Istri Ke Dua ( Ana )

Istri Ke Dua ( Ana )
spisode 33 baby N


__ADS_3

Sesampainya di rumah kontrakan, Ana merasa sangat senang. Akhirnya dia bisa membawa pulang baby N.


Ya baby N namanya... putri kecil yang membuat hidup Ana lebih berwarna itu di beri nama. Nama yang singkat padat dan jelas. karena hanya 1 huruf saja namanya.


Karena tidak ingin kenapa kenapa dengan cucunya, Ridwan membuatkan kamar khusus untuk cucunya. Kamar yang tertutup dan di terangi lampu bohlam warna kuning agar cucunya selalu hangat. Apalagi saat di bawa pulang, cucunya harus masih menggunakan selang di hidungnya untuk pernapasan nya. Mereka sangat bersyukur karena baby N masih bisa hidup sampai sekarang. untuk memberi Asi baby N juga masih menggunakan selang. Kondisi nya belum stabil jadi harus mendapatkan perawatan khusus.


Dua minggu kemudian baby N sudah bisa lepas selang dari tubuhnya. Dia sudah bisa menyusu pada ibu nya tanpa menggunakan selang lagi. Berat badan nya pun sudah mulai naik. Tapi sudah 2 bulan lebih beberapa hari baby N masih belum bisa merespon apapun. Ana khawatir dengan keadaan putrinya. Dia memutuskan untuk melakukan pemeriksaan pada mata baby N.


Hari ini sangat panas saat Ana di temani ibunya untuk memeriksakan baby N ke rumah sakit. Di sana Ana bertemu dengan dokter ilham


" Ana... " sapa dokter ilham penuh dengan senyuman

__ADS_1


" Dokter ilham... " Ana balik tersenyum sambil menggendong baby N


" Bagaimana kabar si kecil? "


" Alhamdulillah baik dokter. "


" syukurlah... Aku ikut senang mendengar nya . Oh ya... maav ya saya buru buru. saya tinggal dulu. "


Terlihat ibu Ana tersenyum sambil menepuk pundak Ana.


" Lihat lah masa depan mu nak. Berbahagialah walau keadaan mu seperti ini jangan pernah merasa tak pantas bagi seseorang. Karena kamu pantas untuk siapa saja apa lagi untuk dokter Ilham kamu juga pantas bersanding dengan nya. "

__ADS_1


" Ibu... ibu tak perlu berharap terlalu jauh. dokter ilham hanya menyapa bukan melamar ku ibu. "


" ibu tahu jika dia mulai menyukai mu. Terlihat senyum yang merekah ketika melihat mu. seperti kekasih yang baru melihat kekasihnya setelah sekian lama. "


" Ah ibu... ada ada aja. "


" Sebelum ibu meninggal ibu ingin melihat mu bahagia bersama orang yang benar benar tulus mencintai mu dan kau pun mencintai nya. ibu ingin melihat kau bahagia. "


" Aku sudah bahagia ibu, hidup bersama kalian. menjadi anak ibu adalah kebahagiaan yang tak pernah bisa aku dapatkan dari siapapun. Aku beruntung bisa menjadi putri ibu dan ayah. ibu jangan pernah mengatakan tentang kematian lagi ya... N belum puas bermain dan di gendong ibu. kenapa ibu mau meninggalkan kita " memeluk ibunya


" ibu sayang pada kalian semua. " membalas pelukan Ana

__ADS_1


Entah kenapa Ana merasa ibu nya akhir akhir ini terlihat nampak murung tidak seperti biasanya. Terlihat jelas kesedihan di raut wajahnya. Ibunya tak pernah mau bercerita kepada siapapun termasuk Ana untuk membagi sedikit kesedihan nya. Ana mencoba memahami ibunya. memang sulit menerima bahwa dua orang yang kita sayangi mengecewakan kita. Entah apa yang selalu di pikirkan ibunya sehingga membuat nya terus bersedih. Ana mencoba menghibur namun semua sia sia. Ibunya akan terlihat sedih ketika sendirian. Apalagi saat Ayahnya menginap di rumah majikannya, ibu nya menangis sendiri di dalam kamarnya tengah malam. Ana sering mendengar meskipun ibunya sudah memelankan suara tangisannya. membuat dia semakin menyalahkan dirinya sendiri.


__ADS_2