
Dokter Ilham selalu kepikiran dengan apa yang di ucapkan Ana. Dia tidak bisa konsentrasi pada pekerjaan nya karena selalu memikirkan Ana.
Jam makan siang, Dia tidak pergi ke kantin. Hanya berdiam diri di ruangan nya.
" Tok...tok "
" Masuk...!"
" Ayu... Ada apa? " Terkejut Melihat Ayu Membawa bingkisan di tangannya.
" Aku melihat dokter tidak ke kantin, jadi aku bawakan sesuatu untuk dokter. Makanlah... Nanti dokter sakit. Saya permisi dulu " Berlalu tanpa ingin mendengar jawaban dari dokter Ilham
" Ayu... tunggu ... ! "
__ADS_1
" Tolong jangan menolak lagi pemberian ku dok... Sekali ini saja. Terimakasih " tanpa menoleh kebelakang
Setelah Ayu pergi dokter ilham membuka bingkisan itu, Ternyata isinya sebuah kue ulang tahun berbentuk hati.
Tertulis di kue itu ucapan selamat ulang tahun yang ke 25 . Dan terselip sebuah surat warna pink di bawah tutup kue itu.
***Assalamualaikum dokter Ilham
Selamat ulang tahun yang ke 25. Semoga dokter selalu dalam lindungan Allah dan apa yang dokter cita cita kan tercapai. Amin... doa terbaik untuk mu dokter
Perasaan ku semakin dalam ke dokter dari waktu ke waktu. Aku tahu ini salah... tidak seharusnya aku mengatakan ini duluan namun menunggu mu yang mengatakan ini dulu rasanya tidak mungkin terjadi. Aku tidak mau menyesal suatu hari nanti.
Aku menyukai mu dokter, mencintai mu dan juga menyayangimu. Entah bagaimana perasaan mu padaku. itu tidak penting yang penting aKu telah mengatakan semua yang ingin ku katakan selama ini meski hanya lewat surat ini.
__ADS_1
jika dokter juga menyukai ku temui aku di kafe dekat rumah sakit Sabtu esok. jam 7 malam. jika dokter tidak mempunyai perasaan apa pun padaku dokter tak perlu menemui ku.
Aku tidak berharap kau membalas cintaku dan jangan jadikan beban surat ku ini. Aku cukup bahagia bisa mengatakan ini semua.
Dari ku yang mencintai mu
Ayu***
Selesai membaca surat dari Ayu dokter Ilham menghelai nafas dalam dalam. Dia salut pada Ayu yang telah berani mengatakan cinta nya. Sedangkan dia masih bingung dengan perasaannya pada Ana. Mungkin kah dia juga mencintai Ana? Atau mungkin dia hanya bersimpati padanya.
" Ceklek... " terdengar suara pintu di buka
Dokter Ilham tidak menyadari kedatangan dokter Iwan ke ruangan nya. Dia masih tenggelam dalam lamunan nya.
__ADS_1
Melihat kue di atas meja serta kertas warna pink di samping nya membuat dokter Iwan penasaran dan membacanya. Setelah membaca dia tertawa sehingga dokter Ilham tersadar dari lamunannya mendengar gelak tawa dokter Iwan.
" Cie...cie jadi hari ini ada yang menerima surat cinta ya " Sambil memegang surat tersebut