Istri Kedua CEO Gondrong

Istri Kedua CEO Gondrong
Bab 88


__ADS_3

Paman Nikol, satu-satunya anggota keluarga Eriska di tahan polisi karena terduga adalah dalang dibalik meningalnya Eriska. Namun, siapa sangka, setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata Paman Nikol bukankah Paman Eriska.


Nikol hanyalah seorang pria berusia 45 tahun yang tak lain hanya salah satu pemegang saham di perusahaan Gyn Grup. Dunia maya pun digemparkan dengan penipuan itu. Ansel pun juga kaget, karena sebelumnya Eriska mengakui kalau dia hanya punya satu keluarga yaitu Paman Nikol yang dulu mengantar Eriska menuju altar bersamanya saat di acara pernikahan.


Ansel terus berpikir, apa sebenarnya yang terjadi di balik semua itu? Bukan hanya Ansel yang merasakan ada hal aneh tapi seluruh masyarakat juga dikejutkan dengan kenyataan aneh lainnya. Kenyataan tentang kejelasan siapa Eriska sebenarnya? Dan ternyata, Eriska hanyalah model biasa yang dijadikan kaki tangan oleh pemilik asli perusahaan Gyn sesungguhnya. Siapa pemilik sesungguhnya? Hingga saat ini masih menjadi misteri.


Namun, Ansel merasa begitu malu ketika Mommy-nya dikabarkan telah berada di Perusahaan Gyn Grup dan mengakui bahwa dirinyalah pemilik Gyn grup saat ini.


Ansel menepuk jidat menahan malu, apa yang Mommy-nya lakukan benar-benar telah melampaui batas. Ansel bingung harus melakukan apa, semua yang terjadi benar-benar di luar kendalinya. Seperti ada seseorang yang punya kekuasaan tinggi yang kini tengah memainkannya.


Kini, semua media mengarah kepadanya. Berbagai macam pertanyaan dilontarkan untuknya. Tentang siapa sebenarnya Eriska? Kenapa dirinya menikahi Eriska, tapi bersama dengan wanita lain? Misteri apa yang tersembunyi? Apa benar sekarang Gyn Grup jatuh ke tangan Mommy-nya? Semua pertanyaan aneh yang tidak Ansel ketahui jawabannya mengarah kepada dirinya.


Ansel lebih memilih diam dan tidak banyak bicara. Dia dan para orang-orang kepercayaannya akan mencari siapa yang ada di balik dalang semua ini? Apakah Garvin?

__ADS_1


Ya, Ansel yakin itu Garvin. Tapi, Ansel tau Garvin ingin bales dendam kepadanya. Saat ini, Ansel sudah dapat mengingat kesalahannya di masa lalu. Namun dia tidak tau apa kebenaran selanjutnya. Ansel terus mencoba untuk menghubungi Garvin, tapi Garvin sangat sulit untuk di temui.


Setelah menjalani proses panjang dengan pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan polisi dan Ansel menjawab jujur tanpa ragu. Ansel mengakui menikahi Eriska atas keinginan Mommy-nya bukan atas keinginan dirinya sendiri. Dan selanjutnya, Nyonya Mina lah yang diminta datang ke kantor polisi untuk diperiksa sebagai saksi.


Malam harinya, barulah Ansel pulang dari kantor polisi, Ansel langsung menuju Mansion Garvin yang diberitahukan oleh para mata-matanya.


Hampir satu jam perjalanan hingga akhirnya Ansel tiba di Mansion Garvin yang lebih luas dan megah daripada Mansion Ansel sendiri.


"Tuan Ansel, ada apa Tuan datang ke kediaman Tuan Garvin kami?" Tanya pengawal itu.


"Apakah Garvin ada? Katakan padanya, aku ingin berbicara dengannya," kata Ansel tegas.


"Tunggulah sebentar," balas pengawal itu kembali masuk dan menutup pintu pagar beton.

__ADS_1


Tak lama menunggu, pengawal itu pun kembali dan membuka semua pagar. Dan Ansel dipersilahkan masuk.


Sama seperti Mansionnya, di Mansion Garvin pun juga ada begitu banyak pengawal. Yang membuat Ansel tercengang adalah, para pengawal Garvin yang masing-masing memiliki senjata M-16. Sedangkan orang-orang Ansel memiliki senjata secara diam-diam.


Ansel mengekor di belakang pengawal tadi hingga tiba di ruang tamu. Di sofa, sudah ada Garvin yang duduk dengan angkuhnya.


"Akhrinya kau datang juga, Ansel," sapa Garvin tetap duduk.


Ansel diam tapi tatapan tajam dia berikan untuk Garvin. "Duduklah," kata Garvin dengan angkuhnya.


Ansel pun duduk tepat di hadapan Garvin. "Katakkan apa yang ingin kau sampaikan," sambung Garvin lagi.


"Perusahaan Gyn Grup adalah milikmu, bukan? Dan Eriska adalah orangmu."

__ADS_1


__ADS_2