
Mendengar hal itu, harapan dokter Ilham untuk bisa bersama Ana semakin besar. Dia yakin suatu saat nanti Ana akan jadi milik nya.
Waktu terus berlalu, senja berganti malam, malam pun beranjak menjadi pagi. Begitu seterusnya seputar kehidupan dokter Ilham dan Ana mereka di dalam lingkaran yang tidak tahu seperti apa sebenarnya hubungan mereka. Tidak ada kejelasan yang bisa mengikat keduanya. Dokter ilham sebenarnya sudah melamar Ana dua kali namun Ana masih belum menerima dokter Ilham, dia hanya menganggap dokter ilham seperti abangnya sendiri. Tidak lebih ...
__ADS_1
Dua tahun berlalu begitu cepat.
Baby N pun sekarang sudah berumur 3 tahun namun sampai sekarang dia belum bisa berjalan. Itu membuat Ana khawatir dengan keadaan anaknya. Ibu nya selalu mencoba menguatkan Ana bahwa memang ada bayi yang terlambat jalan nya ada juga yang terlambat bicara nya beda beda. Apalagi N lahir prematur jadi sedikit wajar kalau terlambat berjalan.
__ADS_1
Walau menjadi ibu muda Ana bisa merawat baby N dengan baik tentu saja dengan bantuan ibunya. Saat menjadi ibu umurnya baru 17 tahun dan itu tidak membuat nya frustasi atau mengalami baby blues. Dia pandai dalam menjaga Baby N.
Dengan bermodal kan ijasah SMA terbuka nya dia melanjutkan kuliah di universitas kota B , Semangatnya yang tinggi dan juga tekadnya untuk bangkit dari keterpurukan masa lalu membuat dia mendapatkan beasiswa di kampus ternama ini. Tentu saja dengan dukungan orang orang terdekat nya. selain orang tuanya yang paling berperan penting ialah dokter Ilham. Dia membantu semuanya dari segi keuangan hingga memfasilitasi apa yang di butuhkan Ana. Dokter Ilham sangat tulus mencintai Ana. Walau Ana belum membalas cintanya dia enggan pergi dari sisi Ana. Ana juga merasakan ketulusan cinta dokter ilham, Namun dia tidak bisa membalas nya karena memang di hatinya hanya ada Evan yang entah bagaimana kabarnya. sudah hampir 4 tahun Evan pergi meninggalkan Ana tanpa kabar. Meski begitu Ana tetap setia menanti Evan kembali.
__ADS_1
Terkadang Ana kasihan sama dokter ilham dan menyuruh nya untuk mencari wanita yang lebih baik darinya Namun lagi lagi dokter ilham menolak. Dokter ilham selalu berkata pada Ana " Jangan kau merasa tidak enak dengan ku, biarkan aku seperti ini, ini pilihan hidupku sendiri meskipun sakit aku akan menahan nya karena memang ini jalan yang ku pilih. Berada di sampingmu seperti ini saja sudah membuat ku bahagia apalagi yang aku inginkan? aku tidak ingin apa apa. Cukup kau jangan menghindari ku seperti dulu aku sudah bahagia dengan keadaan ini . Bisa selalu ada untukmu dan baby N juga melihat senyummu setiap hari itu sudah cukup bagiku. cinta itu tidak harus memiliki,cukup melihat mu bahagia aku sudah bahagia."
Selalu itu yang di katakan dokter Ilham pada Ana setiap kali Ana menyuruh nya menjalin hubungan dengan wanita lain. Ana sampai kehabisan akal bagaimana lagi bisa membujuk dokter Ilham. Seperti cinta nya pada Evan meski Evan tidak ada kabar dia akan selalu menunggu nya. mungkin seperti itulah cinta dokter Ilham pada Ana yang tak akan pudar meski mereka tak bisa bersama.
__ADS_1