Istri Ke Dua ( Ana )

Istri Ke Dua ( Ana )
Episode 96 Lapang dada


__ADS_3

Sepulang dari piknik Aisyah Merapikan kamarnya dan menyiapkan baju untuk Evan.


" Mas... malam ini kamu mau tidur di mana? di kamarku apa di kamar Ana? " Pertanyaan Aisyah membuat Evan yang baru keluar kamar mandi kaget


" Aku belum memikirkan nya Aisyah. "


" Kalau mas mau tidur di kamar Ana nggak pa pa kog, pergilah ke kamar Ana, kalian kan pengantin baru pasti hasrat kalian untuk bersama masih menggebu-gebu. "


" Apa kau tidak ingin bersama ku malam ini? " menarik Aisyah ke dalam pelukan nya.


" Bukannya mas yang tak ingin bersama ku setiap malam? Mas selalu menghindari ku setiap malam saat kita masih di awal awal pernikahan kita. sekarang pun masih sama. "


" Benarkah aku seperti itu? "


" Ya... mas seperti itu selalu ketika denganku. tidak seperti saat dengan Ana. "

__ADS_1


" Maafkan Aku sayang... mulai saat ini aku akan bersikap adil pada kalian berdua. "


" Aku percaya mas bisa melakukan semua itu. "


" Dan malam ini aku ingin bersama mu. Mulai saat ini aku akan berusaha membahagiakan mu. Menebus semua kesalahan ku saat di awal pernikahan kita " Sambil mengingat perkataan Ana sore tadi saat mereka piknik di pinggir danau


" lihatlah wanita itu, tidak kah kau melihat banyak kesedihan di wajahnya? Apa kau sudah berbuat adil pada dia? jika kau sudah berbuat adil tak mungkin di wajahnya banyak tersimpan luka yang mendalam. Dia wanita yang paham agama, Meski tak menyukai semua ini dia tetap bertahan denganmu karena dia menghormati mu dan juga mencintai mu dengan tulus. Dia tahu bahwa suaminya bisa menikah lebih dari satu jika mampu, kalau kau sudah merasa mampu mempunya dua istri maka lakukan lah yang terbaik buat mereka. Belajar lah mencintai dia, dia istrimu... jangan kau mementingkan ego dan perasaan mu saja. jangan sampai kau menyesal ketika dia pergi darimu karena tidak menemukan kebahagiaan bersamamu. " sambil menunjuk Aisyah yang sedang termenung sendirian


" seharusnya kau bersyukur bisa memiliki wanita seperti Aisyah, jarang ada wanita yang mau menerima suaminya menikah lagi dengan lapang dada, apalagi tinggal 1 atap dengan madunya. Dia wanita terbaik pilihan Allah untukmu. maka jangan sia sia kan dia. Cintai dia jangan pernah sakiti hatinya. "


" Mas kenapa melamun? " Tanya Aisyah membuat Evan kaget


Aisyah yang terharu menetes kan air matanya dan Evan menghapus air mata itu


" Jangan pernah menangis lagi. aku akan berusaha adil dengan kalian berdua. "

__ADS_1


" Aku menangis karena bahagia mas...Aku ingin kita bisa seperti ini selama nya. "


Evan lalu memeluk Aisyah dan mencium keningnya.


Keesokan harinya terlihat mata Aisyah berbinar binar. Terlihat jelas kebahagiaan yang sedang dia rasakan hari ini. Aisyah pun menyapa Ana yang sedang menata makanan di meja makan


" Selamat pagi Ana... kamu buat apa pagi ini? "


" Pagi juga... Aku cuma buat nasi goreng kesukaan N karena tadi N minta di buatkan nasi goreng sebelum berangkat ke sekolah. "


" Kelihatannya enak... boleh aku mencicip nya sedikit? "


" Silahkan... aku juga buatkan untuk kalian berdua. "


" makasih Ana... "

__ADS_1


Mbok Ijah yang melihat semua itu terheran heran karena dia tidak pernah melihat nyonya nya itu sebahagia pagi ini semenjak tinggal di rumah ini 7 bulan yang lalu.


" Aneh non Aisyah ini, punya madu bukan nya sedih kog malah terlihat semakin bahagia.. sungguh mulia hati mu non bisa menerima madu mu dengan lapang dada. Surga pantas untukmu non " batin mbok Ijah sambil terus menatap Aisyah


__ADS_2