Istriku Mahasiswiku

Istriku Mahasiswiku
Melakukan Kewajiban


__ADS_3

Fira meremas baju Dafa. Saat pria itu memberikan kecupan di lehernya dan menyesapnya. Tangan Dafa mengusap belakang wanita itu dengan lembut.


"Mas, jangan di ruang makan, lebih baik kita ke kamar " ujar Fira merasakan geli ketika kumis tipis Dafa menyentuh permukaan kulit lehernya. Pria itu menghentikan aktivitasnya dan menatap netra hitam istrinya.


Tanpa berkata apapun pria itu mengangkat tubuh Fira dan berjalan menaiki tangga menuju kamar. Wanita itu memeluk erat leher Dafa takut kalau jatuh dari gendongan suaminya. Dafa membuka pintu kamar dan berjalan kearah ranjang meletakkan tubuh istrinya di kasur. Tidak lupa pria itu mengunci pintu kamar karna bisa saja Elang langsung masuk ke kamar mereka berdua. Dafa mencium bibir istrinya dengan lembut dan mulai menuntut. Fira hanya pasrah karna ini sudah kewajibannya untuk melayani suaminya. Tangan pria itu melepaskan kain yang menutupi tubuhnya hingga dia benar-benar polos tak memakai apapun untuk menutupi tubuhnya. Fira memalingkan wajahnya dengan pipi memerah seperti kepiting rebus saat Dafa memperhatikan setiap lekuk tubuhnya yang tidak tertutup kain membuat wanita itu menjadi malu, gugup dan juga salah tingkah di tatap seperti itu.


Dafa melepaskan bajunya namun matanya tidak lepas menatap Fira.


"Fira apa kamu ikhlas melayani aku? Aku tidak mau kamu melakukannya dengan terpaksa " tanya Dafa.

__ADS_1


"A-aku ikhlas mas, ini memang sudah kewajiban aku " jawab Fira dengan terbata-bata. Dafa tersenyum mendengar jawaban istrinya dan mengecup bibir Fira.


"Baiklah, bila aku sudah melakukannya maka aku tidak akan bisa menghentikan lagi meski kamu yang meminta " ujar Dafa memberikan peringatan pada Fira . Wanita itu menganggukkan kepalanya dengan pelan sambil mengigit bibir bawahnya.


Sebelum mereka melakukannya. Dafa dan Fira membaca doa sebelum berhubungan suami istri. Agar yang mereka lakukan menjadi pahala dan sebagai ibadah. Pria itu mulai memberikan kecupan di setiap tubuh istrinya dan mencium bibir Fira dengan lembut. Membuat wanita itu mulai terlena dengan sentuhan lembut suaminya.


*******


"Masih sakit? " tanya Dafa mengangkat dagu Fira agar istrinya itu menatap dirinya. Fira perlahan membuka matanya dengan mata yang memerah setelah menangis saat melakukan hubungan dengan Dafa.Fira menganggukkan kepalanya dan memeluk tubuh suaminya yang sama-sama berkeringat. Tubuhnya terasa remuk ,lelah dan dia merasakan tubuhnya lemas . Dafa mengusap surai rambut istrinya dengan lembut ,membuat Fira perlahan menutup matanya merasakan nyaman saat usapan tangan Dafa di kepalanya.

__ADS_1


Fira menggeliat merasakan pipinya di tusuk-tusuk. Dia perlahan membuka matanya dan yang pertama dia lihat adalah Dafa yang tersenyum kepadanya.


"Ayo bangun sayang, mandi junub dulu baru kita sholat. Mau aku gendong ke kamar mandi? " tanya Dafa.


"Gak usah mas, aku bisa sendiri " tolak Fira. Wanita itu perlahan bangun dari kasurnya dan berjalan seperti orang pincang dengan selimut yang menutupi tubuh telanjangnya. Dafa langsung mengangkat tubuh istrinya membuat Fira memekik kaget.


"Kamu gak usah gendong aku ke kamar mandi , nanti baju koko kamu kotor " ujar Fira dengan suara serak khas bangun tidur.


"Tidak apa-apa sayang dari pada kamu jalan kaya orang pincang seperti itu. Dan itu juga karna aku jadi aku harus tanggungjawab " ujar Dafa membawa masuk Fira ke kamar mandi.

__ADS_1


Bersambung....


Tolong baca dari bab 112 agar ceritanya nyambung dan jelas karna cerita Azka sudah aku hapus dan di ganti dengan cerita Dafa. Tapi bab 111 jangan di baca nanti kalian bakal butuh Aqua karna bingung, kesalahan yang dulu terulang lagi.


__ADS_2