
Skala menyalahkan lilin ulang tahun di atas kue yang berwarna coklat tersebut. Dan juga lilin yang berbentuk satu dan dua sesuai dengan bertambahnya umur Devia.
"Sebelum tiup lilin , apa yang kamu harapkan dan inginkan? " tanya Skala.
"Buat apa? Sedangkan memiliki kamu dan bayi yang aku kandung sudah menjadi kado yang sangat terindah untuk aku " jawab Devia. Kini Skala yang salah tingkah dengan ucapan istrinya yang begitu dewasa bahkan telinga dan wajah Skala memerah karna tersipu malu.
"Jadi kamu bahagia menikah dengan aku? " tanya Skala mengulum senyuman.
"Awalnya aku gak bahagia menikah sama mas, tapi karna perhatian, kelembutan dan kasih sayang mas yang tulus kepadaku.Sedikit demi sedikit aku mulai membuka hati aku untuk kamu . Sekarang aku sudah sangat mencintai kamu jadi jangan kecewakan aku ya. Karna gak mudah bagi aku menaruh rasa cinta pada seorang pria. Semoga kamu jadi pria pertama dan terakhir untuk aku,menghabiskan sisa umur kita bersama " ujar Devia dengan ucapan yang sangat dewasa, biasanya Devia itu manja dan menyebalkan bagi orang yang mengenal nya.
"Tentu sayang, kamu juga wanita yang sangat aku cintai . Sebelum kamu menjadi istriku nama mu sudah bertahta di hati aku. Semoga kita selalu bahagia hingga anak-anak kita dewasa nanti " ujar Skala mengecup kening istrinya lembut.
"Sekarang tiup lilin nya " ujar Skala. Devia meniup lilin tersebut hingga padam semuanya. Gadis itu memotong kue pertamanya dan menyuapi Skala dengan senang hati pria itu menerima suapan kue dari istrinya dan dia orang pertama yang mendapatkan kue ulang tahun dari Devia.
"Enak banget kuenya,apalagi di suapin kamu tambah enak " ujar Skala.
__ADS_1
"Gombal banget, ingat umur udah mau punya anak juga " ujar Devia mendorong pipi Skala pelan.Devia mencolek pipi Skala dengan kue ulang tahun tadi membuat wajah suaminya blepotan.
"Nakal ya! " ujar Skala melap dengan tissu wajahnya yang terkena kue tersebut. Devia berjalan menjauh dari Skala sambil berlari pelan . Pria itu dengan cepat mengejar istrinya yang berlari di pesisir pantai.
Greb
Skala berhasil menangkap Devia dan mengangkat tubuh istrinya sambil berputar-putar.
Gadis itu tertawa saat suaminya mengangkatnya dan berputar-putar, dia memeluk leher Skala erat. Sepasang suami istri yang malam ini begitu bahagia . Skala menurunkan Devia . Menempelkan keningnya dan kening istrinya dengan napas terengah-engah. Hembusan napas mereka berdua saling beradu hingga bibir keduanya menyatu ciuman lembut di berikan Skala dan di balas oleh Devia mereka berdua menyalurkan rasa yang dirasakan sekarang yaitu cinta ❤
"Cantiknya istriku " puji Skala mengeluarkan ikat rambut dan mengikat rambut Devia yang menutupi wajah cantiknya.
"Sekarang kalau sudah di ikat rambut nya jadi bisa leluasa menatap wajah cantik kamu yang spek bidadari" ujar Skala yang terus menggombali Devia. Sedangkan gadis itu menutupi wajahnya yang sudah merah padam karna gombalan Skala.
"Jangan di tutup wajahnya, biarkan malam ini aku menikmati indahnya ukiran wajah kamu yang bahkan aku tidak ikhlas pria lain juga menikmati keindahan wajah cantik kamu yang di ciptaan Tuhan "ujar Skala.
__ADS_1
" Sudah jangan di gombalin terus , hati aku makin meleleh dengerinnya.Skala tertawa mendengar ucapan istrinya yang begitu polos.
********
Mereka berdua duduk di tepi pantai menikmati indahnya bulan purnama yang begitu terang malam ini seakan ikut bahagia dengan kebahagiaan mereka.
"Indah bulannya ya, mas ? " ujar Devia menyandarkan kepalanya di bahu Skala.
"Iya indah, tapi masih indahan kamu " ujar Skala. Devia menatap tajam pada suaminya yang dari tadi menggombal terus, awalnya dia senang di gombalin Skala kini jadi enek bila terus di gombalin .
"Jangan sampai suasana romantis ini hancur gara-gara mas, sekali lagi ngegombal aku pites kepala mas " ancam Devia yang kembali menyandarkan kepalanya di bahu Skala.
Skala mengusap kepala Devia lembut dengan tersenyum tipis melihat istrinya sudah mau tertidur . Perlahan Devia menutup matanya karna usapan yang di berikan suaminya dan angin pantai yang malam ini begitu sejuk .
Bersambung....
__ADS_1
Maaf author prank kalau cerita ini end padahal masih panjang cerita cinta Skala dan Devia sampai anak cucunya. Gak afdhol kalau gak prank pembaca hehehe......
Jangan marah 😂