
Terlihat Aryan yang sibuk dengan ponselnya dan menahan amarah. Rencananya untuk segera menyusul Zico ke tempat camping, harus tertunda karna ada pertemuan bisnis penting yang di adakan di kantornya dengan para kolega perusahaan lain.
..."Kamu cepat pergi ke sana, bawa anak buah mu, aku akan segera menyusul setelah semua ini selesai."...
Aryan mengirim pesan singkat pada Dion Bodyguardnya.
Meski berprofesi sebagai Bodyguard, Dion adalah Ahli di bidang seni bela diri.
..."Baik Tuan, saya berangkat sekarang."...
Isi balasan pesan singkat Dion yang di kirim pada Aryan.
...****************...
Dion mengendarai sebuah mobil Jeep Cherokee berwarna merah, ia berangkat ber 4 bersama satu Sopir dan 2 pengawal bawahannya.
Dion mengagumi keindahan alam yang terbentang menyejukkan mata sepanjang jalan.
Hujan turun mengguyur tanah Sepenjang jalan tadi membuatnya merasa seperti ini adalah liburannya, dia duduk menyenderkan tubuhnya dalam mobil dengan posisi sangat rileks, sampai pada akhirnya, mobilnya terhenti karna ban belakang terjebak lumpur jalanan berlubang yang sudah rusak parah.
..."Kenapa mobilnya?"...
Dion duduk terbangun dari posisi nyamannya.
..."Sepertinya, kita mendapat masalah, Ban kita masuk kedalam jalanan berlumpur"...
..."Biar saya periksa."...
..."Tunggu, diluar hujan sangat deras, nanti kamu kedinginan."...
..."Tapi ini sudah sore pak Dion, dan sepertinya, perkampungan masih jauh dari sini....
...Kita harus segera mengeluarkan mobil kita dari lumpur ini, jika tidak, kita bisa terjebak sampai malam disini."...
Suasana juga sangat sepi, meski disisi kiri dan kanan jalan terbentang hamparan sawah yang luas, namun tak terlihat sama sekali ada seseorang di sekitar tempat itu, mungkin hari yang sudah sangat sore, sehingga orang-orang yang biasa di sawah sudah pada pulang.
Dari arah belakang terlihat ada sebuah mobil Bak yang lewat dengan tujuan arah ke depan.
Dion langsung turun dari mobil menghalau mobil Bak itu dengan melambai-lambaikan tangannya, yang di ikuti oleh Pak Sopir dan kedua Pengawal bawahannya. Mobil itu berhenti.
..."Ada apa pak."...
Sopir mobil bak mendongak kan kepalanya keluar pintu.
..."Saya butuh bantuan pak, ban mobil saya terjebak lumpur."...
Dion basah karna hujan masih turun meski tak selebat tadi.
..."Gimana mbak? Saya turun dulu sebentar untuk menolong mereka?"...
Tanya sopir pada orang yang menyewa nya, wanita itu adalah Ineke, yang habis melakukan perjalanan dari belanja barang-barang kebutuhan kios.
__ADS_1
..."Tunggu pak, saya takut mereka orang-orang jahat, lihat saja penampilan mereka. Mereka pendatang dari luar, dengan pakaian jas serba hitam, apa tidak salah,? Ini kan jalan menuju desa, dimana orang dari luar biasanya berpakaian seperti pendaki, bukan seperti mereka."...
..."Iya juga ya mbak"...
Supir truk menganggukkan kepala.
..."Maaf pak, saya harus segera berangkat, untuk mengirim barang."...
Supir truk yang kembali menongolkan kepalanya keluar pintu.
..."Aduh pak, tolong lah, kami juga buru-buru, sebentar lagi gelap."...
..."Gimana mbak?"...
Kembali pak sopir meminta pendapat Ineke.
Lalu Ineke ikut mendongakkan kepalanya keluar pintu sambil teriak.
..."Kalian bukan orang jahat kan?"...
Teriak Ineke yang langsung mendapat perhatian dari Dion.
Dion merasa kagum dengan paras Ineke yang cantik.
..."Tidak, kami bukan orang jahat nona. Kalau tidak percaya, saya bisa menunjukkan kartu identitas saya,."...
..."Kalau gitu, bolehkah saya tahu tujuan anda Tuan? Kemana Anda akan pergi dengan penampilan seperti itu?"...
