Istri Ke Dua ( Ana )

Istri Ke Dua ( Ana )
episode 73 kalung


__ADS_3

" ***Apa sebenarnya yang kamu sembunyikan dari ku Ana, jelas jelas kamu yang salah tapi kenapa kau malah menyalahkan ku. tidak bisa seperti ini, aku harus cari tahu lagi. Aku tidak mau hidupku di hantui bayanganmu. "


" Kau bisa bercanda dan tersenyum bahagia bersama suamimu. sedangkan aku tidak bisa sedikit pun menghilangkan dirimu dari hidupku. aku juga ingin bahagia seperti mu***. "


Evan terus membuntuti Ana dan Ilham. Setelah mengetahui di mana rumah Ana, Evan memutuskan untuk kembali ke hotel di mana dia menginap. Dia akan kembali besok menemui Ana dan mencari informasi tentangnya.


*****


" Apa yang ada dalam pikiranmu kak? tega teganya kau menuduh ku seperti itu. Menikah... apa kak Evan salah faham denganku, Apa dia kira aku sudah menikah dan N adalah anak ku dan bang Ilham? Jika memang dia berfikir seperti itu. biarlah... biarlah dia berpikiran seperti itu. itu lebih baik buat kita semua. "


Semalaman Ana tak bisa tidur karena memikirkan hal itu.


Siang hari Evan pergi ke rumah Ana dan dia melihat N sedang bermain bersama temannya.


Saat itu N berlarian di depan rumahnya dan tak sengaja tersenggol temanya sehingga membuat dia terjatuh. N yang menangis Membuat Evan segera menolong nya.


" Ada apa cantik...? "

__ADS_1


" Om siapa? "


" Om... bukan siapa siapa. Tadi kebetulan om lihat kamu jatuh jadi om ingin menolong mu "


" Tidak usah... Mumu bilang jangan dekat dekat dengan orang asing. "


" Om... bukan orang jahat kog. Kamu ingat... om pernah tolong kamu waktu kamu kesasar di pesta pernikahan om. "


" Em... oh... iya N ingat sekarang. om orang baik itu ya. "


" Kalung N, kalung N mana? kalung N tidak ada di saku N "


" Kamu kehilangannya kalung mu...? "


" Iya Om... nanti Mumu pasti marah. kemarin N tak sengaja memutuskan kalung itu Mumu nangis. "


" Om...bisa bantu kamu. bagaimana ciri ciri kalung itu? "

__ADS_1


" Benarkah... makasih om. Kaling itu huruf N seperti nama ku om. "


" ok .. mari kita cari "


Evan dan N mencari kalung tersebut sampai sekitar 2 jam kalung itu belum juga ketemu. N memutuskan untuk pulang karena dia sudah terlalu la main di luar. Ana pasti akan marah jika N belum juga pulang. Setelah N pulang... Evan terus saja mencari kalung tersebut... Entah mengapa hatinya ikut sedih melihat kesedihan baby N.


Setengah jam kemudian Evan menemukan kalung itu terjatuh di semak semak dekat gorong gorong. Dia seperti tidak asing melihat kalung itu. Setelah beberapa menit Evan baru sadar bahwa kalung itu kalung miliknya yang di berikan nya pada Ana 7 tahun yang lalu.


" kalung ini... bukankah ini kalung pemberian ku . Ana kau sudah keterlaluan.. bukan kah suamimu kaya... kenapa harus memberikan kalung dari ku untuk Anakmu. apa suami tidak mampu membeli kan nya untuk mu? "


Saat Evan ingin mengembalikan kalung itu kepada N dia melihat pak Ridwan supir keluarga Aisyah masuk ke rumah Ana. Evan pun mengurungkan niatnya untuk menemui Ana.


" Buat apa pak Ridwan ke rumah Ana? apa jangan jangan pak Ridwan itu ayahnya Ana. Aku harus pergi sekarang, jangan sampai pak Ridwan melihat ku di sini "


Evan memutuskan untuk kembali ke hotel tempat dia menginap. Di dalam kamar Evan terus menerus memandangi kalung itu dan terkenang kisahnya bersama Ana. Di mana saat itu Evan memberikan kalung itu kepada Ana, setelah itu mereka terbuai oleh cinta dan melakukan hubungan terlarang.


" aku tidak menyangka kau masih menyimpan nya sampai sekarang Ana. "

__ADS_1


__ADS_2