Istri Kecil CEO Arogan

Istri Kecil CEO Arogan
Extra part 2 (ending)


__ADS_3

Anaya dan Sean didalam perjalanan pulang karena Arka tiba tiba rewel membuatnya pulang lebih awal.Sebenarnya bisa saja mereka menginap di hotel tapi barang barang Arka tak satupun mereka bawa.


"Mas...anak kamu kayaknya gak begitu suka dengan keramaian,buktinya dia anteng nih",ujar Anaya yang menggendong baby Arka yang terlihat begitu tenang.


"Ya...kamu benar",jawab Sean membenarkan ucapan sang istri.


Tak lama mobil mereka sampai dimansion mereka.Sean membukakan pintunya mobil untuk sang istri dan mengambil Arka dari gendongan Anaya.


Namun tiba tiba Arka merengek pelan membuat Sean terkejut karena tak biasanya putranya itu merengek jika ia gendong.


"Ayo sama Mommy...",ujar Anaya meraih Arka dari dekapan Arka.Dan bayi itu langsung diam dan menatap Anaya seraya tersenyum kecil.


"Wah... mulai curang ya sayang.Udah gak ah digendong Daddy lagi",ujar Kevin.


"Kangen Mommy kali Daddy...",ujar Anaya membuai Arka dalam gendongannya.


***


1 tahun kemudian...


Pagi ini Mansion Alatas dihebohkan dengan pekikan suara bayi.Ya Seena telah memiliki bayi lucu berusia 2 bulan.Bayi itu kini tengah menangis karena Arka tiba tiba meremas muka bayi perempuan itu.


Oek oek oek


"Kakak... lihatlah Arka menjahili putriku lagi", teriak Seena.


"Arkana...gak boleh nakal sayang.Itu kan adek Arka",ujar Anaya menghampiri putranya yang baru pandai berjalan dan mengoceh tidak jelas.


"Nono kakah Mom...",oceh Arka dengan logat khas anak anak.


"Iya...ayo kita ke Daddy",ujar Anaya menuntun putranya itu menuju sang suami.


"Arka menjahili Ayesha lagi Nay...",tanya Kakek Alatas.


"Iya eyang...Arkanya sudah mulai jahil sekarang",jawab Anaya.


"Nono nono kaka hil", oceh Arka lagi.


"Iya...cucu buyut eyang gak jahil.Sini sama Eyang",ujar Kakek Alatas meraih tubuh Arka keatas pangkuannya.


"Maafkan Arka Rob,Ayesha jadi korban kegemasannya lagi",ujar Sean pada Robi.


"Ya...Kak",jawab Robi tersenyum tipis.


Anaya tersenyum melihat sang putra yang kini tumbuh menjadi anak yang begitu aktif meski sering bersikap jahil pada adiknya sepupunya.

__ADS_1


Anaya menghampiri Seena yang sedang menyusui baby Ayesha."Seena maafkan sikap Arka ya",ujar Anaya menoel pipi Ayesha dengan gemas.


"Ya Kak...namanya juga anak anak,Arka juga keponakan aku Kak.Selagi gak membahayakan Ayesha tak masalah",jawab Seena menyudahi menyusui Ayesha.


"Boleh gendong Seena?",tanya Anaya.


"Boleh kok Kak",jawab Seena memberikan anaknya pada Anaya.


Anaya menimang tubuh mengikuti Ayesha dengan penuh kasih sayang.Wajah lucu baby Ayesha membuat ibu satu anak itu begitu gemas.


"Gak kasih adik buat Arka,Kak?",tanya Seena.


"Tunggu Arka sedikit besar dulu Seena.Dia masih satu tahun kasihan masih ASI juga",jawab Anaya.


"Ya...aku gak bisa bayangin jika Arka punya adik pasti nasib adiknya sama dengan Ayesha yang selalu saja dijahili",kekeh Seena.


"Ya...entah kenapa Arka sekarang banyak tingkahnya padahal saat bayi aku pikir dia akan jadi anak yang jaim,Seena",jawab Anaya mencium pipi Ayesha.


"Nonono Mi...",pekik Arka saat Sean membawa Arka menuju sang istri.


Anaya menoleh pada sang putra yang kini tampak kesal pada baby Ayesha.


"Nonono Miiii...",pekik Arka lagi.


"Arka...Mommy hanya gendong Ayesha",ujar Sean menenangkan putranya yang kini cemburu pada Ayesha.


"Kak... biar Ayesha sama aku",ujar Seena meraih putrinya dari gendongan Anaya.


