
Aryan yang ditemani beberapa Bodyguard telah sampai di desa saat pukul 7 pagi. Mobil di parkir ke sebelah halaman. Aryan mengernyitkan dahi melihat begitu banyak orang ada di rumahnya. Banyak para ibu-ibu yang menangis disana. Anak-anak didik Ayla. Para tetangga. Dan Bapak-bapak warga desa yang duduk di kursi-kursi hijau bertuliskan Innaalillaahi wa inaailaihi Roji'un.
Aryan juga melihat sebuah keranda yang disiapkan di dekat rumah. Pak Kiyai Umar datang menyentuh dada Aryan dan memeluk bahunya sembari mengiringi langkahnya menuju rumah.
"Ada apa ini? Apa Saat ini aku sedang bermimpi?"
"Kau harus kuat, Nak Aryan. Kau adalah sandaran kekuatan untuk keluargamu saat ini."
Pak Kiyai Umar membacakan doa di sebelah Aryan setelah mengatakannya.
Orang-orang melihat Aryan yang baru datang dengan tatapan haru dan kasihan.
Aryan yang di gandeng Pak Kiyai Umar memasuki rumah. Ada jasad seseorang yang terbaring tak berdaya di lantai beralaskan Karpet. Di tutup kain jarik Coklat kekuningan menutup seluruh bagian tubuhnya. Orang-orang duduk melingkar di sekitarnya sambil melantunkan ayat-ayat suci Al-qur'an.
"Ada apa ini Pak Kiyai Umar?"
Detak jantung Aryan berdetak begitu kencang tak ber aturan. Tubuhnya gemetar.
"Jasad siapa itu,?"
Suara Aryan sangat pelan nyaris tak terdengar.
Pak Kiyai Umar menuntun Aryan mendekat. Lalu membuka perlahan penutup kain jarik itu.
Aryan mundur. Apa lagi yang bisa di katakan. Ia sempoyongan. Hampir kehilangan kekuatan tubuhnya.
"Kau adalah Bahu, tangan dan kaki keluargamu saat ini. Jika kau tidak kuat, bagaimana dengan keluargamu, Nak Aryan. Siapa yang akan menjadi sandaran mereka?"
Lagi, Pak Kiyai Umar melafalkan doa di samping Aryan. Mengelus bahunya setelah mengatakannya.
...🍂~~~ 🍂...
__ADS_1
Arend jatuh pingsan. Ia tak sadarkan diri. Satu nyawa hidupnya telah pergi meninggalkannya untuk selama-lamanya. Ia berada di ranjang yang sama di samping Ayla.
Zico menangis dalam pelukan Ayla yang terbaring lemah di salah satu kamar. Ayla tak berdaya. Ia hanya menangis pasrah. Ibu-ibu yang menemani mencoba menguatkannya.
Setelah berapa lama, Aryan menguatkan diri. Ia bangkit dan berdiri. Pak Kiyai Umar menuntunnya kedalam kamar dimana keluarganya berada. Ia melihat Ayla yang meliriknya haru dan nanar. Aryan tahu jika kini istrinya pasti tengah dilanda duka yang teramat sangat. Putra nya Arend bahkan terlihat pucat tak sadarkan diri terbaring di samping nya.
Aryan kembali keluar.
"Ada orang lain yang harus kamu temui, Nak Aryan.!"
Aryan menoleh pelan menatap Pak Kiyai Umar. Pak Kiyai Umar lantas membawanya ke kamar Ineke.
Ada Rain disana yang menangis, meraung tanpa suara di bawah lantai menjatuhkan kepalnya di atas ranjang yang bersimbah darah Ineke. Cen menemani Rain disampingnya.
Butuh waktu lama untuk orang-orang memindahkan Jasad Ineke tadinya untuk di mandikan dan dikafani.
Rain terus berusaha memeluk tubuh istrinya. Namun akhirnya ia melepas tubuh Ineke karna tenaganya yang melemah.
Rain Hanya bisa menangis, meraung, berteriak, menjerit tanpa suara, menjatuhkan wajah dan kepalanya di atas ranjang yang penuh darah.
Suara Rain terdengar parau. Itu menyakitkan telinga siapa saja yang mendengarnya. Penyesalan memenuhi relung hatinya.
Ia telah kehilangan hidupnya. Ia telah kalah dalam pertarungan cinta nya.
...****************...
BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN
Arend dan Zico lulus kuliah di salah satu universitas di America. Kini mereka kembali ke negara tercinta.
Arend tumbuh menjadi sosok anak yang tampan, berkharisma, tangguh, mandiri, pendiam, arogan, dan dingin.
__ADS_1
Wanita adalah salah satu phobia nya Arend. Ia tak pernah menjalin hubungan ataupun jatuh cinta. Selalu menjaga jarak. Banyaknya gadis yang mengejar dan berusaha mendekat seperti percuma. Ia tak bisa di gapai. Akan kah ada gadis yang mampu menaklukkan kedinginan hatinya?
Sedangkan Zico. Dialah sang Cassanova. Ia mengatasnamakan kelakuannya di balik kata Cinta. Padahal Setelah bosan ia akan mencampakkan gadis yang sudah pernah ditidurinya. Dan mengatakan jika cinta itu tak harus saling memiliki. Breng_-*sek memang. Entah nantinya, Akankah ada gadis yang bisa merubah kebaji_-*ngannya itu.?
Arend tidak bersedia masuk ke perusahaan Aryan. Ia membangun sendiri bisnis Smart phone nya yang di rintis dari Nol. Sedangkan Zico masuk ke perusahaan Aryan dengan jabatan wakil Presiden direktur.
Kisah mereka akan di tulis di Novel Lainya.
...****************...
Cen membawa Rain yang depresi dan hampir gila ke negara Inggris untuk mendapatkan Psikoterapi. Ia melewati hari-harinya dengan seorang psikolog dan obat-obatan penenang dosis tinggi. Selama 2 tahun akhirnya ia bisa kembali percaya untuk melanjutkan hidupnya.
Kini ia berada di Brazil. Klan Cosa yang sempat redup kini merajai dunia Mafia. Sang Iblis telah kembali. Ia tak segan sekali tembak membunuh siapa saja yang ingin dibunuhnnya.
Di jalan. Di rumah target, di hotel. Bahkan di tempat ramai seperti restoran, Mall. Dan wahana wisata.
Usianya memang tak lagi muda. Menginjak kepala 4. Namun ketampanan dan kegagahannya masih tetap sama sempurnanya.
Wanita di tariknya keranjang. Tapi Rain tidak melakukan Mak_-*ing Love. Namun, ia mengungkung wanita dalam permainan F_uCk_-*ing Love.
Rain bercin_-*ta dan menyiksa partner ranjangnya. Wanita mana yang bisa menjamah hatinya yang hancur dan beku? Ku rasa tak kan ada. Dia tak lagi monster. But He is a King of The Devil. Rain Cosa.
Kehidupan Aryan dan Ayla berjalan normal. Kadang tertawa. Kadang berdebat. Kadang mesra. Kadang juga jail.
Di tinggal kedua jagoannya selama mengenyam pendidikan di luar negri. Rumah mereka terasa sepi dan sunyi. Tapi kini. Kedua jagoan mereka telah kembali. Siap menoreh kisah-kisah dalam kehidupan sehari-hari.
...****************...
Biarkan mereka menjalani hidupnya. Kita ikuti dulu perjalanan kisah **UNARA CALLISTA.
...The Love Of Nara....
__ADS_1
...~~~~~~...
...Thank's alot for reading. 🙏🙏🙏**...