tunangan mereka
" Kak... maav lama tadi cincin nya kekecilan jadi Aisyah menukarkan nya lagi. "
" Iya tak apa Aisyah. "
Melihat Evan sikap Evan yang berubah menjadi dingin dan gelap auranya membuat Aisyah takut.
" Siapa ini kak? "
" Owh... iya kenalin ini calon istriku, besok kita akan bertunangan dan Minggu depan kita akan menikah. "
__ADS_1
Sesaat bumi terasa berhenti berputar bagi Ana, mendengar pernyataan Evan. Cintanya untuk Evan seketika itu runtuh dan hancur berkeping keping. Dia tidak menyangka orang yang tujuh tahun lalu melalui surat cintanya akan datang melamar nya namun pada kenyataannya setelah tujuh tahun berlalu dia malah membawa calon istrinya. Meninggalkan Ana terpuruk sendiri dalam kehidupan ini. Matanya gelap,dia tidak kuat mendengar kabar ini... untung Ada N yang menahan nya dan mengembalikan kesadaran nya