Anaya tersenyum melihat tingkah cemburu Arka lalu meraih Arka dari gendongan sang suami."Ayesha kan adik Arka juga...jadi gak boleh kayak gitu lagi ya sayang",ujar Anaya memeberi pengertian pada Arka.


Batita itu tak menjawab malah mengalungkan kedua tangannya dileher sang Mommy dengan begitu erat.


Anaya mengelus punggung Arka dengan lembut lalu mencium punggung tangan yang anak.


"Sepertinya rencana kamu buat nambah adik untuk Arka harus dipikirkan lagi deh Sean",ujar Kakek Alatas terkekeh melihat tingkah anggota cucu buyut pertamanya itu.


"Ya Kek...Arka sedikit posesif pada istiriku", jawab Sean.


"Hahahaha...sifatnya turunan dari kamu Sean.Oleh karena itu jarak kamu dan Seena cukup jauh karena dulu kamu juga tak mau memiliki adik",kekeh Nyonya Anita teringat sifat Sean waktu kecil sangat mirip dengan sifat Arka.


"Ya itu benar...",jawab Papa Ferdian membenarkan perkataan sang istri.


Sean menatap putranya yang kini mendekap erat tubuh sang istri."Arka masih kecil juga untuk punya adik Kek",jawab Sean.


Anaya tersenyum mendengar ucapan sang suami.Ia tau jika Sean ingin memiliki anak lagi tapi Arka masih kecil dan juga masih menyapi.

__ADS_1


"Pagi Sean...", sapa Morgan yang baru datang bersama anak dan istrinya.


Morgan juga telah memiliki seorang anak berjenis kelamin laki laki yang juga berusia 2 bulan.


"Ck...untuk pertama kalinya kamu datang terlambat Morgan",ucap Sean.


"Ya...maafkan aku tadi ada sedikit insiden",jawab Morgan tak enak hati dengan sahabatnya itu.


"Hai La...",sapa Anaya mengahampiri mantan bodyguardnya itu.


"Hai Nay...Kakak Arka kok diem aja?",tanya Lola.


"Lagi cemburuan La,biasa",jawab Anaya.


"Arka lihat tuh adik Marvin...",ujar Anaya pada sang putra yang masih merajuk.


Arka menoleh pada baby Marvin yang terlihat tidur lelap digendongan Lola.Arka tersenyum tipis melihat baby Marvin yang menggeliat kecil.


"Kita berangkat sekarang?",tanya Kakek Alatas.


"Aku rasa begitu Kek",ujar Sean menghampiri sang istri untuk mengambil Arka dari gendongan Anaya.Namun Arka tak mau melepaskan pelukannya pada Anaya.


"Biar sama aku dulu Mas",jawab Anaya.


"Tapi nanti kamu lelah sayang",ujar Sean.


"Gak apa apa kok Mas",jawab Anaya.


Mereka berangkat untuk liburan bersama ke Negara kelahiran kelahiran Nenek Sean yaitu Inggris.Untuk perusahaan Sean menyerahkan semuanya pada sekretaris barunya yang sudah bekerja selama satu tahun ini bersamanya.Sesekali ia memantau dari jauh melalui cctv yang ia letakkan disetiap sudut kantor.


Kaluarga Alatas begitu sangat berbahagia karena kelahiran anggota baru dikeluarga mereka yaitu baby Ayesha Ayenika Argadana.Bayi lucu nan menggemaskan selalu membuat Arka gemas dengan saudaranya itu yang berujung dengan tangisan dari Ayesha.


"Lengkap sudah kebahagiaan Kekek.Cucu cucu Kakek sudah memiliki keluarga kecil dengan anak anak yang lucu dan pintar", ucap Kakek Alatas saat terjadi duduk didalam pesawat yang akan mengantarkan mereka menuju negara tujuan.


"Aamiin...", jawab semua orang serempak.


Sean memeluk dari samping sang istri yang kini tengah menggendong Arka.Batita itu baru saja tertidur.


"Terimakasih telah menemaniku sampai detik ini Anaya Karenina Alatas",ucap Sean menatap wanitanya penuh cinta.


"Iya Mas...aku berharap keluarga kecil kita dijauhkan dari segala malapetaka",jawab Anaya.


"Aamiin... sayang",balas Sean.


Sean tak menyangka perjodohan dari kedua orangtuanya dengan gadis yang tak sengaja bisa selamatkan membuatnya menjadi pria yang begitu sangat bucin.Tak pernah terlintas dari benaknya untuk menikah dalam usia yang masih muda.Tapi begitulah takdir tak ada yang tau siapa jodoh kita.

__ADS_1


...****************...


Ini benar benar sudah tamat ya....


__ADS_2