Dion memandangi penampilannya dan ketiga temannya.
..."Tuan."...
Teriak Ineke karna tak mendapat jawaban.
..."Oh, saya ingin menuju tempat anak-anak melakukan camping nona, saya dari kota, ingin menjemput anak BOS saya!"...
Mendengar jawaban Dion, akhirnya Ineke percaya, itu adalah kegiatan yang juga di lakukan oleh keponakan kesayangannya saat ini.
Karna titik hujan yang mulai reda, Ineke keluar dari truk di ikuti oleh pak sopir.
..."Oh, keponakan saya juga ikut dalam kegiatan itu."...
Ineke menghampiri mobil Dion.
..."Wah, ini sih Ban mobilnya masuk terlalu dalam. Tenaga kita juga tidak akan kuat jika mendorong ataupun menariknya."...
Ineke mengamati ban mobil Dion.
..."Bagaimana kalau di tarik mundur saja pakai mobil bak saya mbak keke'?...
Tanya sopir mobil bak menawarkan ide pada Ineke.
__ADS_1
Karna sudah merasa akrab dengan Ineke, pak sopir memanggil Ineke dengan panggilan akrabnya, mabuk Keke.
..."Gimana tuan? Apa boleh mobilnya di tarik?"...
Dion sedang melamun tidak konsentrasi dengan keadaan, ia terpanah melihat paras Ineke. Gadis desa dengan kecantikan pari purna. Kulit putih bersih, dan terlihat dari mukanya wanita ini pandai bermake up. Sesuai kriteria Dion.
..."Tuan?"...
Kembali Ineke bertanya membangunkan Dion dari lamunan.
..."Iya iya. Boleh"....
Pak sopir lalu mengeluarkan tali tambang yang di di simpan di bak belakang, biasanya di pakai untuk mengikat barang atau apapun di bagian belakang kendaraannya.
Setelah usaha beberapa kali, akhirnya Ban mobil itu bisa keluar dari kubangan lumpur.
..."Terimakasih pak, terimakasih nona, atas bantuannya."...
..."Iya, sama-sama."...
Mereka melanjutkan perjalanan dengan mobil bak yang di tumpangi Ineke berada di depan.
Ineke berhenti di kios nya terlebih dulu untuk menurunkan barang-barang.
mobil Dion mengikuti arah Ineke berbelok.
Merasa ada hutang Budi, Dion membalas dengan membantu Ineke mengeluarkan dan menata barang-barang.
Kios sudah tutup, Ayla seperti biasa saat sore memberikan les pada anak-anak yang ingin belajar bahasa Inggris lebih cepat.
..."Tuan, sepertinya anda kedinginan, badan anda menggigil, sebaiknya tuan ganti baju dulu, di dalam kios saya ada satu ruang TV. Tuan dan teman-teman Tuan bisa menggunakannya."...
..."Nama saya Dion nona, Jangan panggil Tuan terus, saya merasa tidak enak."...
..."Kalau gitu, jangan panggil saya nona juga, saya Ineke, bisa di panggil Keke"...
Mereka berkenalan. Untuk sesaat, Dion memperhatikan tampilan luar kios Ineke.
..."Nama kios nya bagus, INELA."...
..."Oh, nama di ambil dari gabungan nama saya dengan teman saya tuan, pak Dion maksudnya, INELA, Ineke dan teman saya Ayla."...
..."Dion saja, Jangan di tambah pak, kalau di tambah mas sih, boleh."...
Dion malu-malu, sambil menggaruk kepala bagian belakang nya yang tidak gatal.
..."Ehmmm, Dion, hari sudah gelap, aku harus segera pulang, kamu sendiri? Apa akan terus melanjutkan ke gunung mencari anak bos kamu, apa kamu akan beristirahat dulu mencari penginapan?"...
..."Aku akan menemui kepala desa dulu, dan meminta izin untuk meminta bantuan dari Ranger gunung untuk menemani saya mendatangi lokasi camping. Saya tidak tahu daerah sini."...
Ineke menganggukkan kepala, dan dia menawarkan untuk mengantar Dion ke tempat kepala desa dan mencari penginapan terlebih dulu.
__ADS_1
Ineke naik ke mobil Dion. Mereka mulai saling tanya jawab mengenal satu sama lain.