
Sesampainya di tempat piknik... mereka menggelar karpet dan memandang danau yang indah dan sejuk, melihat banyak bebek dan anaknya yang sedang berenang membuat hati mereka tenang.
Terpancar kebahagiaan di wajah Evan, Namun tidak dengan Aisyah dan Ana. Senyum yang di paksakan dan hati yang belum sepenuhnya menerima semua takdir yang telah di garis kan terlihat jelas di wajah kedua istri Evan itu.
Evan yang tampak manja dengan ke dua istrinya itu membuat orang yang ada di sekeliling mereka iri dengan kebahagiaan keluarga Evan.
" Evan... Aisyah... kalian sedang apa di sini? ". tanya Rendra teman Evan saat di luar negeri
" Rendra ... kau sendiri sedang apa di sini? "
balas Evan kaget
" Aku sedang liburan di sini. Sebelum kembali ke Amrik ku sempatkan mampir ke sini. Ada begitu banyak cerita di sini waktu aku masih kecil. "
" Pasti tentang dia... "
" Kalau bukan dia siapa lagi. boleh gabung nggak sama kalian? " Sambil menatap Ana yang sedang menyuapi N makanan
" silahkan kak Rendra... kami akan sangat senang jika Kaka mau gabung dengan kita. iya kan mas...? "
" oh... iya sayang. "
" Heh... Evan... siapa gadis ini, kenalin donk " bisik Rendra pada Evan
Mendengar ucapan Rendra, Evan sedikit Emosi dan ingin meninjunya karena dia berani mengganggu istri ke duanya. Namun tangan Aisyah memegang erat Evan, seolah tahu apa yang sedang Rendra bisikkan ke telinga sahabatnya itu.
__ADS_1
" Hmmm.... minum dulu mie kopi buatan istriku. " Sambil melirik Ana
" Waoo... kopi buatan Aisyah memang nikmat "
" Saya ke sana dulu menyusul N " izin Ana pada semua orang
" Ya... " Jawab Evan singkat
" Hai Aisyah... siapa gadis manis itu? kenapa Evan tidak mau mengenalkannya padaku? dan gadis kecil itu, aku tidak pernah melihat nya, apa dia saudara mu?" Tanya Rendra sedikit penasaran dengan Ana
" Itu bukan urusan mu. " berlalu meninggalkan sahabat nya dan menghampiri Ana dan N
" Ayolah brow... jangan bikin penasaran. "
" Kenapa Evan terlihat marah Aisyah? "
Aisyah dan Rendra ngobrol bersama sedangkan Evan sedang bermain dengan Ana dan N
" Aisyah ada hubungannya apa Evan dan gadis itu? kenapa seperti nya mereka sangat dekat? Apa kamu tidak cemburu melihat semua itu? "
" Tidak .. aku tidak cemburu, aku percaya dengan suamiku. "
" Bunda Aisyah... sini.... main sama Mumu dan papa "
" Iya sayang... nanti bunda nyusul. "
__ADS_1
" Papa...? kalian mengangkat Anak? dan wanita itu? "
" Sudahlah kak, jangan pikirkan keluarga kami. kami bahagia kog dengan semua ini "
" Aisyah... maksud kamu? ... "
Tiba tiba ponsel Rendra berdering dan terpaksa dia harus meninggalkan tempat itu karena ada urusan yang penting. Rendra pun tidak sempat berpamitan dengan Evan. Dia meminta tolong pada Aisyah untuk menyampaikan permintaan maaf nya pada Evan karena buru buru tidak bisa berpamitan dengan nya
" Harus bagaimana jika nanti banyak yang bertanya tentang kedekatan Evan dengan Ana? haruskah aku menjawab yang sebenarnya bahwa suamiku menikah lagi dengan kekasihnya yang dulu...? ya Allah aku belum siap dengan semua ini. aku harus bagaimana ... " kesedihan tampak jelas di mata Aisyah.
Ana pun tampak begitu sedih melihat kesedihan yang terpancar dari wajah Aisyah.
" AYah... kenapa kau memberikan pilihan yang begitu sulit untuk aku jalani. Aku tidak sanggup melihat kesedihan di wajah gadis ini. Dia sangat baik...aku sangat melukai nya. Meskipun dia terlihat tegar tapi aku tahu dalam hatinya telah di hancurkan oleh diriku dan juga suaminya. Aku tidak pernah melihat wanita setegar dia ayah ... " tak terasa air mata Ana menetes
" Kamu kenapa sayang? " sambil mengelus rambut Ana
" Stop... tolong, tolong jangan sentuh aku. "
" why...? " Tanya Evan heran melihat reaksi Ana
" Tolong jangan sentuh aku di depan umum, bagaimana kalau ada orang yang mengenalimu dan Aisyah... apa kata orang nanti. Jagalah kehormatan istrimu "
" Tapi kau juga istriku Ana... "
" Aku... aku hanya istri siri mu. dan di luar... bagi orang luar Aisyah lah istrimu. "
__ADS_1
" Apa kau marah karena tadi aku tidak bilang sama temenku kalau kamu itu istri ke dua ku? "
" Tidak Evan... tidak sama sekali. tolong... aku tidak ingin membuat wanita itu bersedih. Aku harap kamu faham maksudku " sambil menunjuk ke arah Aisyah dan pergi meninggalkan Evan