
Devia menyandarkan kepalanya di bahu Skala. Pria itu tersenyum tipis dia mengusap kepala Devia lembut dan tetap fokus menyetir. Gadis itu memejamkan matanya mungkin karna dia mengantuk.
Skala meraih tangan istrinya dan mengenggamnya erat dan satu tangannya menyetir. Devia perlahan membuka matanya dia menatap kearah suaminya.
"Kenapa bangun? Tidur lagi nanti aku bangunin kalau sudah sampai apartemen" ujar Skala.
"Mas, aku mau beli cemilan persediaan cemilan di rumah habis" ujar Devia mengerucut bibirnya.
"Nanti aja ya kamu pasti capek, setelah aku ngantar kamu pulang aku ke super market buat beliin cemilan kamu " ujar Skala.
"Gak mau aku mau ikut, kamu gak tau cemilan apa yang aku suka " ujar Devia. Skala hanya bisa menghela napas istrinya ini benar-benar keras kepala tidak tau bahwa dirinya khawatir .
Mobil yang di kendarai Skala putar arah menuju super market terdekat. Devia memeluk lengan suaminya erat dengan senyuman yang terbit di wajah cantiknya.
"Makasih Bubu udah mau turutin permintaan Byby" ujar Devia dengan panggilan yang di buat sendiri.
"Jangan panggil kaya gitu aku geli dengernya, panggil mas aja, sayang" ujar Skala tidak suka di panggil Bubu.
"Panggilan kaya gitu cocoknya untuk anak-anak remaja yang baru pacaran , sedangkan kita sudah sama-sama dewasa malu kalau panggilan kaya gitu yang terdengar aneh di telinga orang yang mendengarnya apalagi aku geli dengarnya ,bukan romantis malah " ujar Skala . Devia mengerucutkan bibirnya dia juga ingin punya panggilan kesayangan.
"Kenapa bibirnya di majuin kaya gitu mau minta di cium? Sini aku cium " ujar Skala memajukan bibir hendak mencium Devia dengan cepat gadis itu mendorong bibir Skala.
__ADS_1
"Iih mas nyebelin gak ngertiin istrinya lagi ngambek. Azka aja sama pacarnya panggilan ke kesayangannya baby" ujar Devia.
"Azka itu gak punya pacar mungkin temannya namanya Beby kali " ujar Skala.
"Masa sih? " ujar Devia tak percaya.
Mobil yang di kendaraai Skala sudah sampai di depan mini market.
"Kok mini market gak ke super market ? " tanya Devia.
"Kalau super market agak jauh dari sini jadi cari yang paling dekat supaya cepat pulang, kamu pasti capekkan? "tanya Skala. Devia menganggukkan kepalanya. Gadis itu turun dari mobilnya karna tidak sabarnya. Sebelum masuk ke mini market Skala menarik pergelangan tangan istrinya, membuat Devia berbalik menatap suaminya.
" Kenapa? "tanya Devia.
" Memang nanti malam mau apa? "tanya Devia.
" Pokoknya iya-in aja "ujar Skala.
" Iya "ujar Devia dengan polosnya tanpa tau maksud dari perkataan suaminya itu.Devia masuk kedalam mini market dengan tangan Skala yang terus mengenggam tangannya karna takut terpisah .
Skala mengambil terolli namun tautan tangannya tidak lepas mengenggam tangan Devia. Gadis itu mengambil satu persatu cemilan yang dia sukai sampai trolli itu penuh.
" No sayang, kamu gak boleh makan yang pedas kaya gitu taruh makanannya "titah Skala, dengan tidak ikhlasnya Devia meletakkan makanan tersebut ke tempatnya.
__ADS_1
" Kenapa gak boleh?biasanya kamu bolehin aku makan itu"ujar Devia.
"Kamu lagi hamil, gak boleh ibu hamil makan yang pedas-pedas kalau bayinya kenapa-napa gimana? " ujar Skala. Menarik tangan Devia menuju kasir.
Skala meletakkan belanjaannya di meja kasir untuk di hitung total belanjaannya tadi.Mbak-mbak kasir itu menatap Devia dan beralih menatap Skala.
"Itu adeknya ya mas? " tanya mbak kasir itu pada Skala tentang Devia yang berdiri di sebelahnya.
"Bukan mbak dia mahasiswa saya " jawab Skala. Devia langsung menatap Skala dengan melototkan matanya tidak terima di akui sebagai mahasiswa bukan istri.
"Ooh berarti single ya,sama kaya saya yang juga single ,mas" ujar mbak kasir tersebut.
"Dia mahasiswa saya sekarang sudah jadi istri, dia galak " ujar Skala. Mbak kasir itu langsung memerah wajahnya karna malu.
"Totalnya jadi enam ratus lima puluh ribu " ujar mbak kasir tersebut. Skala membayar total belanjaannya dan menenteng tas berisi cemilan.
Skala meletakkan tas belanjaan tadi di jok mobil belakang.Devia sudah lebih dulu masuk ke dalam mobil karna ngambek padahal hanya bercanda tapi istrinya menganggap serius. Niat mau menggoda Devia malah membuat gadis itu merajuk. Bisa gagal malam ini melakukan sunnah rosul di malam jumat.
Bersambung...
Skala☝
__ADS_1