Istri Ke Dua ( Ana )

Istri Ke Dua ( Ana )
episode 9 Rencana untuk pindah ke kota B


__ADS_3

" siap Bu... " jawab Anton


Mereka menuju ke meja makan dan menikmati makanan yang di sediakan oleh ibunya Ana. Terlihat Ana tidak begitu menikmati makanan nya padahal ini makanan kesukaan nya.


Setelah makan mereka berpamitan pulang.


4 sekawan itu berpelukan sambil menangis dan memeluk erat sahabat nya, mereka tidak rela bahwa mereka akan berpisah dengan Ana.


Ana dan ibunya masuk ke dalam rumah dan di sana sudah ada ayah Ana yang menunggu di ruang tamu untuk membicarakan masalah Ana.


" Besok kita akan pindah ke kota B pagi pagi sekali. Ana cepat kemasi barang barangmu "


" Besok yah...? bukankah ini terlalu cepat ayah? "


" Lalu kapan? Apa harus nunggu perutmu buncit dulu agar semua orang tahu kalau kamu hamil tidak ada suami? Apa kamu mau mempermalukan kami berdua? bunuh saja ayah... Agar ayah tidak melihat semua ini "


" Ayah...maafin aku yah ( Ana menangis sambil bersujud di kaki ayahnya ) Aku akan segera mengemasi barang-barang ku "


" Ibu juga ya pak, tolong bapak jangan marah marah, nanti bapak sakit "

__ADS_1


" Bapak harus gimana Bu, apa bapak tidak berhak marah pada Ana? "


" bapak berhak marah pada Ana tapi ibu mohon jangan pakek cara kekerasan ya pak "


" ya enggak lah buk, meskipun bapak marah tidak akan sampai melukai Ana. Bagaimana pun juga Ana adalah anak kita, kita juga ikut bersalah atas semua ini. Dengan melukai Ana semua tidak akan kembali baik baik saja seperti dulu. semua ini sudah terjadi kita tidak bisa mengingkari nya dan menolaknya "


" Betul pak. terimakasih pak "


" untuk apa bu? "


" karena bapak bisa bersabar dan tidak main tangan dengan Ana "


" Semoga dengan kepindahan kita tidak ada yang curiga ya bu "


" tolong ibu tanya baik baik sama Ana sebenarnya siapa ayah dari bayi nya itu. mungkin saja Ana akan mengatakan nya "


" iya pak nanti ibu akan tanya lagi. sekarang ibu akan mengemasi semua barang barang kita. "


Setelah selesai berkemas Ana menulis sebuah surat yang di tujukan untuk Evan

__ADS_1


***Dear kak Evan


Kaka besok aku akan pindah ke kota B jika suatu hari Kaka pulang dan ingin menemui ku Kaka bisa cari aku di kota B . Aku akan selalu menunggu Kaka menepati janji Kaka***.


" Ana... sedang apa nak ? "


Mendengar suara ibunya yang tiba-tiba ada di pintu kamar nya, sontak dia kaget dan menyembunyikan surat yang ingin dia berikan kepada Evan


" ibu... tidak kog Bu, Ana hanya ingin melihat lihat buku Ana. Apakah Ana di sana busa sekolah Bu? "


" Entah lah sayang... ibu tidak tahu. jika tidak bisa melanjutkan sekolah kamu bisa ikut kejar paket c kan, kamu anak yang cerdas jadi jangan menyerah "


" Terimakasih ibu dan juga maafkan aku karena membuat kalian susah "


" Kami orangtuamu meskipun kamu berbuat salah dan mempermalukan kami, kami akan tetap berada di sisimu karena kami tulus menyayangi mu. Biarkan dia lelaki brengsek itu tidak mau bertanggung jawab padamu tapi ingat kamu masih punya ibu dan bapak jangan pernah merasa sendiri "


" terimakasih ibu " kata Ana sambil memeluk erat ibunya


" Siapa sih dia? seperti nya kamu tidak pernah mengenal kan seorang cowok pun pada ibu dan bapak kecuali Anton "

__ADS_1


Ana hanya terdiam,dia tidak bisa menjawab pertanyaan ibunya itu.


" Ya sudah ibu tidak akan pernah memaksa mu untuk cerita sekarang. tapi kalau suatu saat nanti kamu mau cerita sama ibu. ibu siap jadi pendengar yang baik untuk mu. sudah cepat tidur sudah malam besok pagi-pagi sekali kita harus pindah "


__ADS_2