Istri Ke Dua ( Ana )

Istri Ke Dua ( Ana )
Episode 82 Trauma Aisyah


__ADS_3

Saat mengetahui Aisyah di rawat di rumah sakit nya, Ilham segera menengoknya.


" Assalamualaikum... Aisyah. "


" Waalaikum salam... bang Ilham. " Aisyah tampak bahagia melihat orang yang telah dianggap sebagai kakaknya


" Bagaimana keadaanmu? "


" Dari mana Abang tahu aku ada di sini? "


" Abang lihat dirimu semalam, namun Abang ada pasien yang mau melahirkan jadi Abang tak bisa langsung menengok mu "


" Kamu di sini sama siapa? mana umi dan Abah? "


" Ada suamiku bang. Namun dia sedang keluar "


" Kenapa matamu bengkak? Kamu tidak habis menangis kan? "


" Oh..tidak bang. Aku hanya kurang tidur saja. "

__ADS_1


" Jangan terlalu banyak stres nanti kamu sering pingsan seperti dulu. Suamimu kan yang repot. Ia kalau dia seperti Abang... selalu siap sedia membawamu ke rumah sakit. kalau dia sedang sibuk bagaimana? "


" Kenapa Abang begitu baik padaku? Apa karena permintaan terakhir kak Ayunda sebelum meninggal? "


Evan terlihat kaget mendengar nama Ayunda di sebut.


" Aku sudah ingat semuanya bang, jadi Abang tak perlu kaget. "


Ilham hanya terdiam


Aisyah sebenarnya mempunyai kakak bernama Ayunda Triyana Bhaskara Yaitu kekasih Ilham saat masih SMA. Namun hari itu, di saat orang tua Ayunda pergi kondangan ke rumah saudaranya, orang tua Ayunda menitipkan Aisyah kepada Ayunda. Dan pada saat itu Ayunda ada janji dengan Ilham di taman. Karena di rumah tidak ada orang, Ayunda mengajak Aisyah bersamanya. Saat sampai di taman, ayunda kehilangan adiknya, dia pun mencari Aisyah di bantu Ilham. Saat melihat Aisyah di sebrang jalan hampir tertabrak mobil, Ayunda berlari menyelamatkan Aisyah. Dan akhirnya Ayunda lah yang tertabrak mobil. sebelum meninggal, Ayunda sempat berpesan pada Ilham untuk selalu menjaga dan melindungi Aisyah adik kesayangannya. sejak kematian Ayunda, Aisyah mengalami trauma. Dia sering pingsan bila mendengar kabar buruk atau pun melihat sesuatu yang menyakiti hatinya.


Trauma Aisyah berlangsung cukup lama hampir 2 tahun. Dia sering menangis,menjerit sendirian dan berteriak teriak. Hal itu membuat ke dua orang tuanya khawatir. Saat berumur 10 tahun orang tua Aisyah memutuskan untuk menghapus semua kenangan tentang Ayunda demi kelangsungan hidup Aisyah. Mengasingkan Aisyah dari dunia luar. Itu yang di sarankan psikiater untuk menyembuhkan luka batin Aisyah. Sehingga Aisyah merasa dia anak satu satu nya di keluarga Bhaskara.


*****


Hari ini Aisyah sudah di perbolehkan dokter untuk pulang. Sebelum pulang , Aisyah berpamitan dulu dengan Ilham walau cuma sebentar karena Ilham ada pasien yang sudah menunggunya.


Dalam perjalanan pulang, Aisyah hanya diam saja. Sementara Evan juga fokus menyetir.

__ADS_1


Sesampainya di rumah, Aisyah segera masuk ke kamar dan beristirahat. Evan juga bergegas ke kantor untuk menandatangani berkas penting.


Saat pulang kantor, Mbok Ijah memberi tahu Evan bahwa Aisyah dari tadi siang tidak mau makan dan tidak mau keluar kamar. Hal itu membuat mbok Ijah khawatir.


Evan meyakinkan mbok Ijah bahwa Aisyah baik baik saja tidak ada yang perlu di khawatirkan.


Evan lalu menghampiri istrinya di kamar


" Aisyah... makan lah. kasian mbok jah sudah menyiapkan makanan untuk mu " sambil melepas dasi dan kemejanya.


Namun Aisyah tetap diam


" makanlah nanti kamu tambah sakit "


Aisyah masih tak bergeming...


" Apa kau begitu mencintainya? " Tanya Aisyah


Sekarang gantian Evan yang terdiam oleh pertanyaan Aisyah

__ADS_1


" Apa dia begitu bearti bagimu? "


" Lalu... apa artinya diriku bagimu ?


__ADS_2